<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-210183528859923961</id><updated>2012-02-16T11:53:07.349-08:00</updated><category term='Investasi'/><category term='Kesehatan'/><category term='Medis UGD'/><category term='wawasan medis'/><category term='Tips Medis'/><category term='Gawat Darurat'/><category term='Inspirasi'/><category term='Bisnis'/><title type='text'>Multi Rizki</title><subtitle type='html'>Kesehatan, Bisnis, Internet, Komputer, Pengembangan diri,</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://theyandi.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/210183528859923961/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://theyandi.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Yandi Arif</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10245698902578291391</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>31</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-210183528859923961.post-3579133562169003956</id><published>2008-09-30T00:35:00.000-07:00</published><updated>2008-09-30T00:37:12.216-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspirasi'/><title type='text'>19 Tanda Gagal Ramadhan</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_vdTAkNxkQUo/SOCJaTBG-EI/AAAAAAAAACU/j7SODWH3OFw/s1600-h/lailatul+qadar.bmp"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5251348250388527170" style="margin: 0px 10px 10px 0px; float: left;" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_vdTAkNxkQUo/SOCJaTBG-EI/AAAAAAAAACU/j7SODWH3OFw/s200/lailatul+qadar.bmp" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Tulisan ini diambil dari blog &lt;a href="http://ikasmancacommunity.blogspot.com/2008/09/19-tanda-gagal-ramadhan.html"&gt;IKASMANCA&lt;/a&gt; ..  jadi malu.. merasa tersindir.. dan merasa tidak ada apa2nya..:(&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Pintu neraka ditutup dan pintu syurga dibuka lebar-lebar. Namun banyak orang gagal mendapatkan kemuliaannya. Di bawah ini kiat-kiat menghindarinya gagalnya Ramadhan &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;1 Kurang melakukan persiapan di bulan Sya'ban.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Misalnya, tidak tumbuh keinginan melatih bangun malam dengan shalat tahajjud. Begitupun tidak melakukan puasa - puasa sunnah , sebagaimana telah disunnahkan Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa sallam. Dalam hadits Bukhari dan Muslim, dari Aisyah Radhiallaahu 'anha berkata, "Saya tidak pernah melihat Rasulullah berpuasa sebulan penuh selain di bulan Ramadhan, dan saya tidak pernah melihat beliau banyak berpuasa selain di bulan Sya'ban." &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;2. Gampang mengulur shalat fardhu.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;"Maka datanglah sesudah mereka, pengganti (yang jelek) yang menyia-nyiakan shalat dan memperturutkan hawa nafsunya, maka kelak mereka akan menemui kesesatan kecuali orang-orang yang bertaubat dan beramal shalih." (Maryam: 59) Menurut Sa'id bin Musayyab, yang dimaksud dengan tarkush-shalat (meninggalkan shalat) ialah tidak segera mendirikan shalat tepat pada waktunya. Misalnya menjalankan shalat zhuhur menjelang waktu ashar, ashar menjelang maghrib, shalat maghrib menjelang isya, shalat isya menjelang waktu subuh serta tidak segera shalat subuh hingga terbit matahari. Orang yang bershiyam Ramadhan sangat disiplin menjaga waktu shalat, karena nilainya setara dengan 70 kali shalat fardhu di bulan lain.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;3. Malas menjalankan ibadah-ibadah sunnah. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Termasuk di dalamnya menjalankan ibadah shalatul-lail.Mendekatkan diri kepada Allah dengan melaksanakan ibadah-ibadah sunnah merupakan ciri orang yang shalih. "Sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang bersegera dalam mengerjakan perbuatan-perbuatan baik dan mereka berdoa kepada Kami dengan harap dan cemas. Dan mereka adalah orang-orang yang khusyu' kepada Kami." (Al-Anbiya:90) "Dan hamba-Ku masih mendekatkan diri kepada-Ku dengan ibadah-ibadah sunnah, sampai Aku mencintainya." (Hadits Qudsi)&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;4. Kikir dan rakus pada harta benda.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Takut rugi jika mengeluarkan banyak infaq dan shadaqah adalah tandanya. Salah satu sasaran utama shiyam agar manusia mampu mengendalikan sifat rakus pada makan minum maupun pada harta benda, karena ia termasuk sifat kehewanan (Bahimiyah). Cinta dunia serta gelimang kemewahan hidup sering membuat manusia lupa akan tujuan hidup sesungguhnya. Mendekat kepada Allah Subhaanahu wa ta'ala, akan menguatkan sifat utama kemanusiaan (Insaniyah).&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;5. Malas membaca Al-Qur'an.Ramadhan juga disebut Syahrul Qur'an, bulan yang di dalamnya diturunkan Al-Qur'an. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Orang-orang shalih di masa lalu menghabiskan waktunya baik siang maupun malam Ramadhan untuk membaca Al-Qur'an. "Ibadah ummatku yang paling utama adalah pembacaan Al-Qur'an." (HR Baihaqi)Ramadhan adalah saat yang tepat untuk menimba dan menggali sebanyak mungkin kemuliaan Al-Qur'an sebagai petunjuk hidup. Kebiasaan baik ini harus nampak berlanjut setelah Ramadhan pergi, sebagai tanda keberhasilan latihan di bulan suci.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;6. Mudah mengumbar amarah.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Ramadhan adalah bulan kekuatan. Nabi Saw bersabda: "Orang kuat bukanlah orang yang selalu menang ketika berkelahi. Tapi orang yang kuat adalah orang yang bisa menguasai diri ketika marah." Dalam hadits lain beliau bersabda: "Puasa itu perisai diri, apabila salah seorang dari kamu berpuasa maka janganlah ia berkata keji dan jangan membodohkan diri. Jika ada seseorang memerangimu atau mengumpatmu, maka katakanlah sesesungguhnya saya sedang berpuasa." (HR. Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah)&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;7. Gemar bicara sia-sia dan dusta.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;"Barangsiapa tidak meninggalkan perkataan dusta perbuatan Az-Zur, maka Allah tidak membutuhkan perbuatan orang yang tidak bersopan santun, maka tiada hajat bagi Allah padahal dia meninggalkan makan dan minumnya." (HR Bukhari dari Abu Hurairah) Kesempatan Ramadhan adalah peluang bagi kita untuk mengatur dan melatih lidah supaya senantiasa berkata yang baik-baik. Umar ibn Khattab Ra berkata: "Puasa ini bukanlah hanya menahan diri dari makan dan minum saja, akan tetapi juga dari dusta, dari perbuatan yang salah dan tutur kata yang sia-sia." (Al Muhalla VI: 178) Ciri orang gagal memetik buah Ramadhan kerap berkata di belakang hatinya. Kalimat-kalimatnya tidak ditimbang secara masak: "Bicara dulu baru berpikir, bukan sebaliknya, berpikir dulu, disaring, baru diucapkan."&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;8. Memutuskan tali silaturrahim.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Ketika menyambut datangnya Ramadhan Rasulullah Saw bersabda: "...Barangsiapa menyambung tali persaudaraan (silaturrahim) di bulan ini, Allah akan menghubungkan dia dengan rahmat-Nya. Barang siapa memutuskan kekeluargaan di bulan ini, Allah akan memutuskan rahmat-Nya pada hari ia berjumpa dengan-Nya..."Puasa mendidik pribadi-pribadi untuk menumbuhkan jiwa kasih sayang dan tali cinta. Pelaku shiyam jiwanya dibersihkan dari kekerasan hati dan kesombongan, diganti dengan perangai yang lembut, halus dan tawadhu. Apabila ada atau tidak adanya Ramadhan tidak memperkuat hubungan kekeluargaan dan persaudaraan, itu tanda kegagalan.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;9. Menyia-nyiakan waktu.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Al-Qur'an mendokumentasikan dialog Allah Swt dengan orang-orang yang menghabiskan waktu mereka untuk bermain-main. "Allah bertanya: ' Berapa tahunkan lamanya kamu tinggal di bumi?' Mereka menjawab: 'Kami tinggal di bumi sehari atau setengah hari. maka tanyakanlah kepada orang-orang yang menghitung.'Allah berfirman: 'Kamu tidak tinggal di bumi melainkan sebentar saja, kalau kamu sesungguhnya mengetahui. "Maka apakah kamu mengira sesungguhnya Kami menciptakan kamu secara main-main (saja), dan kamu tidak akan dikembalikan kepada Kami? Maka Maha Tinggi Allah, Raja Yang sebenarnya; tidak Tuhan yang berhak disembah selain Dia, Tuhan yang mempunyai 'Arsy yang mulia." (Al-Mu'minun: 112-116)Termasuk gagal dalam ber-Ramadhan orang yang lalai atas karunia waktu dengan melakukan perbuatan sia-sia, kemaksiatan, dan hura-hura. Disiplin waktu selama Ramadhan semestinya membekas kuat dalam bentuk cinta ketertiban dan keteraturan.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;10. Labil dalam menjalani hidup.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Labil alias perasaan gamang, khawatir, risau, serta gelisah dalam menjalani hidup juga tanda gagal Ramadhan. Pesan Rasulullah Saw:"Sesungguhnya telah datang bulan Ramadhan yang penuh berkah. Allah telah memfardhukan atas kamu berpuasa di dalamnya. Dibuka semua pintu surga, dikunci semua pintu neraka dan dibelenggu segala syetan. Di dalamnya ada suatu malam yang lebih baik dari seribu bulan. Barangsiapa tiada diberikan kebajikan malam itu, maka sungguh tidak diberikan kebajikan atasnya." (HR Ahmad, Nasa'i, Baihaqi dari Abu Hurairah)Bila seseorang meraih berkah bulan suci ini, jiwanya mantap, hatinya tenteram, perasaannya tenang dalam menghadapi keadaan apapun.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;11. Tidak bersemangat mensyiarkan Islam.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Salah satu ciri utama alumnus Ramadhan yang berhasil ialah tingkat taqwa yang meroket. Dan setiap orang yang ketaqwaannya semakin kuat ialah semangat mensyiarkan Islam. Berbagai kegiatan 'amar ma'ruf nahiy munkar dilakukannya, karena ia ingin sebanyak mungkin orang merasakan kelezatan iman sebagaimana dirinya. Jika semangat ini tak ada, gagal lah Ramadhan seseorang.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;12. Khianat terhadap amanah.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Shiyam adalah amanah Allah yang harus dipelihara (dikerjakan) dan selanjutnya dipertanggungjawabkan di hadapan-Nya kelak.Shiyam itu ibarat utang yang harus ditunaikan secara rahasia kepada Allah. Orang yang terbiasa memenuhi amanah dalam ibadah sir (rahasia) tentu akan lebih menepati amanahnya terhadap orang lain, baik yang bersifat rahasia maupun yang nyata. Sebaliknya orang yang gagal Ramadhan mudah mengkhianati amanah, baik dari Allah maupun dari manusia.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;13. Rendah motivasi hidup berjama'ah.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Frekuensi shalat berjama'ah di masjid meningkat tajam selama Ramadhan. Selain itu, lapar dan haus menajamkan jiwa sosial dan empati terhadap kesusahan sesama manusia, khususnya sesama Muslim. Allah mencintai hamba-hamba-Nya yang berjuang secara berjama'ah, yang saling menguatkan. "Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang berperang di jalan-Nya dalam satu barisan yang teratur, seakan-akan mereka seperti bangunan yang tersusun kokoh." (Ash-Shaf: 4) Ramadhan seharusnya menguatkan motivasi untuk hidup berjama'ah.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;14. Tinggi ketergantungannya pada makhluk.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Hawa nafsu dan syahwat yang digembleng habis-habisan selama bulan Ramadhan merupakan pintu utama ketergantungan manusia pada sesama makhluk. Jika jiwa seseorang berhasil merdeka dari kedua mitra syetan itu setelah Ramadhan, maka yang mengendalikan dirinya adalah fikrah dan akhlaq. Orang yang tunduk dan taat kepada Allah lebih mulia dari mereka yang tunduk kepada makhluk.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;15. Malas membela dan menegakkan kebenaran.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Sejumlah peperangan dilakukan kaum Muslimin melawan tentara-tentara kafir berlangsung di bulan Ramadhan. Kemenangan Badar yang spektakuler itu dan penaklukan Makkah (Futuh Makkah) terjadi di bulan Ramadhan. Di tengah gelombang kebathilan dan kemungkaran yang semakin berani unjuk gigi, para alumni akademi Ramadhan seharusnya semakin gigih dan strategis dalam membela dan menegakkan kebenaran. Jika bulan suci ini tidak memberi bekal perjuangan baru yang bernilai spektakuler, maka kemungkinan besar ia telah meninggalkan kita sebagai pecundang.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;16. Tidak mencintai kaum dhuafa.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Syahru Rahmah, Bulan Kasih Sayang adalah nama lain Ramadhan, karena di bulan ini Allah melimpahi hamba-hamba-Nya dengan kasih sayang ekstra. Shiyam Ramadhan menanam benih kasih sayang terhadap orang-orang yang paling lemah di kalangan masyarakat. Faqir miskin, anak-anak yatim dan mereka yang hidup dalam kemelaratan. Rasa cinta kita terhadap mereka seharusnya bertambah. Jika cinta jenis ini tidak bertambah sesudah bulan suci ini, berarti Anda perlu segera instrospeksi.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;17. Salah dalam memaknai akhir Ramadhan.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Khalifah Umar ibn Abdul Aziz memerintahkan seluruh rakyatnya supaya mengakhiri puasa dengan memperbanyak istighfar dan memberikan sadaqah, karena istighfar dan sadaqah dapat menambal yang robek-robek atau yang pecah-pecah dari puasa. Menginjak hari-hari berlalunya Ramadhan, mestinya kita semakin sering melakukan muhasabah (introspeksi) diri."Wahai orang-orang beriman, bertaqwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok dan bertaqwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan." (Al-Hasyr: 18)&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;18. Sibuk mempersiapkan Lebaran.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Kebanyakan orang semakin disibukkan oleh urusan lahir dan logistik menjelang Iedul Fitri. Banyak yang lupa bahwa 10 malam terakhir merupakan saat-saat genting yang menentukan nilai akhir kita di mata Allah dalam bulan mulia ini. Menjadi pemenang sejati atau pecundang sejati. Konsentrasi pikiran telah bergeser dari semangat beribadah, kepada luapan kesenangan merayakan Idul Fitri dengan berbagai kegiatan, akibatnya lupa seharusnya sedih akan berpisah dengan bulan mulia ini.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;19. Idul Fitri dianggap hari kebebasan.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Secara harfiah makna Idul Fitri berarti "hari kembali ke fitrah". Namun kebanyakan orang memandang Iedul Fitri laksana hari dibebaskannya mereka dari "penjara" Ramadhan. Akibatnya, hanya beberapa saat setelah Ramadhan meninggalkannya, ucapan dan tindakannya kembali cenderung tak terkendali, syahwat dan birahi diumbar sebanyak-banyaknya. Mereka lupa bahwa Iedul Fitri seharusnya menjadi hari di mana tekad baru dipancangkan untuk menjalankan peran khalifah dan abdi Allah secara lebih profesional. Kesadaran penuh akan kehidupan dunia yang berdimensi akhirat harus berada pada puncaknya saat Iedul Fitri, dan bukan sebaliknya.*Hidayatullah)&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/210183528859923961-3579133562169003956?l=theyandi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://theyandi.blogspot.com/feeds/3579133562169003956/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=210183528859923961&amp;postID=3579133562169003956' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/210183528859923961/posts/default/3579133562169003956'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/210183528859923961/posts/default/3579133562169003956'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://theyandi.blogspot.com/2008/09/19-tanda-gagal-ramadhan.html' title='19 Tanda Gagal Ramadhan'/><author><name>Yandi Arif</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10245698902578291391</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_vdTAkNxkQUo/SOCJaTBG-EI/AAAAAAAAACU/j7SODWH3OFw/s72-c/lailatul+qadar.bmp' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-210183528859923961.post-4290168800390550934</id><published>2008-09-10T13:07:00.000-07:00</published><updated>2008-09-10T13:17:27.167-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='wawasan medis'/><title type='text'>Antioksidan Ampuh</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_m2FutthEBx4/SMgrFL4duXI/AAAAAAAAAHg/4NppvoDPlCs/s1600-h/Blueberry.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 254px; height: 206px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_m2FutthEBx4/SMgrFL4duXI/AAAAAAAAAHg/4NppvoDPlCs/s320/Blueberry.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5244489134161901938" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Anda super sibuk, sehingga jarang bisa menerapkan pola makan seimbang. Cara kilat untuk sehat selalu saja dibutuhkan. Mungkin Anda sudah lama mendengar manfaat teh hijau, si kaya antioksidan yang mampu mengusir kanker, penyakit jantung dan Alzheimer. Hasil survei American Institute of Cancer Research menemukan, 1 dari 6 orang di AS secara rutin meminum secangkir teh hijau tiap hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun jangan lupakan sederet antioksidan lainnya. Secangkir teh hijau saja tentu tak dapat menggantikan fungsi sayur dan buah-buahan dalam mencegah penyakit. Masih banyak sumber antioksidan lain yang tak kalah ampuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut skor antioksidan dari US Dept of Agriculture (USDA) yang dapat dijadikan panduan. Ternyata, rajanya antioksidan adalah buah blueberry, bukan teh hijau!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- 1Cangkir Blueberry: Skor 9.019&lt;br /&gt;- 1Cangkir Stroberi: Skor 5.938.&lt;br /&gt;- 1 Buah Apel Merah: Skor 5.900&lt;br /&gt;- 1 Cangkir Kacang Merah, dimasak: Skor 5.569&lt;br /&gt;- 1 Cangkir Buah Ceri: Skor 4.873&lt;br /&gt;- 1 Buah Plum: Skor 4.844&lt;br /&gt;- 1 Ons Kacang Walnut: Skor 3.846&lt;br /&gt;- 1 Buah Pir Hijau: Skor 3.172&lt;br /&gt;- 1 Buah Jeruk Navel: Skor 2.540&lt;br /&gt;- 1 Cangkir Kol Merah, dimasak: Skor 2.359&lt;br /&gt;- 1 Ons Kacang Pistachio: Skor 2.267&lt;br /&gt;- 1 Cangkir Teh Hijau: Skor 2.231&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila ke supermarket, ingatlah untuk memasukan sayur dan buah yang kaya manfaat ini ke daftar belanjaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : http://www.info-sehat.com/content.php?s_sid=1649&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/210183528859923961-4290168800390550934?l=theyandi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://theyandi.blogspot.com/feeds/4290168800390550934/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=210183528859923961&amp;postID=4290168800390550934' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/210183528859923961/posts/default/4290168800390550934'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/210183528859923961/posts/default/4290168800390550934'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://theyandi.blogspot.com/2008/09/antioksidan-ampuh.html' title='Antioksidan Ampuh'/><author><name>Yandi Arif</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10245698902578291391</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_m2FutthEBx4/SMgrFL4duXI/AAAAAAAAAHg/4NppvoDPlCs/s72-c/Blueberry.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-210183528859923961.post-7505210501086837976</id><published>2008-07-29T16:01:00.002-07:00</published><updated>2008-12-08T19:10:13.107-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspirasi'/><title type='text'>Berpikir dengan Otak yang Utuh</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_m2FutthEBx4/SI8-u5m1JuI/AAAAAAAAAHI/8iuu7r6Ojus/s1600-h/pembagian+otak.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 232px; height: 171px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_m2FutthEBx4/SI8-u5m1JuI/AAAAAAAAAHI/8iuu7r6Ojus/s200/pembagian+otak.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5228466667859027682" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Sering kita lihat di sekitar kita, ada seorang anak yang dinasehati oleh orang tua maupun guru untuk senantiasa rajin belajar supaya mendapatkan ranking yang tinggi , supaya bisa melanjutkan sekolah ke sekolah favorit , supaya bisa mendapatkan pekerjaan yang layak dan seterusnya dan seterusnya. Ketika itu akan menjadi kebanggaan tersendiri apabila nilai-nilai yang tinggi adalah nilai semacam matematika, ilmu pengetahuan alam, kimia, fisika dsb. Tetapi nilai-nilai lain yang bergenre kesenian,seperti menggambar, senirupa, dan sejenisnya tidak terlalu diunggulkan. Dan tidak terlalu dipermasalahkan apabila nilai yang didapat kurang bagus.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Apa yang terjadi di atas itu menunjukkan adanya diskriminasi terhadap potensi kecerdasaan anak yang sebenarnya tidak hanya meliputi ilmu-ilmu eksakta saja, tetapi juga meliputi bidang kesenian, kemampuan berimaginasi, kecerdasan motorik&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dan lain-lain. Tidak semua kecerdasan mudah dinilai seperti halnya nilai-nilai ujian. Kecerdasan yang bersifat kualitatif seperti kemampuan melukis, menari, menyanyi bahkan berimajinasi hanya bisa dinilai dengan menggunakan perasaan kita.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Secara Fisiologi dalam ilmu kedokteran, bagian Otak yang mempunyai fungsi untuk berpikir, diklasifikasikan menjadi dua belahan yaitu belahan kanan dan belahan kiri. Belahan kiri berfungsi untuk menggerakan anggota tubuh sebelah kanan sedangkah belahan otak kanan berfungsi menggerakkan anggota tubuh yang sebelah kiri.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Sedangkan dalam proses berpikir, otak kiri mempunyai sifat untuk berpikir analisis, konvergen, dan linear. Sedangkan otak kanan mempunyai sifat berfikir secara holistik, divergen dan acak. Oleh karena itulah otak kiri sangat bagus dalam melakukan sesuatu yang sifatnya matematis, logika dan analisis. Sedangkan otak kanan mempunyai kemampuan berfikir yang tidak berurutan dan terstruktur sehingga bagus dalam melakukan proses berimajinasi dalam bidang seni, desain maupun kreativitas, maupun dalam pengelolaan emosi dan hubungan antar manusia.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Ketidakmengertian tentang perbedaan cara berpikir kedua otak itulah yang menyebabkan kita lebih menghargai kemampuan otak kiri. Sistem pendidikan pun mendukung ke arah itu yang bisa dilihat ketika menjawab soal ujian diharapkan siswa menjawab satu macam jawaban yang tepat (konvergen). Karena yang dilatih adalah otak kiri saja, maka otak kanan yang mewakili dunia kreatifitas menjadi terbelenggu.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Pemikir otak kanan banyak digunakan oleh kalangan seniman, ahli desain grafis, pengusaha, dan peneliti. Otak kanan dengan keunikan sifatnya membuat kita mampu memecahkan masalah ketika proses berpikir linear yang dikerjakan otak kiri sudah menemui jalan buntu. &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Pada masa sekarang mulai terjadi keseimbangan dari pemakai otak kiri ke pemakai otak kanan. Bisa kita lihat di media &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;massa&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; bahwa dunia entertaintmen/seni mulai mendapat tempat di hati pemirsa. Sehingga ketika kita menanyakan cita-cita seorang anak jika &lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_m2FutthEBx4/SI8-73IfWwI/AAAAAAAAAHQ/er0bRCn2ahw/s1600-h/hemisfer+otak.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_m2FutthEBx4/SI8-73IfWwI/AAAAAAAAAHQ/er0bRCn2ahw/s400/hemisfer+otak.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5228466890533198594" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;sudah besar nanti, banyak diantara mereka yang menjawab ingin menjadi artis, penyanyi atau bintang film. Sangat berbeda dengan masa sekitar 10-20 tahun yang lampau ketika profesi&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dokter atau insinyur menjadi jawaban standar seorang anak ketika ditanya cita-citanya.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Dalam salah satu tulisan di milis, pernah diungkapkan kenapa Amerika lebih maju dari Negara-negara Asia walaupun siswa terpelajar yang menjuarai pelbagai Olimpiade matematika dan Sains banyak yang berasal dari Negara Asia termasuk &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt;. Jawabannya adalah kemampuan Amerika dalam mengemas dan menjual mimpi. Bisa kita lihat bagaimana &lt;st1:place st="on"&gt;Disneyland&lt;/st1:place&gt; begitu terkenal di seluruh dunia, Holywood yang membombardir dunia dengan film-film mimpinya. Bagaimana buku-buku dan pelatihan psikologi popular yang membahas hubungan antar manusia menjadi trend yang menyebar ke seantero jagat.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Suka tidak suka, mau tidak mau orang-orang dengan kemampuan otak kanan mulai dicari dan dipakai oleh bidang-bidang yang selama ini banyak menggunakan otak kiri misalnya dunia otomotif dan elektronik. Ketika seorang lulusan MFA (Master of Fine Art) lebih dicari daripada seorang MBA (Master of Bisnis Adnministration) oleh perusahaan otomotif untuk menciptakan konsep dan desain mobil. Handphone yang kita gunakan, tidak hanya fungsinya yang kita cari tapi mulai bergeser ke arah fashion. Sehingga tidak heran ketika sebuah Handphone&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;bermerk Vertu dihargai puluhan hingga ratusan juta oleh karena desain dan eksklusifitasnya. Barangkali Kita juga bisa menjelaskan bagaimana sebuah coretan-coretan cakar ayam Sang Maestro lukisan dihargai hingga ratusan juta. Keunikan inilah yang menjadi salah satu kekuatan pikiran otak kanan. Dunia Kedokteran di Amerika yang lebih banyak menggunakan otak kiri, sedang mencoba memasukkan kurikulum empati terhadap mahasiswa kedokteran dengan cara mengajak mereka untuk menginap di rumah sakit sehingga bisa merasakan penderitaan pasien-pasien yang sedang dirawat di Rumah Sakit. Sehingga output yang diharapkan adalah dokter-dokter yang memandang pasien tidak sebagai objek, tetapi sebagai pribadi-pribadi yang juga mempunyai perasaan. Dunia bisnis pun sangat mengandalkan otak kanan yang mampu berpikir "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;out of the box&lt;/span&gt;" dalam menciptakan ide-ide bisnis dan memenangkan persaingan dalam marketing. Ketika otak kiri sudah buntu, otak kananlah yang mengambil alih  kemudi dengan cara berpikirnya yang abstrak, melompat-lompat dan cenderung liar.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Apabila Kita perhatikan di zaman sekarang, penggunaan otak kiri sudah banyak digantikan oleh alat yang kita sebut komputer. Dari mulai hitung-hitungan sederhana, hingga program-program yang canggih sudah mulai diambil alih oleh komputer yang sangat akurat presisinya. Bisa kita &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;katakan bahwa pekerjaan manusia yang tersisa dan tidak bisa diambil alih oleh komputer adalah kemampuan seni. Sampai sekarang, belum ada computer yang bisa membedakan apakah seorang wanita itu cantik atau tidak cantik. Karena itu dengan otak kananlah kita bisa unggul dari komputer.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Allah menciptakan segala sesuatu ada manfaatnya termasuk otak yang jelas-jelas kita rasakan kekuatannya. Otak kanan dengan karakteristiknya dan otak kiri dengan sifat-sifatnya akan menjadi lebih bermanfaat apabila digunakan secara komplementer. Kita kita ingin mendapatkan gambaran yang utuh tentang sesuatu hal, maka kita gunakan otak kanan kita, sedangkan untuk menganalisis perbagian, kita gunakan otak kiri kita. Seorang pengusaha ketika mencari ide usaha akan menggunakan otak kanannya yang kreatif, dan setelah ide tersebut didapatkan, barulah otak kiri yang menyusun estimasi analisis Return of Invesment, Laba Rugi dan sebagainya.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Banyak cara yang dilakukan untuk mensinkronkan kedua otak kita. Misalnya dengan melakukan senam otak, membuat peta pikiran ketika membuat catatan, mengasosiasikan dengan imaginasi ketika menghapal dan berhitung dan lain sebagainya. Karena telah terbukti bahwa otak kanan berkaitan dengan "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;long term memory&lt;/span&gt;".&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Di masa yang akan datang, bisa jadi peranan pemikir otak kanan lebih banyak dicari dan lebih menjanjikan daripada sekedar menjadi pemikir otak kiri. Oleh karena itu maka tidak ada kata terlambat untuk mulai mengaktifkan sisi kanan otak kita.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Yandi Ariffudin&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/210183528859923961-7505210501086837976?l=theyandi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://theyandi.blogspot.com/feeds/7505210501086837976/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=210183528859923961&amp;postID=7505210501086837976' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/210183528859923961/posts/default/7505210501086837976'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/210183528859923961/posts/default/7505210501086837976'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://theyandi.blogspot.com/2008/07/berpikir-dengan-otak-yang-utuh_4069.html' title='Berpikir dengan Otak yang Utuh'/><author><name>Yandi Arif</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10245698902578291391</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_m2FutthEBx4/SI8-u5m1JuI/AAAAAAAAAHI/8iuu7r6Ojus/s72-c/pembagian+otak.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-210183528859923961.post-6040690826847354510</id><published>2008-07-08T16:59:00.000-07:00</published><updated>2008-12-08T19:10:13.307-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspirasi'/><title type='text'>Kiamat Sudah Dekat</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_m2FutthEBx4/SHQBJKq6l0I/AAAAAAAAAGw/k2Fx8JlVUEk/s1600-h/kiamat.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_m2FutthEBx4/SHQBJKq6l0I/AAAAAAAAAGw/k2Fx8JlVUEk/s200/kiamat.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5220799125024053058" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt; &lt;p&gt;&lt;i&gt;Oleh &lt;b&gt;Ihsan Tandjung&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Rasulullah Muhammad &lt;em&gt;shollallahu ’alaih wa sallam&lt;/em&gt; sedemikian kuatnya mengkondisikan ummatnya untuk menghayati betapa hari Kiamat telah dekat. Sehingga dalam suatu khutbah beliau digambarkan ibarat seorang komandan perang yang memperingatkan pasukannya agar selalu dalam keadaan &lt;em&gt;&lt;b&gt;full alert&lt;/b&gt;&lt;/em&gt; alias waspada siaga satu.&lt;/p&gt;  &lt;p class="arabcenter"&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt;عَنْ&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt;جَابِرِ&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt;بْنِ&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt;عَبْدِ&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt;اللَّهِ&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt;قَالَ&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt;كَانَ&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt;رَسُولُ&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt;اللَّهِ&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt;صَلَّى&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt;اللَّهُ&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt;عَلَيْهِ&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt;وَسَلَّمَ&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt;إِذَا&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt;خَطَبَ&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt;احْمَرَّتْ&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt;عَيْنَاهُ&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt;وَعَلَا&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt;صَوْتُهُ&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt;وَاشْتَدَّ&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt;غَضَبُهُ&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt;حَتَّى&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt;كَأَنَّهُ&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt;مُنْذِرُ&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt;جَيْشٍ&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt;يَقُولُ&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt;صَبَّحَكُمْ&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt;وَمَسَّاكُمْ&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt;وَيَقُولُ&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt;بُعِثْتُ&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt;أَنَا&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt;وَالسَّاعَةُ&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt;كَهَاتَيْنِ&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt;وَيَقْرُنُ&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt;بَيْنَ&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt;إِصْبَعَيْهِ&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt;السَّبَّابَةِ&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt;وَالْوُسْطَى&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;em&gt;Dari Jabir bin Abdullah radhiyallahu ’anhu: “Adalah Rasulullah shollallahu ’alaih wa sallam bila menyampaikan khotbah mata beliau memerah, suara meninggi dan sangat marah, seakan-akan panglima perang yang sedang memperingatkan pasukannya dengan aba-aba: &lt;/em&gt;&lt;strong&gt;&lt;i&gt;“Awas! Berjaga-jagalah kalian pada pagi hari dan petang harimu!” &lt;/i&gt;&lt;/strong&gt;&lt;em&gt;dan Rasulullah shollallahu ’alaih wa sallam bersabda: “Aku dan hari kiamat diutus (berdampingan) seperti ini.” Dan beliau menghimpun jari telunjuk dengan jari tengahnya.”(HR Muslim 4/359)&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shapetype id="_x0000_t75" coordsize="21600,21600" spt="75" preferrelative="t" path="m@4@5l@4@11@9@11@9@5xe" filled="f" stroked="f"&gt;  &lt;v:stroke joinstyle="miter"&gt;  &lt;v:formulas&gt;   &lt;v:f eqn="if lineDrawn pixelLineWidth 0"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @0 1 0"&gt;   &lt;v:f eqn="sum 0 0 @1"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @2 1 2"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @3 21600 pixelWidth"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @3 21600 pixelHeight"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @0 0 1"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @6 1 2"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @7 21600 pixelWidth"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @8 21600 0"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @7 21600 pixelHeight"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @10 21600 0"&gt;  &lt;/v:formulas&gt;  &lt;v:path extrusionok="f" gradientshapeok="t" connecttype="rect"&gt;  &lt;o:lock ext="edit" aspectratio="t"&gt; &lt;/v:shapetype&gt;&lt;v:shape id="_x0000_s1026" type="#_x0000_t75" alt="" style="'position:absolute;" allowoverlap="f"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:\DOCUME~1\YANDIM~2.000\LOCALS~1\Temp\msohtml1\01\clip_image001.jpg" title="Boleh_Jadi"&gt;  &lt;w:wrap type="square"&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Bayangkan..! &lt;strong&gt;Nabi Muhammad shollallahu ’alaih wa sallam diriwayatkan sebagai memerah matanya, meninggi suaranya dan berkhutbah dalam keadaan sangat marah...!&lt;/strong&gt; Sungguh persis seperti seorang komandan di tengah medan jihad yang sedang memberi arahan kepada pasukannya. Beliau samasekali tidak ingin seorangpun pasukannya lengah dalam mengantisipasi gerak musuh. Sebab kelengahan pasukan bisa menyebabkan musuh berhasil menjebol benteng ummat dan itu berarti seluruh ummat Islam bakal terancam nyawanya. Sungguh, Rasulullah &lt;em&gt;shollallahu ’alaih wa sallam&lt;/em&gt; sangat mematuhi arahan Allah &lt;em&gt;subhaanahu wa ta’aala&lt;/em&gt; di dalam ayat di bawah ini:&lt;/p&gt;  &lt;p class="arabcenter"&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt;وَمَا&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt;يُدْرِيكَ&lt;/span&gt; &lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt;لَعَلَّ&lt;/span&gt; &lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt;السَّاعَةَ&lt;/span&gt; &lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt;تَكُونُ&lt;/span&gt; &lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt;قَرِيبًا&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;em&gt;“Dan tahukah kamu (hai Muhammad), &lt;/em&gt;&lt;strong&gt;&lt;i&gt;boleh jadi hari itu (kiamat) sudah dekat waktunya&lt;/i&gt;&lt;/strong&gt;&lt;em&gt;.” (QS Al-Ahzab ayat 63)&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Memang sudah sepantasnya kita ummat Islam yang hidup di zaman ini menghayati bahwa hari Kiamat sudah dekat. Mengapa? Karena bila kita ingat bahwa Nabi Muhammad &lt;em&gt;shollallahu ’alaih wa sallam&lt;/em&gt; merupakan penutup rangkaian nabi-nabi Allah &lt;em&gt;subhaanahu wa ta’aala&lt;/em&gt; berarti kita merupakan penutup berbagai ummat. Bila beliau dijuluki Nabi Akhir Zaman berarti kita merupakan Ummat Akhir Zaman. Dan berdasarkan &lt;em&gt;&lt;b&gt;hadits Ringkasan Perjalanan Sejarah Ummat Islam&lt;/b&gt;&lt;/em&gt;, kita dewasa ini sedang menjalani kehidupan di babak keempat dari lima babak yang bakal dilalui ummat Islam hingga menjelang dekatnya kedatangan hari Kiamat.&lt;/p&gt;  &lt;p class="arabcenter"&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt;تكون&lt;/span&gt; &lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt;النبوة&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; &lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt;فيكم&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt;ما&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt;شاء&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt;الله&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt;أن&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt;تكون&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt;ثم&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt;يرفعها&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt;الله&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt;إذا&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt;شاء&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt;أن&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt;يرفعها&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt;ثم&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt;تكون&lt;/span&gt; &lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt;خلافة&lt;/span&gt; &lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt;على&lt;/span&gt; &lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt;منهاج&lt;/span&gt; &lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt;النبوة&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; &lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt;فتكون&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt;ما&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt;شاء&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt;الله&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt;أن&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt;تكون&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt;ثم&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt;يرفعها&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt;الله&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt;إذا&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt;شاء&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt;أن&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt;يرفعها&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt;ثم&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt;تكون&lt;/span&gt; &lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt;ملكا&lt;/span&gt; &lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt;عاضا&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; &lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt;فيكون&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt;ما&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt;شاء&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt;الله&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt;أن&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt;تكون&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt;ثم&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt;يرفعها&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt;الله&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt;إذا&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt;شاء&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt;أن&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt;يرفعها&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt;ثم&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt;يكون&lt;/span&gt; &lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt;ملكا&lt;/span&gt; &lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt;جبريا&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; &lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt;فتكون&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt;ما&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt;شاء&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt;الله&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt;أن&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt;تكون&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt;ثم&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt;يرفعها&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt;إذا&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt;شاء&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt;أن&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt;يرفعها&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt;ثم&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt;تكون&lt;/span&gt;&lt;strong&gt; &lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt;خلافة&lt;/span&gt; &lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt;على&lt;/span&gt; &lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt;منهاج&lt;/span&gt; &lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt;النبوة&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; &lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt;ثم&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt;سكت&lt;/span&gt; (&lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt;أحمد&lt;/span&gt;)&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;em&gt;”Masa &lt;/em&gt;&lt;strong&gt;&lt;i&gt;kenabian&lt;/i&gt;&lt;/strong&gt;&lt;em&gt; akan berlangsung pada kalian dalam beberapa masa hingga waktu yang ditentukan Allah, kemudian Allah mengangkatnya, setelah itu datang masa &lt;/em&gt;&lt;strong&gt;&lt;i&gt;kekhalifahan mengikuti manhaj kenabian&lt;/i&gt;&lt;/strong&gt;&lt;em&gt;, selama beberapa masa hingga waktu yang ditentukan Allah, kemudian Allah mengangkatnya, setelah itu datang masa &lt;/em&gt;&lt;strong&gt;&lt;i&gt;raja-raja yang menggigit&lt;/i&gt;&lt;/strong&gt;&lt;em&gt; selama beberapa masa hingga waktu yang ditentukan Allah, kemudian Allah mengangkatnya, setelah itu datang masa &lt;/em&gt;&lt;strong&gt;&lt;i&gt;raja-raja yang memaksakan kehendak&lt;/i&gt;&lt;/strong&gt;&lt;em&gt; dalam beberapa masa hingga waktu yang ditentukan Allah, setelah itu akan terulang kembali &lt;/em&gt;&lt;strong&gt;&lt;i&gt;kekhalifahan mengikuti manhaj kenabian&lt;/i&gt;&lt;/strong&gt;&lt;em&gt;. Kemudian beliau terdiam.” (Hadits hasan riwayat Imam Ahmad 37/361)&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;em&gt;&lt;b&gt;Babak pertama&lt;/b&gt;&lt;/em&gt;, yaitu babak &lt;strong&gt;Kenabian &lt;/strong&gt;telah berlalu. Ia merupakan masa di mana ummat Islam –yakni para sahabat &lt;em&gt;radhiyallahu ’anhum&lt;/em&gt;- hidup bersama Nabi Muhammad &lt;em&gt;shollallahu ’alaih wa sallam&lt;/em&gt; sejak awal beliau diutus hingga berpulang ke rahmatullah.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;em&gt;&lt;b&gt;Babak kedua&lt;/b&gt;&lt;/em&gt;, yaitu babak &lt;strong&gt;Kekhalifahan yang mengikuti manhaj Kenabian&lt;/strong&gt; juga telah berlalu. Ia ditandai dengan munculnya para khulafa ar-rasyidin, Abu Bakar Ash-Shiddiq, Umar bin Khattab, Ustman bin Affan dan Ali bin Abi Thalib &lt;em&gt;radhiyallahu ’anhum.&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;em&gt;&lt;b&gt;Babak ketiga&lt;/b&gt;&lt;/em&gt;, yaitu babak &lt;strong&gt;raja-raja yang menggigit&lt;/strong&gt; juga telah berlalu. Ia ditandai dengan masa di mana ummat memiliki para pimpinan yang dijuluki khalifah-khalifah namun pola suksesinya menerapkan pola kerajaan alias pola oligarkhi atau sistem waris-mewarisi tahta kerajaan. Mereka dijuluki raja-raja yang menggigit karena mereka masih ”menggigit” &lt;em&gt;Al-Qur’an Al-Karim&lt;/em&gt; dan &lt;em&gt;As-Sunnah An-Nabawiyyah.&lt;/em&gt; Babak ini berlangsung sangat lama sekitar 13 abad...! Sejak Bani Umayyah, Bani Abbasiyyah dan Kesultanan Ustmani Turki. Ia berakhir pada tahun 1924 atau 1342 Hijriyyah.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Semenjak babak ketiga berlalu, maka ummat Islam memasuki &lt;strong&gt;&lt;i&gt;babak keempat&lt;/i&gt;&lt;/strong&gt;, yakni babak &lt;strong&gt;raja-raja yang memaksakan kehendak&lt;/strong&gt;. Babak ini belum berlalu. Kita sedang menjalani babak ini. Suatu babak yang sering disebut sebagai &lt;em&gt;the darkest ages of the Islamic History&lt;/em&gt;. Tanda bahwa babak ini belum berakhir ialah fakta bahwa &lt;em&gt;&lt;b&gt;babak kelima&lt;/b&gt;&lt;/em&gt;, yakni babak &lt;strong&gt;kekhalifahan mengikuti manhaj kenabian&lt;/strong&gt; belum muncul kembali. Padahal Nabi Muhammad &lt;em&gt;shollallahu ’alaih wa sallam&lt;/em&gt; menginformasikan kepada kita bahwa babak penuh keadilan dan kejayaan Islam tersebut pasti bakal muncul. Kapankah ia akan muncul?&lt;em&gt; Wallahu a’lam bish-showwab.&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Suatu hal yang pasti, kalau kita umpamakan perjalanan kelima babak perjalanan sejarah ummat Islam ini sebagai sebuah skenario film, maka ia sangat layak disebut sebagai film berjudul &lt;em&gt;&lt;b&gt;Akhir Zaman&lt;/b&gt;&lt;/em&gt;. Dan kalau kita mengikuti sebuah cerita yang mengandung &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;lima&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; babak dan kita tahu bahwa kita sudah sampai ke babak keempat, saya kira sudah sepantasnya kita beranggapan bahwa ini bukanlah masih di awal cerita, atau di bagian pertengahannya. &lt;strong&gt;&lt;i&gt;Namun lebih wajar dikatakan bahwa ini sudah menjelang akhir dari rangkaian cerita.&lt;/i&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Berarti, saudaraku, tidakkah pantas kitapun mengucapkan apa yang Allah subhaanahu wa ta’aala telah firmankan di dalam Kitab-Nya: &lt;em&gt;&lt;b&gt;BOLEH JADI KIAMAT SUDAH DEKAT WAKTUNYA...!&lt;/b&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;em&gt;&lt;b&gt;Marilah kita jauhi sikap santai dan acuh tak acuh terhadap fenomena hidup di Akhir Zaman menjelang datangnya Kiamat. Marilah kita tingkatkan pengetahuan dan keyakinan kita akan tanda-tanda menjelang datangnya Kiamat agar kita dapat mengantisipasi dan menyesuaikan diri dengan skenario ilahi yang bakal –insyaAllah- pasti terjadi.&lt;/b&gt;&lt;/em&gt; Semoga Allah &lt;em&gt;subhaanahu wa ta’aala&lt;/em&gt; memasukkan kita ke dalam golongan yang tidak salah mensikapi segenap tanda demi tanda Akhir Zaman yang kian membenarkan kenabian Rasulullah Muhammad &lt;em&gt;shollallahu ’alaih wa sallam.&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; source: http://www. eramuslim.com&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/210183528859923961-6040690826847354510?l=theyandi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://theyandi.blogspot.com/feeds/6040690826847354510/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=210183528859923961&amp;postID=6040690826847354510' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/210183528859923961/posts/default/6040690826847354510'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/210183528859923961/posts/default/6040690826847354510'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://theyandi.blogspot.com/2008/07/kiamat-sudah-dekat.html' title='Kiamat Sudah Dekat'/><author><name>Yandi Arif</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10245698902578291391</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_m2FutthEBx4/SHQBJKq6l0I/AAAAAAAAAGw/k2Fx8JlVUEk/s72-c/kiamat.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-210183528859923961.post-3371804198343066136</id><published>2008-07-06T06:39:00.000-07:00</published><updated>2008-12-08T19:10:13.444-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspirasi'/><title type='text'>Abad Kebijaksanaan</title><content type='html'>&lt;span style="color: rgb(51, 0, 0);font-size:100%;" &gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_m2FutthEBx4/SHDM-Kim7MI/AAAAAAAAAGo/oZdpghWrMvA/s1600-h/Feeling_Good-Feb-07.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 197px; height: 197px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_m2FutthEBx4/SHDM-Kim7MI/AAAAAAAAAGo/oZdpghWrMvA/s320/Feeling_Good-Feb-07.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5219897336475872450" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="background: white none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; color: rgb(51, 0, 0);"&gt;&lt;span style=";font-family:Univers;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="background: white none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; color: rgb(51, 0, 0);"&gt;&lt;span style=";font-family:Univers;font-size:100%;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="background: white none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; color: rgb(51, 0, 0);"&gt;&lt;span style=";font-family:Univers;font-size:100%;"  &gt;There nothing last forever. Tiada yang abadi di dunia ini. Segalanya harus dan terus selalu berubah. Yang abadi adalah perubahan itu sendiri.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="background: white none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; color: rgb(51, 0, 0);"&gt;&lt;span style=";font-family:Univers;font-size:100%;"  &gt;Begitu juga dengan peradaban manusia. Dimulai dengan suatu masa dimana keterbatasan pengetahuan dan ketrampilan mendorong manusia pada masa itu untuk berburu demi kelangsungan hidupnya sehingga dikenallah sebagai &lt;i style=""&gt;Zaman Berburu&lt;/i&gt;.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="background: white none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; color: rgb(51, 0, 0);"&gt;&lt;span style=";font-family:Univers;font-size:100%;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="background: white none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; color: rgb(51, 0, 0);"&gt;&lt;span style=";font-family:Univers;font-size:100%;"  &gt;Kemudian ketika manusia mulai mengenal dan belajar budi daya, mereka pun mulai bercocok tanam untuk kelangsungan hidupnya. Binatang-binatang pun mulai diternakkan untuk memenuhi kebutuhan protein hewani. Dan disebutlah sebagai &lt;i style=""&gt;Zaman Pertanian&lt;/i&gt;. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="background: white none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; color: rgb(51, 0, 0);"&gt;&lt;span style=";font-family:Univers;font-size:100%;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="background: white none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; color: rgb(51, 0, 0);"&gt;&lt;span style=";font-family:Univers;font-size:100%;"  &gt;Ketika teknologi semakin meningkat dan kebutuhan dasar sudah mulai terpenuhi, peradaban manusia mulai mengenal apa yang disebut zaman industri. Hampir semua kebutuhan primer, sekunder dan tertier ummat manusia bisa dipenuhi secara otomatis dan diproduksi secara massal. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="background: white none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; color: rgb(51, 0, 0);"&gt;&lt;span style=";font-family:Univers;font-size:100%;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="background: white none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; color: rgb(51, 0, 0);"&gt;&lt;span style=";font-family:Univers;font-size:100%;"  &gt;Dan Zaman ini pun mulai kehilangan popularitasnya setelah perkembangan dunia informatika telah sedemikian hebatnya, sehingga dengan mudahnya kita bisa mencari apapun informasi yang kita inginkan. Inilah yang disebut &lt;i style=""&gt;Zaman Informasi&lt;/i&gt;.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="background: white none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; color: rgb(51, 0, 0);"&gt;&lt;span style=";font-family:Univers;font-size:100%;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="background: white none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; color: rgb(51, 0, 0);"&gt;&lt;span style=";font-family:Univers;font-size:100%;"  &gt;Akhirnya sesuai hukum alam dan perubahan yang tak mungkin dihindarkan, bukan tidak mungkin dalam waktu yang relatif cepat, Zaman ini akan mulai digeser dengan &lt;i style=""&gt;Zaman Kebijaksanaan (wisdom&lt;/i&gt;). Ketika uang, kekayaan, jabatan akan menjadi kurang menarik lagi bagi orang-orang di zaman itu. Kekayaan, jabatan dan kenikmatan dunia lain memang penting tapi bukan yang utama lagi. Orang mulai mencari makna apa yang ada di balik semua kenikmatan itu. Spiritualisme (tanpa memandang agama) akan menjadi hal-hal yang lebih diutamakan. Sufi-sufi baru bisa jadi akan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;lahir misalnya dari balik meja direksi-direksi Perusahaan besar dan ternama. Pelatihan-pelatihan di bidang pengembangan diri dan spiritualisme akan menjadi trend baru dimana-mana. Manusia akan merasa berbahagia apabilah telah mengenal jati dirinya. "Give" akan lebih banyak daripada "Take". Suatu kebahagiaan besar apabila bisa memberikan sesuatu baik berupa barang, jasa ataupun kebahagiaan itu sendiri kepadaorang lain. Dan umat manusia akan semakin saling membantu saling menghargai dan lebih mengedepankan win-win solution daripada berkompetisi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="background: white none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; color: rgb(51, 0, 0);"&gt;&lt;span style=";font-family:Univers;font-size:100%;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="background: white none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; color: rgb(51, 0, 0);"&gt;&lt;span style=";font-family:Univers;font-size:100%;"  &gt;Mudah-mudahan khayalan ini menjadi kenyataan dan dunia menjadi lebih baik lagi. Amin. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="background: white none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; color: rgb(51, 0, 0);"&gt;&lt;span style=";font-family:Univers;font-size:100%;"  &gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="background: white none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; color: rgb(51, 0, 0);"&gt;&lt;span style=";font-family:Univers;font-size:100%;"  &gt;Yandi Ariffudin&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="background: white none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; color: rgb(51, 0, 0);"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Univers;font-size:100%;"  &gt;Sang Pengkhayal&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:Univers;" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/210183528859923961-3371804198343066136?l=theyandi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://theyandi.blogspot.com/feeds/3371804198343066136/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=210183528859923961&amp;postID=3371804198343066136' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/210183528859923961/posts/default/3371804198343066136'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/210183528859923961/posts/default/3371804198343066136'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://theyandi.blogspot.com/2008/07/abad-kebijaksanaan.html' title='Abad Kebijaksanaan'/><author><name>Yandi Arif</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10245698902578291391</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_m2FutthEBx4/SHDM-Kim7MI/AAAAAAAAAGo/oZdpghWrMvA/s72-c/Feeling_Good-Feb-07.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-210183528859923961.post-1086638683749382308</id><published>2008-07-02T17:07:00.000-07:00</published><updated>2008-12-08T19:10:13.634-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bisnis'/><title type='text'>Starting Business for Dummies</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_m2FutthEBx4/SGwZu1Jy-yI/AAAAAAAAAEo/wI5wa7CpJts/s1600-h/mulai+bisnis.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_m2FutthEBx4/SGwZu1Jy-yI/AAAAAAAAAEo/wI5wa7CpJts/s320/mulai+bisnis.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5218574360548408098" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Univers;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Univers;"&gt;"Sembilan dari sepuluh pintu rezeki ada dalam bisnis" &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:Univers;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;Bagi orang-orang yang banyak berada di kuadran kiri (baca buku robert kiyosaki) seperti Saya, adalah hal yang kelihatannya tidak mungkin untuk mempunyai bisnis sendiri. Tapi ternyata jalan selalu ada bagi yang mau berusaha. &lt;i style=""&gt;Man&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Jadda wa Jadda&lt;/i&gt;, Siapa yang berusaha bersungguh-sungguh, dia yang akan mendapatkan. Begitu pepatah arab bilang. Apa yang disampaikan ini adalah rangkuman dari pengalaman, beberapa buku yg dibaca serta seminar yang diikuti. Tujuh langkah memulai usaha:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:Univers;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:Univers;"&gt;1. Set Your Goal &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:Univers;"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Niat adalah bagian awal yg penting&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dalam memulai usaha. Setiap amal perbuatan dimulai dari niat. Bayangkan dan visualisasikan bahwa kita sudah sukses sebagai pengusaha atau entrepreuneur. Masukkan visualisasi uang dan kemakmuran dalam pikiran bawah sadar kita. Rasakan bahwa kita sudah sukses. Pikiran-pikiran itulah yang akan bertindak sebagai acuan dalam melangkah. Dalam kedokteran dikenal otak kanan dan otak kiri. Gunakan otak kanan untuk berimaginasi dan berkreasi sebebas-bebasnya dan biarkan otak kiri yang memikirkan caranya. Karena bisnis banyak berkaitan dengan kreativitas, maka latihlah otak kreativitas anda dengan berpikir yang aneh dan tidak biasa, melakukan hal-hal yang berbeda di luar kebiasaan dsb. Jangan takut dianggap orang aneh bahkan gila. Entrepreuneur adalah kumpulan orang-orang aneh yang melakukan sesuatu yang dianggap aneh pada masanya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:Univers;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:Univers;"&gt;2. Bekerja sama dengan ahlinya&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:Univers;"&gt;Profit dalam bisnis adalah hal yang dicari oleh semua pengusaha, tapi ketamakan juga haruslah dihindari. apabila kita merasa tidak mumpuni dalam bisnis, carilah orang yang ahli dalam bidang tersebut. Contohnya ketika akan berbisnis di bidang bimbingan belajar, bekerjasamalah dengan seorang pendidik yang biasa berbisnis di bidang pendidikan, rekrutlah guru-guru yang terbaik di bidangnya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Jangan takut keuntungan kita berkurang karena dibagi dengan partner. Apabila saham kita hanya 10% mungkin itu yang terbaik dibandingkan kita punya saham 100% tapi usaha kita jalan di tempat. BOTOL (berani optimis dengan tenaga orang lain), BODOL (Berani Optimis Dengan Duit Orang Lain), dan BO&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;’&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Univers;"&gt;OL (Berani Optimis dengan Otak Orang lain) adalah slogan dari Purdie chandra selaku pendiri entrepreuneur university dan pemilik bimbingan belajar primagama, yang bisa kita terapkan dalam bisnis kita.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:Univers;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:Univers;"&gt;3. Sisihkaan penghasilan/ gaji&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kita&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:Univers;"&gt;Modal adalah hal penting untuk memulai usaha. Tapi tidak adanya modal bukanlah alasan untuk tidak memulai bisnis. Seperti Saya katakan sebelumnya kita bisa menggunakan ilmu &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;“&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Univers;"&gt;bodol&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;”&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Univers;"&gt; nya pak purdie. Dengan hanya bermodalkan ide dan menggunakan duit orang lain, kita sudah bisa melaksanakan bisnis. Tapi alangkah baiknya apabila sebagian modal adalah milik kita sendiri . Bagaimana cara mendapatkannya? Sisihkan penghasilan anda secara teratur.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:Univers;"&gt;Baca di &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;a href="http://theyandi.blogspot.com/2008/02/bagaimana-mengelola-penghasilan.html"&gt;http://theyandi.blogspot.com/2008/02/bagaimana-mengelola-penghasilan.html&lt;/a&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:Univers;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:Univers;"&gt;4. &lt;i style=""&gt;No Gut No Glory&lt;/i&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:Univers;"&gt;Tanpa keberanian, tak ada kejayaan. Barangkali Billy Liem akan mengatakan dengan cara lain, yaitu &lt;i style=""&gt;Dare to Fail&lt;/i&gt;. Kegagalan dalam bisnis, bukanlah sesuatu yang aneh dan mengakhiri segalanya. Justru dengan kegagalan kita bisa belajar banya. Baca di&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:Univers;"&gt;&lt;a href="http://theyandi.blogspot.com/2008/06/never-give-up.html"&gt;http://theyandi.blogspot.com/2008/06/never-give-up.html&lt;/a&gt; ketika saya menutup usaha franchise saya yang pertama, dengan bangga saya mengatakan" Saya telah berhasil menutup usaha saya". Tanamkan selalu sikap mental positif dalam hidup kita. &lt;i style=""&gt;Never Say No!&lt;/i&gt; Tapi katakanlah "&lt;i style=""&gt;Why Not&lt;/i&gt;?"&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:Univers;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:Univers;"&gt;5. Banyak Belajar&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:Univers;"&gt;Mempunyai Tentor adalah hal yang ideal bagi pebisnis pemula. Tentorlah yang akan mengajarkan dan membimbing kita melalui step-step yang seharusnya kita lakukan. Tapi apabila kita tidak memiliki tentor, banyaklah membaca buku, berdiskusi dengan teman-teman yang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;seide, mengikuti seminar bisnis, rajin-rajin datang ke pameran bisnis, atau belajar bisnis secara online seperti halnya di &lt;a href="http://www.bisnis2121.com/internetmarketing/?id=yandizt"&gt;http://www.bisnis2121.com/internetmarketing/?id=yandizt&lt;/a&gt; . Apabila kita bergaul dengan penjual minyak wangi, maka kita akan terbawa wangi. Barangkali begitu. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:Univers;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:Univers;"&gt;6. Just Do It&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:Univers;"&gt;Bagaimana ketika ilmu bisnis kita belum mumpuni? Apakah kita bisa memulai bisnis? &lt;i style=""&gt;Just Do It!&lt;/i&gt; seperti itulah slogan sepatu nike. Tidak usah berpikir bahwa kita harus tamat sekolah bisnis atau membaca semua jurnal-jurnal bisnis sebelum memulai bisnis. &lt;i style=""&gt;Street Smart!&lt;/i&gt; Belajarlah di lapangan! &lt;i style=""&gt;Learning by&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;doing&lt;/i&gt;. Insya Allah kita akan menemukan banyak solusi dalam perjalanannya. Yakinlah!&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:Univers;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:Univers;"&gt;7. Letakkan uang di kepalamu, bukan di hatimu&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:Univers;"&gt;Kita bisa menghasilkan uang dengan memikirkannya, tapi janganlah diletakkan di hati kita karena kita bisa menjadi budak uang. Uang bisa menjadi berhala-berhala baru abad ini. Jangan bekerja mengejar uang, tapi biarlah uang yang bekerja untuk kita, begitulah yang dikatakan Robert Kiyosaki.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:Univers;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:Univers;"&gt;Barangkali itu yang bisa disampaikan, mohon maaf atas segala kesalahan, maklumlah masih belajar. Saya cuma ingin virus entrepreuneurship cepat menular sehingga bisa membuka lapangan pekerjaan, tidak ada lagi pengangguran, dan tidak ada lagi orang yang berebutan BLT yang dibagikan oleh pemerintah. Semoga &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt; bisa menjadi lebih baik lagi. Amin&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  Yandi Ariffudin&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/210183528859923961-1086638683749382308?l=theyandi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://theyandi.blogspot.com/feeds/1086638683749382308/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=210183528859923961&amp;postID=1086638683749382308' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/210183528859923961/posts/default/1086638683749382308'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/210183528859923961/posts/default/1086638683749382308'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://theyandi.blogspot.com/2008/07/starting-business-for-dummies_02.html' title='Starting Business for Dummies'/><author><name>Yandi Arif</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10245698902578291391</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_m2FutthEBx4/SGwZu1Jy-yI/AAAAAAAAAEo/wI5wa7CpJts/s72-c/mulai+bisnis.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-210183528859923961.post-4892703478428926481</id><published>2008-06-01T16:08:00.000-07:00</published><updated>2008-12-08T19:10:13.798-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspirasi'/><title type='text'>Never  Give Up</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_m2FutthEBx4/SEMucokdAQI/AAAAAAAAAEg/ciqhc9yQ6T4/s1600-h/pantang+menyerah.png"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 417px; height: 327px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_m2FutthEBx4/SEMucokdAQI/AAAAAAAAAEg/ciqhc9yQ6T4/s320/pantang+menyerah.png" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5207056663631954178" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Dari Milis sebelah.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut ini adalah sebagian inspirasi dari "Self Efficacy"-nya Dr. Albert&lt;br /&gt;Bandura, sebagiannya lagi dari memungut di sana dan di sini. Semoga&lt;br /&gt;bermanfaat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*Abraham Lincoln* berangkat ke medan perang sebagai kapten dan kembali&lt;br /&gt;sebagai prajurit. Kemudian, dia gagal sebagai pebisnis. Sebagai ahli hukum&lt;br /&gt;di Springfield, dia sangat tidak praktis dan temperamental untuk sukses. Dia&lt;br /&gt;beralih ke dunia politik dan kalah pada usaha pertamanya untuk menjadi&lt;br /&gt;anggota legislatif, kemudian kalah lagi dalam nominasi menjadi anggota&lt;br /&gt;konggres, kemudian gagal menjadi komisioner di General Land Office, kalah&lt;br /&gt;lagi dalam pemilihan senator tahun 1854, kalah lagi dalam pemilihan Wakil&lt;br /&gt;Presiden tahun 1856, dan kalah lagi dalam pemilihan senat 1858. Dia menulis&lt;br /&gt;kepada seorang temannya, "*Saya sekarang adalah manusia hidup yang paling&lt;br /&gt;menderita. Jika apa yang saya rasakan dibagi rata kepada semua umat manusia,&lt;br /&gt;maka tak ada wajah yang ceria di muka bumi ini*."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*Winston Churcill* harus mengulang di sekolah dasar, dan saat ia memasuki&lt;br /&gt;sekolah berikutnya, Harrow, ia ditempatkan di bagian terendah di kelas&lt;br /&gt;terendah. Selanjutnya, ia gagal dua kali dalam ujian masuk Royal Military&lt;br /&gt;Academy at Sandhurst. Ia kalah dalam pemilihan anggota parlemen. Ia menjadi&lt;br /&gt;perdana menteri di usia 62 tahun. Ia kemudian menulis, "*Never give in,&lt;br /&gt;never give in, never, never, never, never - in nothing, great or small,&lt;br /&gt;large or petty - never give in except to convictions of honor and good&lt;br /&gt;sense. Never, Never, Never, Never give up*."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*Socrates*, dijuluki sebagai "koruptor kaum muda yang amoral" karena&lt;br /&gt;ajarannya. Ia meneruskan korupsinya, bahkan setelah dijatuhi hukuman mati.&lt;br /&gt;Ia mati minum racun dan tetap dalam keadaan korupsi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*Sigmund Freud* menuai "Huuu...!" yang meriah saat pertama kali&lt;br /&gt;mempresentasikan idenya di hadapan masyarakat ilmiah Eropa. Ia kembali ke&lt;br /&gt;kantornya dan tetap menulis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Guru-guru *Thomas Alva Edison* berkata, "*dia terlalu tolol untuk belajar&lt;br /&gt;apapun*." Dia dipecat dari pekerjaan pertamanya karena "tidak produktif".&lt;br /&gt;Sebagai penemu, Edison membuat 1.000 percobaan yang gagal sebelum menemukan&lt;br /&gt;bola lampu. Saat seorang wartawan bertanya kepadanya, "*Apa rasanya gagal&lt;br /&gt;seribu kali?*" Edison menjawab, "*Saya nggak gagal seribu kali. Bola lampu&lt;br /&gt;ditemukan dengan seribu langkah*."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*Albert Einstein* tidak bisa bicara sampai berusia 4 tahun dan tidak bisa&lt;br /&gt;membaca sampai usia 7 tahun. Orangtuanya beranggapan bahwa dia abnormal.&lt;br /&gt;Salah satu gurunya mendeskripsikan Einstein dengan, "*mentalnya terlalu&lt;br /&gt;lemot, tidak sosial, dan terus bertualang dalam impian bodoh*." Dia&lt;br /&gt;dikeluarkan dari sekolah dan ditolak masuk ke sekolah politeknik Zurich.&lt;br /&gt;Einstein sangat sedikit belajar bicara dan menulis. Ia bahkan sedikit sekali&lt;br /&gt;belajar matematika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*Louis Pasteur* hanyalah murid rata-rata di sekolahnya. Ia ranking 15 dari&lt;br /&gt;22 di kelas kimia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah audisi pertamanya, *Sidney Poitier* dinasehati oleh direktur&lt;br /&gt;casting, "*mengapa kamu tidak berhenti menghamburkan waktu orang lain dan&lt;br /&gt;pergilah keluar sana jadi tukang cuci piring atau apalah gitu?*" Saat&lt;br /&gt;itulah, ia memutuskan untuk membaktikan dirinya dalam dunia akting.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*Henry Ford* gagal dan bangkrut lima kali sebelum dia sukses dengan&lt;br /&gt;mobilnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*Stan Smith* ditolak menjadi ball boy untuk Davis Cup karena "terlalu aneh&lt;br /&gt;dan kikuk." Dia tetap aneh dan kikuk, dan memenangkan Wimbledon dan US Open.&lt;br /&gt;Dan, delapan piala Davis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*RH Macy* gagal dan bangkrut tujuh kali sebelum tokonya merajalela di New&lt;br /&gt;York.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat Bell Telephone Company jungkir balik di masa-masa awalnya,&lt;br /&gt;pemiliknya *Alexander&lt;br /&gt;Graham Bell* menawarkan seluruh haknya ke Western Union seharga 100,000 USD.&lt;br /&gt;Penawaran itu ditolak dengan balasan, "*apa manfaatnya mainan elektronik&lt;br /&gt;yang ditawarkan perusahaan ini*."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*Michael Jordan* berkata, "*Sepanjang karir Saya, Saya gagal 900 kali&lt;br /&gt;melempar bola. Saya kalah di hampir 300 pertandingan. 26 kali Saya dipercaya&lt;br /&gt;untuk melakukan lemparan kemenangan, dan gagal. Saya gagal dan gagal lagi di&lt;br /&gt;sepanjang hidup Saya. Itulah sebabnya Saya sukses*."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*Walt Disney* dipecat dari jabatannya sebagai editor di sebuah koran, sebab&lt;br /&gt;dianggap "tidak punya imajinasi dan tak punya ide bagus." Dia bangkrut&lt;br /&gt;beberapa kali sebelum membangun Disneyland. Faktanya, taman bermain itu&lt;br /&gt;ditolak oleh kota Anaheim dengan alasan hanya akan mengundang manusia sampah&lt;br /&gt;dan gelandangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat pertama kali *Jerry Seinfeld* manggung sebagai pelawak profesional, dia&lt;br /&gt;melihat audience, terdiam kaku, dan lupa bahasa Inggris. Dia mencoba&lt;br /&gt;berjuang sekitar satu setengah menit sebelum didepak dari panggung. Dia&lt;br /&gt;kembali lagi malam berikutnya, dan menutup aksinya dengan applause yang&lt;br /&gt;sangat meriah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;18 penerbit menolak menerbitkan buku *Richard Bach*. Macmillan akhirnya&lt;br /&gt;menerbitkan "Jonathan Livingston Seagull" di tahun 1970. Tahun 1975, 7 juta&lt;br /&gt;kopi buku itu beredar, hanya di Amerika saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah peran pertamanya sebagai bellboy di film "Dead Heat on&lt;br /&gt;Merry-Go-Round" , *Harrison Ford* dipanggil wakil presiden studio film ke&lt;br /&gt;kantornya. "*Duduklah nak,*" ia berkata. "*Saya akan bercerita. Saat pertama&lt;br /&gt;kali Tony Curtis tampil dalam film, perannya hanyalah mengantarkan sebuah&lt;br /&gt;kantong belanja. Kami melihatnya dan kami langsung tahu bahwa ia adalah&lt;br /&gt;bintang besar.*" Ford membalas, "*Saya kira Bapak melihatnya sebagai kurir&lt;br /&gt;kantong belanja*." Tuan wakil presiden berdiri dan berkata, "*Kamu nggak&lt;br /&gt;ngerti juga ya, kamu nggak ngerti juga... sekarang minggat deh dari sini!*"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepala sekolah *Michael Cain* berkata padanya, "Kamu bakal jadi pekerja di&lt;br /&gt;sepanjang hidup kamu." Michael Cain mempekerjakan dirinya dan mendapatkan&lt;br /&gt;dua Academy Award.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*Charlie Chaplin* awalnya ditolak oleh berbagai studio di Hollywood sebab&lt;br /&gt;pantomimnya dianggap "nonsense".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di SMU, *Robin Williams* terpilih sebagai "Yang Paling Kecil Kemungkinan&lt;br /&gt;Suksesnya".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Decca Records membatalkan kontrak rekaman *The Beatles* dengan alasan, "*Kami&lt;br /&gt;tidak suka suara mereka. Grup band dengan gitar bakal segera punah*."&lt;br /&gt;Setelah itu, Columbia Records juga mendepak mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun 1954, Jimmy Denny, manajer Grand Ole Opry, memecat *Elvis&lt;br /&gt;Presley*setelah satu kali manggung. Mereka bilang ke Elvis, "&lt;br /&gt;*Kamu nggak bakal kemana-mana, nak. Sebaiknya kamu kembali menjadi supir&lt;br /&gt;truk saja*."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*Beethoven* biasa memegang biola dengan cara yang aneh dan lebih memilih&lt;br /&gt;memainkan karyanya sendiri ketimbang memperbaiki tekniknya. Gurunya menyebut&lt;br /&gt;dia sebagai "komponis tanpa harapan". Ia menulis lima simfoni terkenalnya,&lt;br /&gt;dengan telinga yang tuli total.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah dealer barang seni menolak *Picasso* saat ia ingin numpang berteduh&lt;br /&gt;menyelamatkan lukisannya dari guyuran hujan. Tak lama kemudian dealer itu&lt;br /&gt;bangkrut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*Van Gogh* hanya berhasil menjual satu lukisan saja di dalam hidupnya.&lt;br /&gt;Itupun, dijual kepada saudara dari temannya seharga 400 franc (sekitar 50&lt;br /&gt;USD). Ini tidak membuatnya berhenti untuk berkarya menghasilkan lebih dari&lt;br /&gt;800 lukisan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12 penerbit menolak "Harry Potter" karya *JK Rowlings* sebelum sebuah&lt;br /&gt;penerbit kecil setuju menerbitkan "Harry Potter and The Philosopher' s&lt;br /&gt;Stone".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"*Komputer masa depan beratnya tidak akan lebih dari satu setengah&lt;br /&gt;ton.*" (*Popular&lt;br /&gt;Mechanics*, meramalkan kemajuan ilmu pengetahuan, 1949.)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"*Saya rasa, akan ada pasar dunia untuk sekitar lima komputer.*" (*Thomas&lt;br /&gt;Watson*, chairman of IBM, 1943.)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"*Saya sudah kemana-mana di negeri ini dan berbicara dengan orang-orang&lt;br /&gt;terbaik, dan Saya bisa meyakinkan Anda bahwa data processing adalah lelucon&lt;br /&gt;yang tak akan bertahan sampai akhir tahun.*" (Editor kepala untuk buku&lt;br /&gt;bisnis di *Prentice Hall*, 1957.)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"*Tapi apa bagusnya?*" (Insinyur di divisi Advanced Computing Systems *IBM*,&lt;br /&gt;mengomentari microchip, 1968)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"*Tidak ada alasan mengapa orang harus punya komputer di rumahnya.*" (*Ken&lt;br /&gt;Olson*, president, chairman dan founder of Digital Equipment Corp, 1977.)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"*Telepon ini terlalu merepotkan untuk dipertimbangkan sebagai alat&lt;br /&gt;komunikasi. Tak ada nilainya buat kita.*" (memo rapat di *Western Union*,&lt;br /&gt;1876.)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"*Kotak musik tanpa kabel ini tak ada nilai komersialnya. Siapa sih yang mau&lt;br /&gt;membayar untuk lagu yang dikirim kepada orang yang tidak jelas?*"&lt;br /&gt;(Kolega *David&lt;br /&gt;Sarnoff* saat menolak investasi di bidang radio sekitar tahun 20-an.)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"*Siapa sih yang mau mendengar aktor berbicara?*" (*HM Warner*, Warner Bros,&lt;br /&gt;1927 sesaat sebelum era film bisu berakhir.)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"*Mesin terbang yang lebih ringan dari udara. Itu mustahil banget*." (*Lord&lt;br /&gt;Kelvin*, president, Royal Society, 1895.)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"*Kami lalu pergi ke Atari dan berkata, kami punya sesuatu yang istimewa,&lt;br /&gt;separuhnya menggunakan sparepart Anda, maukah Anda membiayai kami? Kami cuma&lt;br /&gt;mau mengerjakannya, nanti kami berikan seluruhnya kepada Anda. Bayar gaji&lt;br /&gt;kami, kami akan bekerja untuk Anda. Mereka bilang: nggak. Lalu kami pergi ke&lt;br /&gt;Hewlett-Packard; mereka bilang, kami tidak butuh Anda. Anda bahkan belum&lt;br /&gt;lulus kuliah*." (*Steve Jobs*, founder Apple Computer saat merayu Atari and&lt;br /&gt;HP agar mau berinvestasi untuk membuat PC.)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"*Mengebor untuk minyak? Maksud kamu mengebor tanah untuk menemukan minyak?&lt;br /&gt;Gila luh!*" (Tukang bor yang ditawari *Edwin L Drake* untuk mengebor minyak,&lt;br /&gt;1859.)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"*Pesawat terbang itu mainan bagus. Tapi nggak ada gunanya untuk militer*."&lt;br /&gt;(*Marsekal Ferdinand Foch*, Professor of Strategy, Ecole Superieure de&lt;br /&gt;Guerre.)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"*Memory sebesar 640K sudah cukup untuk setiap orang*." (*Bill Gates* of&lt;br /&gt;Microsoft, 1981.)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;21 penerbit menolak novel humor *Richard Hooker*, M*A*S*H. Padahal dia&lt;br /&gt;mengerjakannya tujuh tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;22 penerbit menolak buku *James Joyce* "The Dubliners".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;27 penerbit menolak buku pertama *Dr. Seuss*, "To Think That I Saw It on&lt;br /&gt;Mulberry Street"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*Jack London* meneriman enam ratus surat penolakan sebelum berhasil menjual&lt;br /&gt;kisah pertamanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Novelist kriminal Inggris *John Creasey* menerima 753 surat penolakan&lt;br /&gt;sebelum ia berhasil menerbitkan 564 buku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*William Saroyan* mengumpulkan seribu penolakan sebelum berhasil menerbitkan&lt;br /&gt;"Way to not take a hint, Bill!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kolonel *Harland Sanders *ditolak ratusan kali, sebelum KFC-nya ngetop ke&lt;br /&gt;seluruh dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*Daniel Boone* ditanya apakah dia pernah tersesat di tengah hutan. Boone&lt;br /&gt;menjawab, "nggak, tapi pernah sih kesasar tiga hari."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*John Milton* menulis "Paradise Lost" selama 16 tahun setelah ia kehilangan&lt;br /&gt;penglihatannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang profesor di MIT membuka kursus "Gagal". Dia melakukannya, katanya,&lt;br /&gt;karena kegagalan adalah pengalaman yang lebih sering terjadi ketimbang&lt;br /&gt;sukses. Dalam sebuah interview seseorang bertanya kepadanya, apakah ada yang&lt;br /&gt;gagal dalam kursusnya itu. Ia berpikir sejenak dan kemudian berkata, "nggak&lt;br /&gt;sih, tapi ada dua yang tidak menyelesaikan. "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*James Sastrowijaya* dari Jakarta, ditolak 20 bank sebelum berhasil&lt;br /&gt;meyakinkan enam bank. Ia kemudian menjadi milyarder properti dengan modal&lt;br /&gt;nol rupiah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*Masbukhin* si raja voucher, gagal bisnis berkali-kali sebelum menjadi&lt;br /&gt;"Karyawan Ber-Omzet Milyaran".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Toko *Roni Yuzirman* di Tanah Abang terbakar. Ia kini makin berhasil dengan&lt;br /&gt;toko online, "Manet Vision".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang peserta seminar *Tung Desem Waringin* mengaku, "Tiga tahun yang lalu&lt;br /&gt;Saya adalah cleaning service di Golden Truly". Sekarang, Saya punya&lt;br /&gt;Jaguar sendiri.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/210183528859923961-4892703478428926481?l=theyandi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://theyandi.blogspot.com/feeds/4892703478428926481/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=210183528859923961&amp;postID=4892703478428926481' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/210183528859923961/posts/default/4892703478428926481'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/210183528859923961/posts/default/4892703478428926481'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://theyandi.blogspot.com/2008/06/never-give-up.html' title='Never  Give Up'/><author><name>Yandi Arif</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10245698902578291391</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_m2FutthEBx4/SEMucokdAQI/AAAAAAAAAEg/ciqhc9yQ6T4/s72-c/pantang+menyerah.png' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-210183528859923961.post-3928466414742704129</id><published>2008-05-19T16:18:00.000-07:00</published><updated>2008-12-08T19:10:14.004-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bisnis'/><title type='text'>Profit Oriented not Omzet Oriented</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_m2FutthEBx4/SDIMgX6YJUI/AAAAAAAAAEY/hgqQp4dSXVM/s1600-h/profits.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_m2FutthEBx4/SDIMgX6YJUI/AAAAAAAAAEY/hgqQp4dSXVM/s320/profits.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5202234269880558914" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dunia bisnis sekarang sedang dicoba dengan berbagai macam masalah. Sebelum rencana pemerintah untuk menaikkan harga BBM terealisasi, harga-harga bahan pokok sudah duluan naik bahkan bisa sampai 100%. Kenaikan ini menjadi buah simalakama bagi para pelaku bisnis. Apabila harga produk tidak dinaikkan, tentu saja keuntungan bisa berkurang bahkan impas atau rugi. Tapi apabila harga dinaikkan, dikhawatirkan konsumen akan berkurang. Pada keadaan inilah kita harus pandai-pandai meningkatkan profit dan jangan hanya terpaku pada omset. Walaupun omset tetap atau naik tetapi dengan kenaikan bahan-bahan baku produksi maka otomatis margin profit akan berkurang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam salah satu seminar bisnis yang Saya ikuti, ada satu rumus sederhana untuk menaikkan profit. Sebelumnya kita harus memperkirakan berapa jumlah prospek yang kita tuju. Setelah dikalikan dengan persentasi konversi (persentase jumlah prospek yang closing) maka akan didapatkan jumlah customer. Dari customer yang melakukan transaksi dikalikan dengan jumlah transaksi kemudian dikalikan dengan rata-rata nominal setiap penjualan maka akan menghasilkan revenues (omzet). Nah profit yang kita dapat merupakan perkalian antara omzet dan persentasi margin keuntungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara sederhana dapat ditulis dengan rumus sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Jumlah prospek X persentase konversi = jumlah konsumen (customer)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Jumlah konsumen X Jumlah transaksi X Rata-rata Penjualan = Revenue (Omset)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Omset X persentase profit = PROFIT&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akan lebih mudah  apabila rumus ini kita masukkan ke dalam program komputer semacam MS Excel,&lt;br /&gt;kita bisa mengutak atik komponen-komponen yang menjadi fokus perhatian untuk menaikkan  omset. Contohnya, apabila kita tidak mau menaikkan harga tetapi kita menginginkan supaya profit kita bertambah, maka kita harus menambah jumlah prospek dengan cara banyak melakukan promosi. Dan dari jumlah prospek yag kita dapatkan diharapkan persentasi konversi (persentasi prospek yang melakukan pembelian) bertambah besar dengan cara memberikan hadiah langsung setiap pembelian supaya calon konsumen tertarik untuk melakukan transaksi. Dan supaya konsumen melakukan repeat order, Kita bisa tawarkan program membership dengan poin hadiah yang menarik apabila dikumpulkan. Dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga berguna&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yandi Ariffudin&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/210183528859923961-3928466414742704129?l=theyandi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://theyandi.blogspot.com/feeds/3928466414742704129/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=210183528859923961&amp;postID=3928466414742704129' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/210183528859923961/posts/default/3928466414742704129'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/210183528859923961/posts/default/3928466414742704129'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://theyandi.blogspot.com/2008/05/profit-oriented-not-omzet-oriented.html' title='Profit Oriented not Omzet Oriented'/><author><name>Yandi Arif</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10245698902578291391</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_m2FutthEBx4/SDIMgX6YJUI/AAAAAAAAAEY/hgqQp4dSXVM/s72-c/profits.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-210183528859923961.post-7096515276348808257</id><published>2008-04-29T11:47:00.000-07:00</published><updated>2008-12-08T19:10:14.255-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kesehatan'/><title type='text'>Amerika Utara Cemaskan Ancaman Botol Plastik</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_m2FutthEBx4/SBdvSy7d7JI/AAAAAAAAAEQ/I0VCbOT9iCY/s1600-h/susu+formula.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_m2FutthEBx4/SBdvSy7d7JI/AAAAAAAAAEQ/I0VCbOT9iCY/s200/susu+formula.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5194743063894682770" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;PEMERINTAH Kanada dan Amerika Serikat (AS) berencana melarang penggunaan botol plastik, terutama yang digunakan untuk memberikan minum kepada bayi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemerintah AS dan Kanada menilai, botol plastik mengandung kimia Bisphenol A (BPA) yang membahayakan kesehatan bayi dan anak-anak. Menteri Kesehatan Kanada Tony Clement mengungkapkan, pelarangan botol plastik akan dimulai tahun depan. Clement menjelaskan bahwa kandungan BPA pada botol plastik dapat mengganggu perkembangan bayi dan anak-anak. "Kami menyimpulkan, BPA berpengaruh negatif terhadap perkembangan bayi dan anak-anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daripada menyesali dampak negatif penggunaan botol plastik, kami akan melarang penggunaan botol plastik, paling cepat pada tahun depan," ujar Clement. Badan pengawas obat dan makanan AS FDA bahkan menguak risiko lebih besar dari kimia BPA yang terdapat dalam botol plastik. FDA mengungkapkan, BPA berisiko memicu kanker prostat dan payudara pada remaja yang sejak bayi sudah teracuni kimia BPA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Clement, kimia BPA yang terdapat pada botol plastik dapat bermigrasi ke makanan dan minuman ketika botol plastik tersebut dipanaskan. Clement memperingatkan, orang tua hendaknya tidak pernah menuangkan air mendidih ke dalam botol plastik yang mengandung kimia BPA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para pengusaha ritel terbesar di Kanada kini mulai memindahkan botol dan tempat makanan yang mengandung BPA. Langkah serupa dilakukan produsen utama botol minuman bayi di AS Nalgene, yang segera menghentikan produksi botol plastik. (//mbs)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(sumber Okezone.com)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yandi Ariffudin&lt;br /&gt;http://theyandi.blogspot.com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/210183528859923961-7096515276348808257?l=theyandi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://theyandi.blogspot.com/feeds/7096515276348808257/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=210183528859923961&amp;postID=7096515276348808257' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/210183528859923961/posts/default/7096515276348808257'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/210183528859923961/posts/default/7096515276348808257'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://theyandi.blogspot.com/2008/04/amerika-utara-cemaskan-ancaman-botol.html' title='Amerika Utara Cemaskan Ancaman Botol Plastik'/><author><name>Yandi Arif</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10245698902578291391</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_m2FutthEBx4/SBdvSy7d7JI/AAAAAAAAAEQ/I0VCbOT9iCY/s72-c/susu+formula.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-210183528859923961.post-6291902405310960542</id><published>2008-04-12T05:53:00.001-07:00</published><updated>2008-12-08T19:10:14.442-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kesehatan'/><title type='text'>Beberapa Fakta tentang Rokok</title><content type='html'>&lt;span style="" lang="IN"&gt;kk&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Nikotin, adalah salah satu zat yang terdapat di rokok. Nikotin mempunyai efek stimulan dan adiksi/ ketagihan yang sangat kuat dan merupakan racun yang sangat kuat sehingga sering menjadi bahan dasar insektisida. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Rokok mengandung sedikit nikotin dan sebagian besar rusak oleh panasnya api rokok. Tetapi walaupun sedikit, tetapi cukup membuat adiksi. Jumlah nikotin yang diserap tubuh tergantung dari beberapa faktor misal jenis rokok, kedalaman menghisap rokok dan pemakaian filter.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Dalam dosis &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;kecil nikotin berfungsi sebagai stimulan saraf, meningkatkan aliran adrenalin dan menstimulasi hormon, meningkatkan denyut jantung sehingga bisa menjadi tak teratur (&lt;i style=""&gt;irregular&lt;/i&gt;) ser&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_m2FutthEBx4/SACxeAcE4_I/AAAAAAAAAEI/eSoT3gjGKGg/s1600-h/constituants-cigarette.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_m2FutthEBx4/SACxeAcE4_I/AAAAAAAAAEI/eSoT3gjGKGg/s400/constituants-cigarette.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5188341899802764274" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;ta bisa menyebabkan tekanan darah naik dan mengurangi nafsu makan. Juga bisa me&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;nyebabkan mual dan mu&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;nt&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;ah seperti yang&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt; Bapak tanyakan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Efek lain seperti kerusakan paru dan ka&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;nker paru disebabkan oleh komponen lain seperti tars dan produk-produk lain.&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt; Rokok berperan 90% dalam kasus kanker paru. Selain itu menyebabkan kanker larynx, rongga mulut esophagus, kandung kemih ginjal dan pankreas. Selain kanker, rokok juga meningkatkan &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;risiko stroke, penyakit jantung koroner, prematuritas dan kematian janin pada kandungan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Kandungan zat berbahaya pada rokok adalah:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ol style="margin-top: 0cm;" start="1" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Dalam bentuk sediaan utuh:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;  &lt;table class="MsoNormalTable" style="margin-left: 40pt; border-collapse: collapse;" border="0" cellpadding="0" cellspacing="0"&gt;  &lt;tbody&gt;&lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="padding: 0cm 4pt; width: 405pt;" valign="top" width="540"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 14.4pt; text-indent: -14.4pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;1.&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;"Tar"&lt;span style="position: relative; top: -3pt;"&gt;a &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="position: relative; top: -3pt;font-family:Wingdings;"  lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;à&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="position: relative; top: -3pt;" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;menyebabkan Kanker&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="padding: 0cm 4pt; width: 405pt;" valign="top" width="540"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 14.4pt; text-indent: -14.4pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;2.&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;Polynuclear aromatic hydrocarbons &lt;/span&gt;&lt;span  lang="EN-US" style="font-family:Wingdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;à&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt; menyebabkan kanker&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="padding: 0cm 4pt; width: 405pt;" valign="top" width="540"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 14.4pt; text-indent: -14.4pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;3.&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;Nicotine &lt;/span&gt;&lt;span  lang="EN-US" style="font-family:Wingdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;à&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt; stimulan dan depresan saraf dan   endokrin; zat adiktif&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="padding: 0cm 4pt; width: 405pt;" valign="top" width="540"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 14.4pt; text-indent: -14.4pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;4.&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;Phenol &lt;/span&gt;&lt;span  lang="EN-US" style="font-family:Wingdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;à&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt; membantu timbulnya kanker dan   menyebabkan iritasi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="padding: 0cm 4pt; width: 405pt;" valign="top" width="540"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 14.4pt; text-indent: -14.4pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;5. &lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Cresol &lt;/span&gt;&lt;span  lang="EN-US" style="font-family:Wingdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;à&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt; membantu timbulnya kanker dan   menyebabkan iritasi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="padding: 0cm 4pt; width: 405pt;" valign="top" width="540"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 14.4pt; text-indent: -14.4pt;"&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-family:Symbol;"&gt;6. &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;b&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;-Naphthylamine &lt;/span&gt;&lt;span  lang="EN-US" style="font-family:Wingdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;à&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="position: relative; top: -3pt;" lang="IN"&gt;menyebabkan Kanker&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="padding: 0cm 4pt; width: 405pt;" valign="top" width="540"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 14.4pt; text-indent: -14.4pt;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;7.&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;N&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;-Nitrosonornicotine   &lt;/span&gt;&lt;span  lang="EN-US" style="font-family:Wingdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;à&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="position: relative; top: -3pt;" lang="IN"&gt;menyebabkan Kanker&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="padding: 0cm 4pt; width: 405pt;" valign="top" width="540"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 14.4pt; text-indent: -14.4pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;8.&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;Benzo[a]pyrene &lt;/span&gt;&lt;span  lang="EN-US" style="font-family:Wingdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;à&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="position: relative; top: -3pt;" lang="IN"&gt;menyebabkan Kanker&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="padding: 0cm 4pt; width: 405pt;" valign="top" width="540"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 14.4pt; text-indent: -14.4pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;9.&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;Trace metals (e.g., nickel, arsenic, polonium 210) &lt;/span&gt;&lt;span  lang="DE" style="font-family:Wingdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;à&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="DE"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="position: relative; top: -3pt;" lang="IN"&gt;menyebabkan Kanker&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="padding: 0cm 4pt; width: 405pt;" valign="top" width="540"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 14.4pt; text-indent: -14.4pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;10. Indole &lt;/span&gt;&lt;span  lang="EN-US" style="font-family:Wingdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;à&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt; Akselerator kanker&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="padding: 0cm 4pt; width: 405pt;" valign="top" width="540"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 14.4pt; text-indent: -14.4pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;11. Carbazole &lt;/span&gt;&lt;span  lang="EN-US" style="font-family:Wingdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;à&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt; Akselerator kanker&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="padding: 0cm 4pt; width: 405pt;" valign="top" width="540"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 14.4pt; text-indent: -14.4pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;12. Catechol &lt;/span&gt;&lt;span  lang="EN-US" style="font-family:Wingdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;à&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt; membantu timbulnya kanker dan   menyebabkan iritasi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;  &lt;ol style="margin-top: 0cm;" start="2" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Dalam bentuk asap rokok:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;  &lt;table class="MsoNormalTable" style="margin-left: 40pt; border-collapse: collapse;" border="0" cellpadding="0" cellspacing="0"&gt;  &lt;tbody&gt;&lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="padding: 0cm 4pt; width: 405pt;" valign="top" width="540"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 14.4pt; text-indent: -14.4pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;1. &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Carbon Monoxide &lt;/span&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-family:Wingdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;à&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;mengganggu transport dan pemakaian oksigen &lt;/span&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-family:Wingdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;à&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt; pusing&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="padding: 0cm 4pt; width: 405pt;" valign="top" width="540"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 14.4pt; text-indent: -14.4pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;2.&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;Hydrocyanic acid &lt;/span&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-family:Wingdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;à&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt; iritasi saluran nafas dan merusak &lt;i style=""&gt;cilia&lt;/i&gt; (rambut-rambut halus di saluran   nafas)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="padding: 0cm 4pt; width: 405pt;" valign="top" width="540"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 14.4pt; text-indent: -14.4pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;3.&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;Acetaldehyde &lt;/span&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-family:Wingdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;à&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt; iritasi saluran nafas dan merusak &lt;i style=""&gt;cilia&lt;/i&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="padding: 0cm 4pt; width: 405pt;" valign="top" width="540"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 14.4pt; text-indent: -14.4pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;4.&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;Acrolein &lt;/span&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-family:Wingdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;à&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt; iritasi saluran nafas dan merusak &lt;i style=""&gt;cilia&lt;/i&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="padding: 0cm 4pt; width: 405pt;" valign="top" width="540"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 14.4pt; text-indent: -14.4pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;5.&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;Ammonia &lt;/span&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-family:Wingdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;à&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt; iritasi saluran nafas dan merusak &lt;i style=""&gt;cilia&lt;/i&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="padding: 0cm 4pt; width: 405pt;" valign="top" width="540"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 14.4pt; text-indent: -14.4pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;6.&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;Formaldehyde &lt;/span&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-family:Wingdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;à&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt; iritasi saluran nafas dan merusak &lt;i style=""&gt;cilia&lt;/i&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="padding: 0cm 4pt; width: 405pt;" valign="top" width="540"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 14.4pt; text-indent: -14.4pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;7.&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;Oxides of nitrogen &lt;/span&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-family:Wingdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;à&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt; iritasi saluran nafas dan merusak &lt;i style=""&gt;cilia&lt;/i&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="padding: 0cm 4pt; width: 405pt;" valign="top" width="540"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 14.4pt; text-indent: -14.4pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;8.&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;Nitrosamines &lt;/span&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-family:Wingdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;à&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt; menyebabkan kanker&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="padding: 0cm 4pt; width: 405pt;" valign="top" width="540"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 14.4pt; text-indent: -14.4pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;9.&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;Hydrazine &lt;/span&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-family:Wingdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;à&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt; menyebabkan kanker&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="padding: 0cm 4pt; width: 405pt;" valign="top" width="540"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 14.4pt; text-indent: -14.4pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;10.Vinyl chloride &lt;/span&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-family:Wingdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;à&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt; menyebabkan kanker&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 14.4pt; text-indent: -14.4pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;11. Dan lain-lain&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Perokok pasif juga mempunyai resiko yang sama besar dengan perokok aktif. Juga bisa mencetuskan penyakit asma, pneumonia, bronkhitis dan gangguan sirkulasi darah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Efek-efek negatif rokok yang lebih besar dibandingkan dengan efek positifnya seperti menyebabkan kerusakan saluran nafas, kanker, gangguan jantung, stroke, prematur dan kematian janin dalam kandungan pada ibu yang hamil dsb seperti tadi disebutkan di atas. Konon katanya total ada 4000 macam zat&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang ditemukan dalam rokok dan kandungannya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;(dr.Yandi Ariffudin)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/210183528859923961-6291902405310960542?l=theyandi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://theyandi.blogspot.com/feeds/6291902405310960542/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=210183528859923961&amp;postID=6291902405310960542' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/210183528859923961/posts/default/6291902405310960542'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/210183528859923961/posts/default/6291902405310960542'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://theyandi.blogspot.com/2008/04/beberapa-fakta-tentang-rokok.html' title='Beberapa Fakta tentang Rokok'/><author><name>Yandi Arif</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10245698902578291391</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_m2FutthEBx4/SACxeAcE4_I/AAAAAAAAAEI/eSoT3gjGKGg/s72-c/constituants-cigarette.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-210183528859923961.post-2532281836539667046</id><published>2008-03-22T08:16:00.000-07:00</published><updated>2008-12-08T19:10:14.770-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tips Medis'/><title type='text'>Lakukan Senam Otak Untuk Sehatkan Lahir Batin</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_m2FutthEBx4/R-Um5JCN6OI/AAAAAAAAAEA/0_dU8kvJ4fg/s1600-h/IntegratedMovement_Web-794011.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_m2FutthEBx4/R-Um5JCN6OI/AAAAAAAAAEA/0_dU8kvJ4fg/s320/IntegratedMovement_Web-794011.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5180589709479241954" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:85%;"&gt;         Seringkali kita menggunakan organ tubuh sebelah kanan. Penggunaan organ          tubuh sebelah kanan dalam waktu yang terus menerus, dapat menyebabkan          otak kiri terbebani. Hal ini terjadi, karena sistem kerja otak dan tubuh          kita menyilang. Kondisi yang demikian menyebabkan otak kanan dan otak          kiri menjadi timpang, tidak seimbang.&lt;br /&gt;     &lt;br /&gt;       Menyeimbangkan otak kanan dan otak kiri sangat penting. Otak kanan          biasanya berisi hal-hal yang bersifat emosional, seni, dan berperasaan.          Sedangkan otak kiri lebih bersifat rasional dan abstrak. Umumnya, otak          sebelah kanan banyak digunakan oleh wanita, dan otak kiri lebih banyak          digunakan untuk pria. Senam otak dapat membantu memaksimalkan kerja otak          kanan dan otak kiri. Senam otak terkait dengan ilmu gerak tubuh, yaitu          gerakan tubuh yang dirangkai dan dipadukan, sehingga dapat membantu          memaksimalkan fungsi otak. Senam otak akan memfasilitasi agar beban otak          kanan dan otak kiri sama dan seimbang.&lt;br /&gt;     &lt;br /&gt;       Senam otak tidak hanya untuk mereka yang berusia lanjut. Senam otak juga          baik dilakukan oleh ibu-ibu hamil, karena dapat membantu meredakan          ketegangan, menyiapkan otot-otot, atau berefek relaksasi saat persalinan.          Senam otak juga penting dilakukan bayi, anak yang berusia di bawah 3          tahun, atau usia pra sekolah. Mereka yang sering merasa was-was dan          stres juga sangat baik melakukan senam ini.&lt;br /&gt;     &lt;br /&gt;       Senam otak dapat membuat orang yang melakukannya :&lt;/span&gt;         &lt;table style="border-collapse: collapse;color:#111111;" border="0" border cellpadding="0" cellspacing="0" width="100%"&gt;           &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;             &lt;td valign="top" width="5%"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:85%;"&gt;-&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;             &lt;td valign="top" width="95%"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:85%;"&gt;             Terhindar dari rasa stres &lt;/span&gt;&lt;/td&gt;           &lt;/tr&gt;           &lt;tr&gt;             &lt;td valign="top" width="5%"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:85%;"&gt;-&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;             &lt;td valign="top" width="95%"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:85%;"&gt;             Merasa lebih awet muda &lt;/span&gt;&lt;/td&gt;           &lt;/tr&gt;           &lt;tr&gt;             &lt;td valign="top" width="5%"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:85%;"&gt;-&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;             &lt;td valign="top" width="95%"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:85%;"&gt;             Dapat menyikapi permasalahan dengan lebih tenang &lt;/span&gt;&lt;/td&gt;           &lt;/tr&gt;           &lt;tr&gt;             &lt;td valign="top" width="5%"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:85%;"&gt;-&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;             &lt;td valign="top" width="95%"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:85%;"&gt;             Bugar, sehat, dan fit &lt;/span&gt;&lt;/td&gt;           &lt;/tr&gt;           &lt;tr&gt;             &lt;td valign="top" width="5%"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:85%;"&gt;-&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;             &lt;td valign="top" width="95%"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:85%;"&gt;             Menunda kedatangan menopause &lt;/span&gt;&lt;/td&gt;           &lt;/tr&gt;           &lt;tr&gt;             &lt;td valign="top" width="5%"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:85%;"&gt;-&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;             &lt;td valign="top" width="95%"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:85%;"&gt;             Sebagai sarana untuk mencegah dan memudahkan penyembuhan terhadap              penyakit&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;           &lt;/tr&gt;         &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;         &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:85%;"&gt;         Senam otak sangat mudah dilakukan dan sederhana. Gerakan senam otak ini          haruslah dilakukan secara berurutan. Awali dengan minum air putih          secukupnya, untuk membantu memberikan energi langsung ke otak, membantu          pencernaan, dan metabolisme tubuh. Anda dapat melakukannya hanya dengan          menghabiskan waktu sekitar 7 menit setiap berlatih. Urutan gerakannya          antara lain seperti :&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;         &lt;table style="border-collapse: collapse;color:#111111;" border="0" border cellpadding="0" cellspacing="0" width="100%"&gt;           &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;             &lt;td valign="top" width="5%"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:85%;"&gt;-&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;             &lt;td valign="top" width="95%"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:85%;"&gt;             Minum air putih secukupnya. &lt;/span&gt;&lt;/td&gt;           &lt;/tr&gt;           &lt;tr&gt;             &lt;td valign="top" width="5%"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:85%;"&gt;-&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;             &lt;td valign="top" width="95%"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:85%;"&gt;             Lakukan pernafasan perut (menghirup lalu mengeluarkannya kembali              sebanyak 4 hingga 8 kali). &lt;/span&gt;&lt;/td&gt;           &lt;/tr&gt;           &lt;tr&gt;             &lt;td valign="top" width="5%"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:85%;"&gt;-&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;             &lt;td valign="top" width="95%"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:85%;"&gt;             Melihat ke kanan dan ke kiri selama 4 hingga 8 kali dengan melakukan              pernafasan perut. &lt;/span&gt;&lt;/td&gt;           &lt;/tr&gt;           &lt;tr&gt;             &lt;td valign="top" width="5%"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:85%;"&gt;-&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;             &lt;td valign="top" width="95%"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:85%;"&gt;             Santai selama 4 hingga 8 kali pernafasan perut. &lt;/span&gt;&lt;/td&gt;           &lt;/tr&gt;           &lt;tr&gt;             &lt;td valign="top" width="5%"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:85%;"&gt;-&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;             &lt;td valign="top" width="95%"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:85%;"&gt;             Letakkan kaki rata di atas lantai. Ujung-ujung jari tangan dan kaki              saling bersentuhan selama 4 hingga 8 kali pernafasan perut. &lt;/span&gt;             &lt;/td&gt;           &lt;/tr&gt;           &lt;tr&gt;             &lt;td valign="top" width="5%"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:85%;"&gt;-&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;             &lt;td valign="top" width="95%"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:85%;"&gt;             Rentangkan kedua tangan Anda seluas mungkin dan senyaman mungkin.              Gerakan ini dilakukan untuk memadukan otak. Sementara itu bayangkan              otak kiri dan otak kanan menjadi satu, dengan menyatukan kedua              tangan selama 4 hingga 8 kali pernafasan perut. &lt;/span&gt;&lt;/td&gt;           &lt;/tr&gt;           &lt;tr&gt;             &lt;td valign="top" width="5%"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:85%;"&gt;-&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;             &lt;td valign="top" width="95%"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:85%;"&gt;             Sentuh titik-titik di bagian kepala bagian kiri dan kanan selama 4              hingga 8 kali pernafasan perut. &lt;/span&gt;&lt;/td&gt;           &lt;/tr&gt;           &lt;tr&gt;             &lt;td valign="top" width="5%"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:85%;"&gt;-&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;             &lt;td valign="top" width="95%"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:85%;"&gt;             Silangkan kaki secara bergantian sebanyak 10 hingga 25 kali.&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;           &lt;/tr&gt;         &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;         &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:85%;"&gt;         Beberapa hal yang dapat kita lakukan untuk menjaga kesegaran otak :&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;         &lt;table style="border-collapse: collapse;color:#111111;" border="0" border cellpadding="0" cellspacing="0" width="100%"&gt;           &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;             &lt;td valign="top" width="5%"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:85%;"&gt;-&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;             &lt;td valign="top" width="95%"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:85%;"&gt;             Hindari rasa stres, cemas, dan depresi. &lt;/span&gt;&lt;/td&gt;           &lt;/tr&gt;           &lt;tr&gt;             &lt;td valign="top" width="5%"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:85%;"&gt;-&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;             &lt;td valign="top" width="95%"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:85%;"&gt;             Hindari polusi. Udara yang polusi dapat mengakibatkan berkurangnya              oksigen yang terserap ke otak, sehingga otak tidak dapat berkembang              dengan optimal. &lt;/span&gt;&lt;/td&gt;           &lt;/tr&gt;           &lt;tr&gt;             &lt;td valign="top" width="5%"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:85%;"&gt;-&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;             &lt;td valign="top" width="95%"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:85%;"&gt;             Makanlah makanan yang bergizi. &lt;/span&gt;&lt;/td&gt;           &lt;/tr&gt;           &lt;tr&gt;             &lt;td valign="top" width="5%"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:85%;"&gt;-&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;             &lt;td valign="top" width="95%"&gt;          &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:85%;"&gt;         Berolahraga secara teratur untuk menjaga keseimbangan otak dan          memaksimalkannya.  &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;             &lt;/td&gt;           &lt;/tr&gt;         &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;         &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:85%;"&gt;       &lt;br /&gt;       Sumber :         &lt;a target="_blank" href="http://www.info-sehat.com/content.php?s_sid=1417"&gt;         http://www.info-sehat.com/content.php?s_sid=1417&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/210183528859923961-2532281836539667046?l=theyandi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://theyandi.blogspot.com/feeds/2532281836539667046/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=210183528859923961&amp;postID=2532281836539667046' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/210183528859923961/posts/default/2532281836539667046'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/210183528859923961/posts/default/2532281836539667046'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://theyandi.blogspot.com/2008/03/lakukan-senam-otak-untuk-sehatkan-lahir.html' title='Lakukan Senam Otak Untuk Sehatkan Lahir Batin'/><author><name>Yandi Arif</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10245698902578291391</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_m2FutthEBx4/R-Um5JCN6OI/AAAAAAAAAEA/0_dU8kvJ4fg/s72-c/IntegratedMovement_Web-794011.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-210183528859923961.post-5830855942172957026</id><published>2008-03-17T03:21:00.000-07:00</published><updated>2008-12-08T19:10:15.004-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kesehatan'/><title type='text'>Duh, Susahnya Berhenti Merokok!</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_m2FutthEBx4/R95LEw45u6I/AAAAAAAAAD4/oh2U8bI1P5k/s1600-h/bahaya_merokok9.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_m2FutthEBx4/R95LEw45u6I/AAAAAAAAAD4/oh2U8bI1P5k/s200/bahaya_merokok9.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5178659166737775522" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekali mencoba merokok, akibatnya sangat fatal. Susah sekali untuk lepas dari merokok ini. Kalau Anda juga merasa seperti itu, inilah sebabnya. Nikotin yang ada dalam rokok bisa sampai di otak dalam waktu yang sangat cepat yaitu 10 detik setelah dihirup. Sehingga begitu cepat menyulutkan perasaan nikmat, meningkatkan denyut jantung dan menaikkan tekanan darah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun jeleknya bersama dengan tersedotnya nikotin, perokok juga menghirup campuran zat kimia mematikan termasuk arsenik, formaldehyde dan polonuim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Menghisap rokok berisi sedikitnya 69 bahan kimia berbeda yang menyebabkan kanker dan ribuan racun lain yang dapat meningkatkan resiko beberapa jenis kanker yang berbeda," kata Ed Yong dari Cancer Research.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tembakau adalah bahan yang sangat mudah menimbulkan kecanduan seperti yang dikatakan para dokter yang menulis di jurnal media Lancet tahun ini. Tembakau seharusnya sudah dikategorikan sebagai obat bius haram Kelas B, sejajar dengan amphetamine dan barbiturate.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemerintah Inggris dalam rilisnya menyatakan 70% perokok ingin berhenti tapi terhalang oleh kekuatan nikotin dalam diri mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya satu dari lima orang yang berusaha berhenti merokok berhasil menghentikan kebiasaan mereka selama satu tahun, sedangkan 3% berhasil menghentikan kebiasaan tersebut dengan keinginan kuat saja, demikian data statistik yang dikumpulkan oleh lembaga amal Action on Smoking dan Health (ASH).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu dari enam perokok mengatakan mereka merokok dalam waktu lima menit setelah bangun tidur dan separuh dari mereka menghisap rokok pertama dalam waktu 30 menit pertama setelah mereka bangun tidur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemerintah Inggris menyatakan 106.000 orang telah meninggal dalam setahun di Inggris akibat penyakit yang berhubungan dengan rokok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu pula dari 1 Juli 2007 yang lalu, merokok telah dilarang di tempat-tempat umum tertutup di seluruh Inggris. Inggris memberlakukan larangan itu untuk mengikuti larangan yang sudah diberlakukan di Skotlandia, Wales dan Irlandia Utara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun meskipun itu membantu banyak orang dewasa berhenti merokok, ada sebagian kelompok yang akan memerlukan bantuan yang jauh lebih besar, kata ASH.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebanyak seperempat dari semua orang dewasa merokok tapi di antara yang paling tak diuntungkan, tapi yang paling banyak adalah orang tua tunggal di mana angkanya mencapai 70%.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Itu adalah reaksi terhadap stress," kata Direktur ASH Deborah Arnott. "Jika hidup anda sangat penuh dengan tekanan, maka merokok kelihatan dapat membantu dalam satu atau cara lainnya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia mengatakan kelompok yang dirugikan mesti diberi resep tambahan nikotin untuk masa yang lebih lama dibandingkan dengan masa maksimum biasa 12 pekan untuk membantu mereka berhenti merokok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Nikotin lah yang membuat mereka kecanduan, tapi rokok lah yang membunuh mereka," katanya. (*/cax)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;source: kapanlagi.com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/210183528859923961-5830855942172957026?l=theyandi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://theyandi.blogspot.com/feeds/5830855942172957026/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=210183528859923961&amp;postID=5830855942172957026' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/210183528859923961/posts/default/5830855942172957026'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/210183528859923961/posts/default/5830855942172957026'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://theyandi.blogspot.com/2008/03/duh-susahnya-berhenti-merokok.html' title='Duh, Susahnya Berhenti Merokok!'/><author><name>Yandi Arif</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10245698902578291391</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_m2FutthEBx4/R95LEw45u6I/AAAAAAAAAD4/oh2U8bI1P5k/s72-c/bahaya_merokok9.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-210183528859923961.post-3821133799825759697</id><published>2008-03-14T06:59:00.000-07:00</published><updated>2008-12-08T19:10:15.224-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='wawasan medis'/><title type='text'>Bakteri E coli Bisa Diolah Jadi Sumber Energi</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_m2FutthEBx4/R9qHaA45u4I/AAAAAAAAADo/NMeSaJJiEYI/s1600-h/e+coli.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_m2FutthEBx4/R9qHaA45u4I/AAAAAAAAADo/NMeSaJJiEYI/s200/e+coli.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5177599602600819586" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;DAHO -- Bagi kebanyakan orang, nama bakteri Escherichia coli langsung memunculkan kesan yang sangat erat dengan racun makanan dan penarikan produk makanan dari pasar. Namun, bagi Profesor Thomas Wood, bakteri ini bisa diolah menjadi sumber energi yang kelak dapat menghidupkan kendaraan bermotor dan penerangan di rumah-rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan memodifikasi sifat genetis bakteri E coli, profesor dari Fakultas Teknik Kimia Universitas A&amp;amp;M Texas, Amerika Serikat itu, berhasil merekayasa jaringan E coli sehingga menghasilkan gas hidrogen yang cukup banyak. Seperti dikutip dari hasil penelitiannya yang berjudul Microbial Biotechnology, Kamis (31/1), sel yang telah dimodifikasi gennya itu memproduksi hidrogen 140 kali lebih banyak dibanding proses normal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun demikian, Thomas sadar masih banyak hal yang harus dilakukan sebelum hasil penelitiannya ini dikembangkan secara komersial. Tapi, satu hal yang pasti, temuan Thomas menjanjikan satu lagi alternatif sumber energi yang bisa digunakan pada masa-masa mendatang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan, hasil penelitian ini bisa disebut sebagai batu lompatan bagi terlahirnya energi berbasis hidrogen yang diyakini akan banyak diterapkan di berbagai negara kelak. Energi yang terbarukan, bersih, dan efisien adalah kunci bagi teknologi yang memanfaatkan sel sebagai bahan bakar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jenis bahan bakar ini berpotensi menjadi sumber energi buat barang-barang, mulai dari elektronik yang mudah dipindahkan hingga kendaraan bermotor, bahkan pembangkit listrik sekalipun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini, hidrogen diproduksi secara massal di seluruh dunia dengan teknologi yang dikenal dengan sebutan 'memecah air', sehingga hidrogen bisa terpisah dari oksigen dalam unsur air. Tapi, proses ini sangatlah mahal dan membutuhkan energi yang luar biasa besarnya, itu sebabnya teknologi ini belum ekonomis bagian kebanyakan orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi, temuan Wood menawarkan solusi yang berbeda. Bila selama ini orang kerap mendengar jaringan tertentu selalu membawa penyakit untuk manusia, namun sebenarnya banyak jaringan lain yang tidak menimbulkan bahaya, bahkan bermanfaat positif bisa mencegah hadirnya bakteri jahat di tubuh manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bakteri E coli bukan cuma baru kali ini diketahui berdampak bagus untuk manusia. Sebelumnya, E coli juga telah diproduksi sebagai insulin dan dimanfaatkan untuk pengembangan berbagai vaksin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(ant/eye)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : http://www.republika.co.id/koran_detail.asp?id=322271&amp;amp;kat_id=13&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/210183528859923961-3821133799825759697?l=theyandi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://theyandi.blogspot.com/feeds/3821133799825759697/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=210183528859923961&amp;postID=3821133799825759697' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/210183528859923961/posts/default/3821133799825759697'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/210183528859923961/posts/default/3821133799825759697'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://theyandi.blogspot.com/2008/03/bakteri-e-coli-bisa-diolah-jadi-sumber.html' title='Bakteri E coli Bisa Diolah Jadi Sumber Energi'/><author><name>Yandi Arif</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10245698902578291391</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_m2FutthEBx4/R9qHaA45u4I/AAAAAAAAADo/NMeSaJJiEYI/s72-c/e+coli.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-210183528859923961.post-4255892500802831886</id><published>2008-03-14T06:36:00.000-07:00</published><updated>2008-12-08T19:10:15.633-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tips Medis'/><title type='text'>Tujuh Gaya Hidup Mencegah Sakit</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_m2FutthEBx4/R9qArA45u2I/AAAAAAAAADY/XBoBUbmGCgc/s1600-h/i_can_be_healthy.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_m2FutthEBx4/R9qArA45u2I/AAAAAAAAADY/XBoBUbmGCgc/s200/i_can_be_healthy.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5177592198077201250" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agar sehat, masyarakat butuh dua hal: pemerintah yang bijak dan tertib berpola hidup sehat. Untuk memahami pola hidup sehat, orang tak perlu menjadi dokter. Wawasan sehat diperoleh dari membaca, mendengar, dan menyaksikan uraian kesehatan. Berikut ini beberapa di antaranya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang suka bilang, ''Saya tidak takut sakit karena saya punya uang untuk menyembuhkannya.'' Pikiran itu tidak sepenuhnya benar. Strategi yang bijak seyogianya bukanlah itu. Lalu bagaimana?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak semua kesembuhan bisa dibeli dengan uang, selain tidak semua penyakit bisa sembuh tanpa menyisakan kecacatan atau kelemahan. Sikap kita terhadap ancaman penyakit, arifnya berikhtiar agar jangan sampai jatuh sakit dan itu masih mungkin kita lakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada cerita seorang miliarder rela menyerahkan separuh hartanya untuk mengembalikan kondisi jantungnya yang sudah telanjur sakit. Sayang, seluruh hartanya pun tak sanggup mereparasi penyakit jantungnya karena sudah rusak. Uang sebanyak apa pun tak mungkin memulihkannya. Dari situ kita belajar bahwa untuk sehat perlu investasi, bukan sekadar ongkos.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyakit sendiri ada dua kelompok. Yang bisa dicegah dan sebetulnya tak perlu terjadi, dan kelompok penyakit yang harus diterima saja (kelainan gen, cacat bawaan), tetapi bisa dijinakkan. Tubuh seseorang bisa menghadapi keduanya sekaligus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, seberapa pun besar ancaman penyakit, asal tahu caranya, tak perlu penyakit merongrong secara ekonomi, jasmani, maupun rohani. Cita-cita ideal itu, bukan mustahil bisa kita raih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua penyakit yang bisa dicegah sesungguhnya tak perlu terjadi kalau kita mau berikhtiar. Namun, lebih separuh penyakit yang muncul sehari-hari adalah jenis yang sesungguhnya tak perlu terjadi. Hanya lantaran kita kurang memahami kiatnya, termasuk memahami nutrisi, mencegah infeksi, dan membiarkan lingkungan merusak tubuh, yang tak perlu terjadi itu ternyata merongrong kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu ikhtiar itu ialah sikap ketaatan menjalankan pola hidup sehat. Kiat sehat paling populer dilakukan dengan menjalani tujuh kebiasaan pribadi (Nadra B. Bellock dan Lester Breslow): (1) kebersihan pribadi (2) cukup tidur; (3) makan memadai; (4) tak lupa sarapan; (5) menjaga berat badan ideal; (6) teratur bergerak badan; (7) jauhi rokok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Kebersihan Pribadi&lt;br /&gt;Bahkan di negara maju pun soal mencuci tangan yang benar masih perlu ditata ulang. Mengapa? Karena dari cuci tangan yang tidak benar berpotensi melahirkan banyak masalah kesehatan. Tanpa membasuh tangan dengan benar, kita menjadi sakit yang sebetulnya tak perlu terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak cukup tersentuh air belaka, membasuh tangan yang benar perlu sabun. Kebanyakan kita, alih-alih membasuh tangan secara sehat, sering-sering menyentuh penganan atau langsung duduk di meja makan sebelum tangan terbasuh sempurna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila tangan tak bersih, penyakit perut (faecal-oral) muncul. Termasuk terancam kasus SARS, flu burung, influenza (bisa jadi berasal dari jemari yang menyentuh tombol lift, pegangan pintu, gagang telepon, perabotan di tempat umum, uang, bersalaman). Jemari tangan perlu dibuat steril dari kemungkinan tercemar seperti itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kuman dan virus dari mana-mana umumnya berasal dari luar memasuki tubuh lewat makanan-minuman, liang hidung (mengupil), mengigit jari, menyuap makanan tanpa sendok. Atau makanan dan minuman sendiri (jajanan, restoran, warung nasi) sudah tercemar bibit penyakit sejak awal lantaran pembuat atau penyajinya tidak higienis (rata-rata berasal dari makanan-minuman jajanan mentah, atau tidak panas).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bibit penyakit juga bisa berasal dari pakaian, sepatu, sandal, rambut, setelah bepergian keluar rumah. Terlebih bila baru kembali dari tempat-tempat umum, pasar, rumah sakit, mal, kendaraan umum. Itu sebab penting membersihkan diri setiap kali habis bepergian. Menukar pakaian luar dan tidak membawanya ke kamar tidur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pulang dari bepergian biasakan sandal dan sepatu ditinggalkan di luar kamar, kalau perlu langsung menyiram rambut (jika tidak mau keramas) karena di bagian-bagian itulah segala bibit penyakit dari udara, lantai, kemungkinan sudah melekat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perlu membasuh tangan sampai lengan, dan permukaan kulit yang bersentuhan dengan apa saja selama di luar rumah, serta membasuh muka, termasuk membersihkan liang hidung dengan air sabun. Pada bagian-bagian itu kemungkinan bibit penyakit selama berada di luar rumah sudah menempel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan cara itu serangan flu jenis apa saja serta ancaman semua penyakit saluran pernapasan maupun pencernaan bisa digagalkan. Ongkos menyembuhkan flu atau mencret memang tak seberapa, tetapi aktivitas harian kita jadi terganggu. Itupun kalau tak sampai komplikasi ke paru-paru, sinusitis, congek, atau dehidrasi, sehingga harus masuk rumah sakit. Tak ada ampun bila SARS dan flu burung yang menyerang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Cukup Tidur&lt;br /&gt;Kebutuhan tidur rata-rata sekitar 7-8 jam. Bukan kuantitas semata, lebih mengejar kualitas tidur. Susah tidur atau tak bisa tidur merupakan bagian dari sejumlah penyakit. Bisa sebab penyakit fisik, lebih sering sebab penyakit jiwa. Namun, karena aktivitas pekerjaan atau mengabdi pada hiburan dan kepuasan diri (begadang nonton TV), orang cenderung menjadi kurang tidur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidur bagian penting dari tubuh untuk memulihkan energi, selain mengganti bagian tubuh yang aus atau rusak. Bukan sekadar tidur malam, sekarang terungkap kalau orang juga butuh tidur siang. Studi mutakhir mengungkap itu. Selain menambah bugar, tidur siang bikin panjang umur juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain oleh penyakit, tidur menjadi tidak sehat juga bila alas tidur dan bantal tidak memenuhi standar kesehatan. Gangguan punggung, leher, sehingga bangun tidur tidak bugar, bisa gara-gara kasur tidur atau bantal yang sudah tak memenuhi syarat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk memperoleh tidur yang sehat, biasakan jam tidur yang terjadwal. Tubuh kita bisa disetel untuk semua jadwal kegiatan harian, sehingga tertib kerja mesinnya, termasuk jadwal bangun tidur, waktu makan, waktu jeda, dan aktivitas seks juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Makan Tiga Kali Sehari&lt;br /&gt;Kesehatan kita ditentukan oleh apa yang kita makan juga. Bukan saja frekuensi, kecukupan tubuh akan semua zat gizi perlu terpenuhi porsinya. Semakin bervariasi menu harian, semakin memadai kecukupan zat gizi. Tubuh membutuhkan sekitar 40-an jenis zat gizi. Sebagian bersifat esensial atau tak bisa disediakan oleh tubuh, melainkan harus berasal dari makanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita butuh makan tiga kali sehari. Namun, bila pola makan harian kita bolak-balik hanya itu-itu saja lagi (monodiet), kecukupan tubuh akan semua zat gizi tidak terpenuhi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan pula porsi masing-masing zat gizi perlu tepat, kualitas menu juga ikut menentukan terpenuhi tidaknya kecukupan gizi tubuh kita. Bila menu harian tergolong ampas (junk food, menu siap saji), dan konsumsi itu berlangsung terus, lama-kelamaan tubuh akan kekurangan gizi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gejala orang modern kurang gizi terjadi sekarang ini. Itu maka produk suplemen makanan-minuman sehat semakin banjir ditawarkan. Kalau saja kita tak keliru memilih menu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain asap rokok, menu yang salah bisa menjadi penyebab kanker terbesar. Menu yang bijak itu proporsional untuk masing-masing zat gizi yang tubuh butuhkan, dari bahan pilihan yang segar, tanpa pengawet, penyedap, pewarna, pemanis buatan (berbahaya), dan dikonsumsi tidak secara berlebihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi tak cukup sekadar memenuhi nilai gizi saja bila menunya mengandung zat berbahaya. Apakah sayur mayur yang kita konsumsi tidak tercemar pestisida yang disemprotkan, sehingga orang perlu memilih tanaman organik yang bebas pestisida. Apakah di kulit buah yang kita gerogot tidak tersisa bahan kimia pengawet. Apa zat warna, penyedap, dan pengawetnya tidak berbahaya, dan dalam takaran yang diperkenankan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu apakah menu kita diolah secara benar? Apa kita gemar makan acar, ikan asin, beras putih (sosoh), air yang mengandung nitrat tinggi, atau oncom, kacang-kacangan yang tercemar jamur pembuat aflatoxin?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahaya menu mewah karena berisi lemak tinggi, tepung, dan gula berlebihan, boros garam, tetapi rendah karbohidrat serta kurang serat, selain bahaya bumbu, penyedap, pengawet, dan pewarna, serta zat kimia berbahaya lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menu mewah juga berasal dari menu olahan, buatan pabrik yang tampak lebih memikat, lezat, tetapi bertabiat jahat buat kesehatan. Menu restoran siap saji, cenderung menjadikan lemak sebagai sumber kalori.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih separuh porsi kalori diberikan oleh lemak dalam menu harian orang modern. Padahal, sehatnya jumlah kalori terbesar diperoleh dari karbohidrat (nasi, ubi, jagung, ketela). Selain itu, menu restoran dan menu mewah umumnya cenderung bukan barang segar. Selain kelewat lama diolah, bahan bakunya sudah lama disimpan, diawetkan, dan rusak oleh proses pemanasan selama dimasak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai usia lanjut tubuh memang terus membutuhkan protein. Protein hewani maupun protein nabati. Oleh karena protein hewani yang berasal dari daging merah (sapi, kambing, babi) banyak lemaknya, protein lebih sehat diperoleh dari ikan (ayam, kelinci, kalkun yang tergolong daging putih). Ikan laut lebih baik dari ikan tawar, karena selain protein, minyak ikan omega-3 dan omega-6 dari laut dalam (deep sea) berkualitas sebagai antikolesterol juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menu mewah cenderung memilih daging impor yang lebih mahal, meski tidak menyehatkan karena lebih banyak kandungan lemaknya. Dalam sehari, menu mewah rata-rata berisi seperlima ekor ayam potong atau daging yang setara, dan itu tidak menyehatkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konsumsi gula orang modern cenderung terus meningkat, rata-rata 25 kg/kapita/tahun. Orang Amerika, Australia, dan Kuba bahkan mencapai 60 kg/kapita/tahun. Konsumsi gula berlebihan jelas tidak menyehatkan karena bikin kegemukan (obesitas), memperberat kencing manis dan penyakit metabolik lainnya yang tergolong sebagai ''penyakit peradaban'', yakni jantung, kanker, kelainan usus diverticulitis, maupun kanker perut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain kelewat manis, menu mewah juga boros garam dapur. Rata-rata konsumsi garam dapur menu kita sepuluh kali lipat kebutuhan tubuh. Bisa jadi itu sebabnya kasus hipertensi meningkat di kalangan pemuja menu mewah, selain berbuntut kencing manis juga. Kita tahu kegemukan memicu munculnya diabetes, selain bangkitnya kanker payudara, prostat, atau usus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa? Karena menu mewah (yang rata-rata diolah high refined diet) akan mengubah flora (kuman penghuni) usus, dan merusak zat-zat pencernaan, sehingga berubah menjadi pemicu kanker (karsinogenik). Hal yang sama terjadi bila kita sering sembelit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila tinja berada lebih lama di dalam usus, bakteri usus berpeluang mengubah zat di sana menjadi karsinogenik. Kekurangan serat (fiber) dalam menu harian orang modern membuat rata-rata orang jadi sembelit dan tinggi angka kanker ususnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menu berlemak tinggi juga mengubah komposisi bakteri usus, sehingga berubah menjadi zat karsinogenik sang pencetus kanker usus. Menu berlemak tinggi juga mengubah keseimbangan hormon seks di dalam tubuh, sehingga tubuh lebih sensitif terhadap cetusan kanker payudara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita tahu, menu harian modern cenderung memakai campuran bahan kimia seperti formalin, pemanis buatan sakarin, aspartam, penyedap buatan, selain zar warna (tekstil rhodamine B), yang berefek buruk terhadap kesehatan. Efeknya mungkin tidak langsung nyata, melainkan karsinogenik bersifat kumulatif setelah sekian puluh tahun dikonsumsi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesehatan kita ditentukan oleh isi meja makan keluarga, selain oleh kebiasaan jajan atau memilih menu restoran. Kasus penyakit peradaban dagu berlipat (double chin), gara-gara lebih doyan menu restoran ketimbang menu rumah. Sesungguhnya, semakin sederhana dan alami suatu menu, semakin harus dipilih karena menyehatkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Sarapan Seperti Menu Pangeran&lt;br /&gt;Betul. Sarapan mestinya lebih lengkap dari sekadar mengisi perut belaka. Mengapa? Tubuh membutuhkan kelengkapan zat gizi agar kerja mesin tubuh seharian berlangsung optimal. Kekurangan protein, mineral, dan zat gizi esensial yang tubuh butuhkan dari sarapan, tak tergantikan oleh makan siang dan makan malam kalau sarapan seadanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agar tubuh bugar, sarapan memang perlu lengkap dan memadai (menu seimbang). Kinerja harian akan rendah saja bila tidak sarapan atau sarapan ala kadarnya saja, termasuk prestasi anak di sekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Menjaga Berat Badan Ideal&lt;br /&gt;Berat badan dipertahankan agar senantiasa ideal. Parameter kelebihan atau kekurangan makan dilihat dari naik-turunnya berat badan. Untuk mengetahui berat badan ideal dapat dihitung dengan formula Body Mass Index. BMI = berat badan (Kg) dibagi tinggi badan (M). Indeksnya berkisar 22-25. Lebih dari 25 dinilai gemuk, dan kurang dari 20 dinilai kurus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seseorang akan menjadi gemuk kalau kelebihan kalori. Kelebihan kalori belum tentu berarti sudah kecukupan zat gizi bila menu tidak tergolong menu seimbang. Gemuk tetapi kurang gizi sering terjadi kini. Sudah disebut kalau kalori terbanyak dalam menu mewah diperoleh dari lemak (gorengan, gajih, santan), sedangkan dari menu tradisional diperoleh dari kelebihan makan nasi (ubi, ketela, jagung, sagu).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Bergerak Badan Teratur&lt;br /&gt;Tidak perlu berolahraga khusus, cukup bergerak badan. Jalan kaki masih tergolong yang terbaik. Bukan jalan kaki santai, melainkan tergopoh-gopoh (brisk walking), dengan laju 100 meter/menit atau 6 km/jam, selama 40-50 menit, 5-6 kali seminggu. Atau kalau mau dihitung nilai aerobiknya, diukur dari denyut nadi. Dinilai cukup bila tercapai nilai 60-80 persen dari (220 � umur), dengan memperhatikan kondisi, dan ada tidaknya penyakit (jantung, diabetes).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Olahraga dan bergerak badan tidak menyembuhkan pembuluh darah yang sudah telanjur berkarat lemak (aterosklerosis), calon penyumbat pipa pembuluh koroner atau otak. Proses karat lemak itu sudah berlangsung sejak usia muda, berpuluh-puluh tahun apabila lemak darah (profil lipid) dibiarkan tinggi (kolesterol, trigliserida).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Tidak Merokok&lt;br /&gt;Asap rokok tergolong karsinogenik kuat. Orang modern berisiko kena kanker dari asap rokok dan menu mewah. Tidak ada cara mengurangi risiko terkena kanker dari rokok kecuali berhenti merokok. Tidak juga dengan memilih rokok jenis mild.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buat jantung, asap rokok ikut merusak pembuluh darah jantung, penambah tinggi hipertensi, dan efek bagusnya hanya memberi rasa segar (stimulans otak). Merokok termasuk salah satu risiko terkena jantung koroner maupun stroke.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perokok pasif sama berat, kalau bukan lebih berat dibanding perokok aktif. Perlu ditata ruang khusus merokok di setiap tempat-tempat umum. Kita juga tercemar ribuan zat dan gas di udara. Asap dan jelaga batu bara bila memasuk dengan campuran sulfur, asap mobil, gas CO, timah hitam (timbel), nikel, kadmium, berilium, selain ozon, dan hujan asam (akibat cemaran belerang).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, kalau saja ketaatan menjalani pola hidup sehat sudah tinggi sejak muda, dan sekarang pun belum terlambat memulainya, baik penyakit yang tak perlu terjadi maupun sekiranya membawa bakat terkena penyakit metabolik dan degeratif, tak perlu sampai menimpa diri kita. Bakat kencing manis dan darah tinggi mungkin tak perlu muncul. Begitu juga jika berbakat asam urat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan berpola hidup sehat sepanjang hayat, ada bonus umur lebih panjang dihadiahkan bagi hidup kita. Bukan saja tidak mati prematur dan bisa meraih umur yang lebih panjang, melainkan juga seperti cita-cita orang di negara maju kini, selain berumur panjang juga tetap sehat (healthy aging).&lt;br /&gt;(Sumber: GHS; Wartawan: Dr. Handrawan Nadesul).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber :  http://www.kompas.com/ver1/Kesehatan/0801/11/230902.htm&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/210183528859923961-4255892500802831886?l=theyandi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://theyandi.blogspot.com/feeds/4255892500802831886/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=210183528859923961&amp;postID=4255892500802831886' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/210183528859923961/posts/default/4255892500802831886'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/210183528859923961/posts/default/4255892500802831886'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://theyandi.blogspot.com/2008/03/tujuh-gaya-hidup-mencegah-sakit.html' title='Tujuh Gaya Hidup Mencegah Sakit'/><author><name>Yandi Arif</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10245698902578291391</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_m2FutthEBx4/R9qArA45u2I/AAAAAAAAADY/XBoBUbmGCgc/s72-c/i_can_be_healthy.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-210183528859923961.post-4034901614615538340</id><published>2008-03-11T11:14:00.000-07:00</published><updated>2008-12-08T19:10:16.084-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kesehatan'/><title type='text'>Susu Formula Bayi Yang Beredar Saat Ini Aman Dikonsumsi</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_m2FutthEBx4/R9bNGw45u1I/AAAAAAAAADQ/3cxxGBAFisE/s1600-h/susu+formula.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_m2FutthEBx4/R9bNGw45u1I/AAAAAAAAADQ/3cxxGBAFisE/s200/susu+formula.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5176550337795439442" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Susu bayi (formula) dan makanan bayi yang beredar saat ini aman dikonsumsi. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) tidak pernah mengeluarkan daftar susu yang aman dan berbahaya sebagaimana isu yang beredar di dalam mailing list. Kepala BPOM dr. Husniah Thamrin Akib mengatakan hal ini dalam acara jumpa pers di kantor Departemen Komunikasi dan Informatika, Jakarta, Jum’at 29 Februari 2008. Acara ini juga dihadiri Kepala Pusat Komunikasi Publik Depkes dr. Lily S. Sulistyowati, MM, Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dr. Sukman Tulus Putra, Bagian Mikro Biologi FMIPA IPB dr. Sri Budiarti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Kepala BPOM, semua produk pangan yang beredar di masyarakat telah menjalani pemeriksaan BPOM. Dengan demikian bila ada produk yang tidak memenuhi syarat uji mutu pangan dan gizi, maka otomatis tidak akan mendapat ijin edar. Selain itu, pengawasan produk pangan terhadap berbagai macam cemaran dilaksanakan secara rutin. “Susu formula dan makanan bayi termasuk prioritas untuk dilakukan pengujian,” tegas dr. Husniah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih lanjut ditegaskan, selama ini hasil pengujian BPOM terhadap susu formula menunjukkan produk susu formula di Indonesia memenuhi syarat untuk diedarkan. “Dalam 42 tahun sejak 1961 – 2003 penelitian di luar negeri, ditemukan 48 bayi yang terinfeksi Enterobacter Sakazaki (ES). Kasus ini terjadi khususnya pada bayi umur di bawah 1 bulan dengan sistem kekebalan tubuh rendah, berat lahir rendah (BBLR), bayi prematur, dan bayi pengidap AIDS,” jelas Husniah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Husniah menyatakan, minimal ada tiga kemungkinan seorang bayi tercemar susu formula yakni karena bahan baku yang tercemar, kontaminasi saat pasteurisasi dan kontaminasi saat penyiapan susu formula bagi bayi. Oleh karena itu ia menganjurkan pentingnya memberikan ASI Eksklusif (hanya air susu ibu saja) pada bayi umur 0 – 6 bulan sebagai pemberi kekebalan tubuh terbaik bagi bayi. Dengan demikian dapat mencegah cemaran mikroba ES. Namun bila ASI tidak dapat diberikan secara maksimal, penyiapan susu formula harus dilakukan secara higienis, mulai penyiapan dot, menyeduhnya, hingga menyajikannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketua Umum IDAI dr. Sukman T. Putra, Sp.A mencontohkan cara mengurangi risiko terinfeksi bakteri ES yaitu dengan membuat susu sekali diminum habis untuk menghindari susu berada di suhu ruang terlalu lama. Rebus air minum pembuat susu sampai mendidih dalam ketel/panci tertutup. Setelah mendidih, biarkan air tersebut dalam panci tertutup agar suhunya turun menjadi 700C. Tuangkan air sesuai dengan ukuran ke dalam botol susu yang telah disterilkan. Tambahkan susu bubuk sesuai takaran dan kebutuhan. Tutup kembali botol susu dan kocok sampai susu larut dengan baik. Dinginkan dengan merendam bagian bawah botol susu dengan air bersih dingin. Sisa susu yang telah dilarutkan dibuang setelah 2 jam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dr. Sukman T. Putra menyatakan bahwa sampai saat ini di Indonesia tidak didapatkan laporan pada kasus bayi dan anak yang diduga disebabkan oleh kuman yang berasal dari kontaminasi susu formula.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengenai penelitian tentang keberadaan bakteri ES dr. Sri Budiasih dari IPB menyatakan bahwa penelitian tersebut dilakukan tahun 2003 dengan sampling susu yang beredar pada masa itu. Penelitian ini dimaksudkan untuk mencari metoda yang lebih murah dalam menemukan bakteri ES dalam susu formula. Penelitian ini baru dipublikasikan tahun 2006. “Jadi saat ini produk yang digunakan saat pengujian itu tidak beredar lagi di masyarakat. Teruskan saja minum susu formula, sejauh tidak ada keluhan khusus pada bayi,” tegasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penelitian yang sempat meresahkan masyarakat khususnya para ibu yang memberikan susu formula pada bayinya, dilakukan peneliti dari IPB Dr. Sri Estuningsih dkk pada bayi tikus (mencit) sebagai binatang coba karena tidak mungkin dicobakan pada manusia. Sampel yang ditelitipun hanya sedikit yakni 5 sampel susu formula dan 6 sampel makanan bayi atau 22.73% dari 22 sample susu bayi dan 40% dari 15 sampel makanan bayi. Penelitiannya pun dilakukan pada tahun 2003 dan baru dipublikasikan tahun 2006 dalam situs IPB.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ASI Ekslusif merupakan makanan terbaik bagi bayi karena mengandung zat gizi paling sesuai untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi. Hal ini tertuang dalam Keputusan Menteri Kesehatan RI No. 450/MENKES/SK/IV/2004 yang ditetapkan tanggal 7 April 2004. Menkes menetapkan, pemberian ASI sejak umur 0 – 6 bulan dan dianjurkan dilanjutkan sampai anak berusia 2 tahun dengan pemberian makanan tambahan yang sesuai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berita ini disiarkan oleh Pusat Komunikasi Publik, Sekretariat Jenderal Departemen Kesehatan. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi melalui nomor telepon/faks: 021-5223002 dan 52960661, atau alamat e-mail puskom.publik@yahoo.co.id.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/210183528859923961-4034901614615538340?l=theyandi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://theyandi.blogspot.com/feeds/4034901614615538340/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=210183528859923961&amp;postID=4034901614615538340' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/210183528859923961/posts/default/4034901614615538340'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/210183528859923961/posts/default/4034901614615538340'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://theyandi.blogspot.com/2008/03/susu-formula-bayi-yang-beredar-saat-ini.html' title='Susu Formula Bayi Yang Beredar Saat Ini Aman Dikonsumsi'/><author><name>Yandi Arif</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10245698902578291391</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_m2FutthEBx4/R9bNGw45u1I/AAAAAAAAADQ/3cxxGBAFisE/s72-c/susu+formula.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-210183528859923961.post-4842713203996978956</id><published>2008-03-11T09:50:00.000-07:00</published><updated>2008-12-08T19:10:16.266-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kesehatan'/><title type='text'>Kerusakan Memori Anak Dapat Diperbaiki</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_m2FutthEBx4/R9bLQw45u0I/AAAAAAAAADI/P11pfpx1j-4/s1600-h/brain-gym-exercises.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_m2FutthEBx4/R9bLQw45u0I/AAAAAAAAADI/P11pfpx1j-4/s200/brain-gym-exercises.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5176548310570875714" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TIM ilmuwan Durham University, Inggris, berpendapat bahwa sebagian anak mendapatkan nilai buruk di sekolah bukan karena malas belajar, melainkan karena kerusakan memori.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akibat kerusakan memori, anak menjadi kesulitan mencerna informasi, entah pelajaran sejarah, atau pun aljabar. "Namun, kerusakan memori pada anak dapat diperbaiki dengan latihan memori. Sehingga potensi anak dapat ditingkatkan," ujar ketua tim peneliti, Dr Tracey Alloway, ilmuwan Durham University.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memori adalah ruang penyimpan informasi sementara dalam otak. Alloway mengungkapkan, memori bekerja mirip sebuah kotak penyimpan barang yang memiliki batas kapasitas penyimpanan. Anak-anak yang menderita kerusakan memori dapat dilatih untuk mengingat informasi-informasi yang relevan saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai contoh, ketika anak yang mengalami kerusakan memori harus belajar sejarah, anak itu tidak perlu membaca buku dari halaman pertama hingga halaman terakhir. Anak-anak yang bermemori normal mungkin bisa menyimpan informasi dari halaman pertama hingga terakhir pada buku tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;source: Okezone.com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/210183528859923961-4842713203996978956?l=theyandi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://theyandi.blogspot.com/feeds/4842713203996978956/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=210183528859923961&amp;postID=4842713203996978956' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/210183528859923961/posts/default/4842713203996978956'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/210183528859923961/posts/default/4842713203996978956'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://theyandi.blogspot.com/2008/03/kerusakan-memori-anak-dapat-diperbaiki.html' title='Kerusakan Memori Anak Dapat Diperbaiki'/><author><name>Yandi Arif</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10245698902578291391</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_m2FutthEBx4/R9bLQw45u0I/AAAAAAAAADI/P11pfpx1j-4/s72-c/brain-gym-exercises.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-210183528859923961.post-2994323186677239841</id><published>2008-03-04T17:07:00.000-08:00</published><updated>2008-12-08T19:10:16.766-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bisnis'/><title type='text'>Sekali lagi tentang viral marketing</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_m2FutthEBx4/R8606DdGoHI/AAAAAAAAAC4/ZeNh_xGjlyo/s1600-h/viral-marketing-strategies.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_m2FutthEBx4/R8606DdGoHI/AAAAAAAAAC4/ZeNh_xGjlyo/s200/viral-marketing-strategies.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5174271931348066418" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-right: 13.8pt;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-right: 13.8pt;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;D&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;ua tahun yang lalu, Saya dan teman-teman mencoba usaha membuka warung baso yang diberi label &lt;b&gt;Rumah Baso (RB)&lt;/b&gt;. Kebetulah ketika itu Saya baru belajar tentang sistem viral marketing (baca postingan sebelumnya tentang viral marketing). Terpikir di benak Saya untuk menerapkan sistem tersebut dalam marketing&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;RB.&lt;b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-right: 13.8pt;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-right: 13.8pt;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;D&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;engan cara &lt;i&gt;mengajak pelanggan sebagai member&lt;/i&gt;, dengan &lt;i&gt;kewajiban untuk makan baso&lt;/i&gt; dalam &lt;i&gt;jumlah tertentu perbulannya&lt;/i&gt;, dan apabila &lt;i&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;mengajak orang lain untuk makan baso di &lt;b&gt;Rumah Baso&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;, maka peluang untuk mendapat income menjadi lebih besar.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-right: 13.8pt;"&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-right: 13.8pt;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;A&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;pabila pelanggan berni&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;at menjadi member, maka akan mendapatkan 1 kartu anggota dan beberapa voucher untuk dibagikan. &lt;i&gt;Biaya pendaftaran&lt;/i&gt; Rp 20.000,- (bisa disesuaikan)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-right: 13.8pt;"&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-right: 13.8pt;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;B&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;aso bisa dijual dengan sistem paket. misalnya baso dan teh botol sosro. Katakanlah 1 porsi baso seharga Rp.5000,- ditambah 1 botol teh botol sostro seharga Rp 2000, maka akan berjumlah Rp.7000,-.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-right: 13.8pt;"&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-right: 13.8pt;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;D&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;an dalam 1 bulan&lt;i&gt;, pelanggan diwajibkan makan 4x&lt;/i&gt; sehingga pemasukan RB menjadi: 4 x Rp.7000,- &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-right: 13.8pt;"&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;=Rp 28.000,-/ bulan. Dan karena member dapat diskon, jadi Rp. 25.000. Total dana yang disisihkan perbulan adalah: 10% X Rp 25.000,-= Rp. 2500,- . &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-right: 13.8pt;"&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-right: 13.8pt;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="EN-US"  style="font-size:14;"&gt;U&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;ntuk pembagian dalam system jaringan, ada 2 alternatif yang diajukan:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-right: 13.8pt;"&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;h1 style="margin-right: 13.8pt; text-align: center; page-break-after: avoid;" align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;ALTERNATIF 1&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/h1&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-right: 13.8pt;"&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-right: 13.8pt;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="EN-US"  style="font-size:14;"&gt;D&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;ari&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Bagi hasil sebesar Rp. 2500 tsb dibagi menjadi 5 level sehingga masing2 level sebesar : Rp.500,- .&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-right: 13.8pt;"&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-right: 13.8pt;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="EN-US"  style="font-size:14;"&gt;M&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;asing-masing level terdiri dari 20 cabang, dengan kedalaman yaitu 5 level.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-right: 13.8pt;"&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-right: 13.8pt;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="EN-US"  style="font-size:14;"&gt;P&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;erhitungannya sebagai berikut:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-right: 13.8pt;"&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-right: 13.8pt;"&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;1 porsi baso + teh botol = Rp.7000,-&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-right: 13.8pt;"&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;4 porsi baso + teh botol = 4 x Rp.7000,- = Rp 28.000,- ( paket wajib/ bulan) . &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-right: 13.8pt;"&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;Paket 1 bulan dapat diskon jadi Rp. 25.000,-&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-right: 13.8pt;"&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-right: 13.8pt;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="EN-US"  style="font-size:14;"&gt;D&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;ari omset penjualan paket wajib/ bulan disisihkan 10%&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;(Rp.2.500,-) untuk dibagi ke 5 level. (masing-masing 2% / level&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;(Rp.500,- / level)).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-right: 13.8pt;"&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-right: 13.8pt;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="EN-US"  style="font-size:14;"&gt;T&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;iap level terdiri dari 20 cabang yang ditandai dengan 20 voucher saham&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-right: 13.8pt;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IT"  style="font-size:14;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-right: 13.8pt;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IT"  style="font-size:14;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-right: 13.8pt;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IT"  style="font-size:14;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-right: 13.8pt;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IT"  style="font-size:14;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-right: 13.8pt;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_m2FutthEBx4/R833QzdGoDI/AAAAAAAAACY/EgBLFMPvYko/s1600-h/tabel+viral1.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 406px; height: 99px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_m2FutthEBx4/R833QzdGoDI/AAAAAAAAACY/EgBLFMPvYko/s200/tabel+viral1.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5174063414980812850" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-right: 13.8pt;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IT"  style="font-size:14;"&gt;K&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;artu anggota diberikan tanda berupa barcode dan dibaca dengan bar code reader.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-right: 13.8pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-right: 13.8pt;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IT"  style="font-size:14;"&gt;K&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;artu anggota bisa diisi ulang dengan biaya Rp.10.000,- dan mendapatkan 20 voucher untuk dipromosikan secara viral marketing.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-right: 13.8pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;h3 style="margin-right: 13.8pt; text-align: center; page-break-after: avoid;" align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;ALTERNATIF 2&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/h3&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-right: 13.8pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-right: 13.8pt;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IT"  style="font-size:14;"&gt;D&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;ari&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Bagi hasil sebesar Rp. 2500 tsb dibagi menjadi 10 level sehingga masing2 sebesar : Rp.250,- .&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-right: 13.8pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-right: 13.8pt;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="EN-US"  style="font-size:14;"&gt;M&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;asing-masing level terdiri dari 3 cabang, dengan kedalaman yaitu 10 level.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-right: 13.8pt;"&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-right: 13.8pt;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="EN-US"  style="font-size:14;"&gt;P&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;erhitungannya sebagai berikut:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-right: 13.8pt;"&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-right: 13.8pt;"&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;1 porsi baso + teh botol = Rp.7000,-&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-right: 13.8pt;"&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;4 porsi baso + teh botol = 4 x Rp.7000,- = Rp 28.000,- ( paket wajib/ bulan) . &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-right: 13.8pt;"&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;Paket 1 bulan dapat diskon jadi Rp. 25.000,-&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-right: 13.8pt;"&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-right: 13.8pt;"&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;Dari penjualan paket wajib/ bulan disisihkan 10%&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;(Rp.2.500,-) untuk dibagi ke 10 level. (masing-masing 1% / level&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;(Rp.250,- / level)).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-right: 13.8pt;"&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-right: 13.8pt;"&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;Tiap level terdiri dari 5 cabang yang ditandai dengan 5 voucher.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-right: 13.8pt;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_m2FutthEBx4/R833ZTdGoEI/AAAAAAAAACg/wb57rtPSzws/s1600-h/tabel+viral2.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 394px; height: 145px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_m2FutthEBx4/R833ZTdGoEI/AAAAAAAAACg/wb57rtPSzws/s200/tabel+viral2.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5174063561009700930" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-right: 13.8pt;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IT"  style="font-size:14;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-right: 13.8pt;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IT"  style="font-size:14;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-right: 13.8pt;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IT"  style="font-size:14;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-right: 13.8pt;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IT"  style="font-size:14;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-right: 13.8pt;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IT"  style="font-size:14;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-right: 13.8pt;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IT"  style="font-size:14;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-right: 13.8pt;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IT"  style="font-size:14;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-right: 13.8pt;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IT"  style="font-size:14;"&gt;K&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;artu anggota diberikan tanda berupa barcode dan dibaca dengan bar code reader.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-right: 13.8pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-right: 13.8pt;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IT"  style="font-size:14;"&gt;K&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;artu anggota bisa diisi ulang dengan biaya Rp.5.000,- (untuk ganti cetak) dan mendapatkan 5 voucher untuk dipromosikan secara viral marketing.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-right: 13.8pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-right: 13.8pt;"&gt;&lt;b&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;h4 style="margin-right: 13.8pt; text-align: center; page-break-after: avoid;" align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;CATATAN TAMBAHAN&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/h4&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-right: 13.8pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-right: 13.8pt;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IT"  style="font-size:14;"&gt;A&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;pabila member, tidak memenuhi target pembelian dalam 1 bulan, maka member tersebut tidak mendapatkan bonus penjualan dan posisi member tersebut akan dilewati oleh member dibawahnya. dan apabila bulan berikutnya, ia belanja memenuhi target, maka ia akan kembali ke posisi semula.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-right: 13.8pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-right: 13.8pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-right: 13.8pt;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;KESIMPULAN:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-right: 13.8pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-right: 13.8pt;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IT"  style="font-size:14;"&gt;M&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;engingat betapa besar manfaat yang diperoleh oleh&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;b&gt;Rumah Baso&lt;/b&gt; dan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Pelanggan, maka investasi yang dilakukan untuk membentuk system, bukanlah sesuatu yang mubazir. Terlalu lama menunggu dan menimbang-nimbang, bisa memperlambat percepatan usaha.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-right: 13.8pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-right: 13.8pt;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IT"  style="font-size:14;"&gt;P&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;ada awalnya margin yang diperoleh oleh &lt;b&gt;Rumah Baso&lt;/b&gt; akan berkurang 10% , tapi dengan bertambahnya pelanggan baru dan semakin loyalnya pelanggan lama, maka omset akan meningkat secara deret ukur.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-right: 13.8pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-right: 13.8pt;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IT"  style="font-size:14;"&gt;U&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;ntuk pelanggan, disamping mendapatkan harga diskon per paket, mereka pun mendapatkan penghasilan dengan cara mempromosikan &lt;b&gt;Rumah Baso&lt;/b&gt; ke orang sekitarnya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-right: 13.8pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-right: 13.8pt;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IT"  style="font-size:14;"&gt;W&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;alau&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;recehan yang diterima , tapi apabila dikalikan dengan angka jutaan tentu suatu hal yang menggiurkan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-right: 13.8pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-right: 13.8pt;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;Y&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;ang harus disiapkan adalah infrastruktural berupa Tekhnologi Informasi disertai barcode reader . Dengan dukungan TI tersebut kita bisa mengetahui jumlah omset penjualan dan omset jaringan dari Usaha kita itu.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Akan lebih bagus lagi jika usaha yang kita jalankan memungkinkan untuk dilakukannya Repeat order&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-right: 13.8pt;"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-right: 13.8pt;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;S&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;ayang sekali sebelum ide ini terlaksana, RB yang baru buka 1 tahun terpaksa bubar karena kendala eksternal seperti isu baso tikus, baso formalin dan ada program pemerintah berupa pembuatan median jalan sehingga lokasi parkir menjadi sempit dan sulit sehingga pelanggan berkurang drastis. Juga ada kendala internal lainnya. Mungkin di sistem ini akan saya terapkan dalam berikutnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-right: 13.8pt;"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-right: 13.8pt;"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Ada beberapa usaha yang saya ketahui menggunakan system viral marketing ini, contohnya bisa diklik di &lt;a href="http://plazakita.com/index.php?id=yandizt"&gt;sini&lt;/a&gt;.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-right: 13.8pt;"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-right: 13.8pt;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="EN-US"  style="font-size:14;"&gt;D&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;emikian, Salam Sukses Luar Biasa&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-right: 13.8pt;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-right: 13.8pt;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;(Y&amp;amp;i- dari berbagai sumber dan pengalaman)&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-right: 13.8pt;"&gt;http://theyandi.blogspot.com&lt;br /&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-right: 13.8pt;"&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-right: 13.8pt;"&gt;&lt;span style="font-size:10;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/210183528859923961-2994323186677239841?l=theyandi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://theyandi.blogspot.com/feeds/2994323186677239841/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=210183528859923961&amp;postID=2994323186677239841' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/210183528859923961/posts/default/2994323186677239841'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/210183528859923961/posts/default/2994323186677239841'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://theyandi.blogspot.com/2008/03/sekali-lagi-tentang-viral-marketing.html' title='Sekali lagi tentang viral marketing'/><author><name>Yandi Arif</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10245698902578291391</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_m2FutthEBx4/R8606DdGoHI/AAAAAAAAAC4/ZeNh_xGjlyo/s72-c/viral-marketing-strategies.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-210183528859923961.post-8895659209256166286</id><published>2008-03-04T16:55:00.000-08:00</published><updated>2008-12-08T19:10:17.068-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tips Medis'/><title type='text'>Menurunkan Tekanan Darah Tinggi dengan mengatur pola hidup</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_m2FutthEBx4/R86zcjdGoGI/AAAAAAAAACw/WQaSu0r91Us/s1600-h/sphygmo.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_m2FutthEBx4/R86zcjdGoGI/AAAAAAAAACw/WQaSu0r91Us/s200/sphygmo.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5174270325030297698" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:10;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Tekanan Darah tinggi yang tidak diobati dan dikendalikan bisa menyebabkan penyakit- penyakit yang berbahaya di kemudian hari. Dari mulai stroke, payah jantung, gangguan ginjal, sakit kepala dan sebagainya.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Kapan Seseorang dikatakan menderita tekanan darah tinggi?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Yang paling terukur adalah melakukan pemeriksaan tekanan darah tinggi menggunakan sphygmomanometer. The Seventh Report of the Joint National Committee&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;(JNC7) dilakukan klasifikasi tekanan darah berdasarkan berikut (dilihat dari tekanan darah systole (atas) dan tekanan darah Diastole (bawah):&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;table class="MsoTableGrid" style="border: medium none ; border-collapse: collapse;" border="1" cellpadding="0" cellspacing="0"&gt;  &lt;tbody&gt;&lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="border: 1pt solid windowtext; padding: 0cm 5.4pt; width: 147.6pt;" valign="top" width="197"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;Klasifikasi tekanan darah&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td color="windowtext windowtext windowtext -moz-use-text-color" style="border-style: solid solid solid none; padding: 0cm 5.4pt; width: 147.6pt;" valign="top" width="197"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;Sistole (mmHg)&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td color="windowtext windowtext windowtext -moz-use-text-color" style="border-style: solid solid solid none; padding: 0cm 5.4pt; width: 147.6pt;" valign="top" width="197"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;Diastole (mmHg)&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid; padding: 0cm 5.4pt; width: 147.6pt;" valign="top" width="197"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;Normal&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;Prehipertensi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;Hipertensi   Stadium 1&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;Hipertensi   Stadium 2&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0cm 5.4pt; width: 147.6pt;" valign="top" width="197"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;&lt;120&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;120 – 139&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;140 – 159&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;&gt;=160&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0cm 5.4pt; width: 147.6pt;" valign="top" width="197"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;Dan &lt;80&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;Atau 80-89&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;Atau 90-99&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;Atau &gt;=100&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;Tidak semua derajat tekanan darah menggunakan obat, yang membutuhkan obat-obatan adalah hipertensi stadium 1 dan 2, sedangkan prehipertensi atau&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;tekanan darah normal yang disertai komplikasi diabetes atau gagal ginjal kronis, cukup diatasi dengan modifikasi gaya hidup. Tentu saja pengaturan gaya hidup ini berlaku juga untuk hipertensi stadium 1 dan 2.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;Mungkin sering kita dengar dari dokter, atau baca di majalah, koran dan sebagainya mengenai pengaturan gaya hidup ini. Tapi yang disampaikan masih belum jelas, termasuk bagaimana dan target apa yang dicapai.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Dalam journal yang dikeluarkan oleh National Heart, Lung and Blood Institute U.S Departement of Health and Human Service, disebutkan tentang panduan dalam modifikasi gaya hidup itu seperti di bawah ini:&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;table class="MsoTableGrid" style="border: medium none ; border-collapse: collapse;" border="1" cellpadding="0" cellspacing="0"&gt;  &lt;tbody&gt;&lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="border: 1pt solid windowtext; padding: 0cm 5.4pt; width: 147.6pt;" valign="top" width="197"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;Modifikasi&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: solid solid solid none; border-color: windowtext windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: 1pt 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 147.6pt;" valign="top" width="197"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;Rekomendasi&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: solid solid solid none; border-color: windowtext windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: 1pt 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 147.6pt;" valign="top" width="197"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Perkiraan   Penurunan tekanan darah sistole&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid; padding: 0cm 5.4pt; width: 147.6pt;" valign="top" width="197"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Pengurangan   berat badan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0cm 5.4pt; width: 147.6pt;" valign="top" width="197"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;Dipertahankan dalam body mass index (18,5 – 24,9 kg/m&lt;sup&gt;2&lt;/sup&gt;)&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0cm 5.4pt; width: 147.6pt;" valign="top" width="197"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;5-20 mmHg / 10 kg pengurangan berat badan&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid; padding: 0cm 5.4pt; width: 147.6pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext;" valign="top" width="197"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;Pengaturan diet&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0cm 5.4pt; width: 147.6pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" valign="top" width="197"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;Makan banyak buah, sayur dan produk rendah lemak jenuh &lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0cm 5.4pt; width: 147.6pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" valign="top" width="197"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;8-14 mmHg&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid; padding: 0cm 5.4pt; width: 147.6pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext;" valign="top" width="197"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;Diet rendah garam&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0cm 5.4pt; width: 147.6pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" valign="top" width="197"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="PT-BR"&gt;Tak lebih   dari 2,4 g natrium atau 6 gram natrium khlorida (garam dapur) / per hari&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0cm 5.4pt; width: 147.6pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" valign="top" width="197"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="PT-BR"&gt;2- 8 mmHg&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td color="-moz-use-text-color windowtext windowtext" style="border-style: none solid solid; padding: 0cm 5.4pt; width: 147.6pt;" valign="top" width="197"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="PT-BR"&gt;Aktifitas   Fisik&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0cm 5.4pt; width: 147.6pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" valign="top" width="197"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Olahraga   aerobik misal jalan cepat selama 30 menit&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td  style="border-style: none solid solid none; padding: 0cm 5.4pt; width: 147.6pt;color:-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" valign="top" width="197"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;4-9 mmHg&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td color="-moz-use-text-color windowtext windowtext" style="border-style: none solid solid; padding: 0cm 5.4pt; width: 147.6pt;" valign="top" width="197"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Pengurangan   konsumsi alkohol&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td color="-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color" style="border-style: none solid solid none; padding: 0cm 5.4pt; width: 147.6pt;" valign="top" width="197"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Sebaiknya tidak   mengkonsumsi atau minimal 2 kali minum (1 oz atau 30 ml ethanol)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td color="-moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color" style="border-style: none solid solid none; padding: 0cm 5.4pt; width: 147.6pt;" valign="top" width="197"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;2-4 mmHg&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 216pt;"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="font-size:10;"&gt;Keterangan:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 216pt;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="font-size:10;"&gt;Body Mass Indeks (BMI) diukur dengan rumus:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 216pt;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span lang="PT-BR"  style="font-size:10;"&gt;BMI= BB (kg) /&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;(tinggi badan dalam meter)&lt;sup&gt;2&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/sup&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 216pt;"&gt;&lt;span lang="IT"  style="font-size:10;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;BMI dipertahankan dalam rentang 18,5 -24,9 kg/m&lt;sup&gt;2&lt;/sup&gt;&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;Demikian, semoga bermanfaat&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;(Y&amp;amp;i-dari berbagai sumber)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/210183528859923961-8895659209256166286?l=theyandi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://theyandi.blogspot.com/feeds/8895659209256166286/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=210183528859923961&amp;postID=8895659209256166286' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/210183528859923961/posts/default/8895659209256166286'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/210183528859923961/posts/default/8895659209256166286'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://theyandi.blogspot.com/2008/03/menurunkan-tekanan-darah-tinggi-dengan.html' title='Menurunkan Tekanan Darah Tinggi dengan mengatur pola hidup'/><author><name>Yandi Arif</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10245698902578291391</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_m2FutthEBx4/R86zcjdGoGI/AAAAAAAAACw/WQaSu0r91Us/s72-c/sphygmo.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-210183528859923961.post-878238273577101962</id><published>2008-02-29T19:35:00.000-08:00</published><updated>2008-12-08T19:10:17.778-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bisnis'/><title type='text'>Pinjamlah Uang Ketika Anda mampu, bukan ketika membutuhkannya.</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_m2FutthEBx4/R8jWfagXU4I/AAAAAAAAAB4/QF2lFTwHBik/s1600-h/debt.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_m2FutthEBx4/R8jWfagXU4I/AAAAAAAAAB4/QF2lFTwHBik/s200/debt.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5172620007214371714" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Judul di atas adalah nasihat bisnis yang diberikan oleh Al Casey, mantan Chairman dan CEO American Airlines. Aneh memang, bukankah kita biasanya pinjam uang ketika kita butuh, bukan ketika kita mampu? Seorang pengusaha Indonesia alumni Entrepreuneur University, Miming Pangarah, mengatakan dia merasa sukses apabila bisa mendapatkan hutang lebih besar lagi. Lagi-lagi hutang!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hutang nampaknya tidak bisa lepas dari sosok pengusaha. Baik pengusaha yang sudah mapan, apalagi pengusaha yang baru merintis. Memang banyak juga pengusaha yang tidak pernah terlibat hutang sama sekali. Hutang bagi pengusaha adalah hal yang lumrah, baik hutang ke bank, hutang ke distributor, hutang sewa dan macam macam hutang lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sini kita mencoba bagi hutang menjadi dua macam, hutang produktif dan hutang tak produktif. Hutang produktif adalah hutang yang dilakukan untuk memulai usaha atau pengembangan usaha, sehingga pembayaran cicilan hutang tersebut berasal dari hasil usaha itu sendiri. Sedangkan hutang tak produktif adalah hutang yang dilakukan bukan untuk usaha, misalnya untuk konsumtif, sehingga pembayaran hutang berasal dari gaji atau simpanan kita. Ketika kita berhutang,terutama hutang produktif, kita harus bisa memikirkan bagaimana pengembalian hutang itu. Untuk itu sebaiknya kita punya sumber cadangan darurat untuk pembayaran hutang tersebut, manakala usaha kita belum profit. Kalo kita masih berstatus sebagai karyawan yang belajar berbisnis, mungkin cadangan pembayaran berasal dari gaji kita. Benar seperti dikatakan Al Casey, pinjamlah uang ketika kita mampu, bukan ketika kita butuh. Jadi kita pinjam uang bukan untuk memenuhi kebutuhan kita, tapi justru untuk memperbesar penghasilan atau asset kita. Itulah inti dari hutang produktif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Asal hutang produktif bisa berasal dari macam-macam. Bisa dari Bank, Relasi, Keluarga dan kartu kredit. Saya akan mencoba mengulas sedikit strategi berhutang melalui kartu kredit karena sangat menarik dan menantang. Untuk bermain dengan kartu kredit, ada tips yang pernah diberikan oleh salah seorang relasi saya. Misalnya kita punya 5 kartu kredit yang masing-masing mempunyai limit 5 juta. Di hari pertama kita lakukan penarikan Rp 5 juta dari kartu kredit ke-1, hari kedua dilakukan lagi penarikan Rp 5 juta dari kartu kredit ke-2, hari ketiga dilakukan lagi penarikan Rp.5 juta dari kartu kredit ke-3 dan seterusnya. Sehingga di hari ke-5 sudah terkumpul dana Rp 25 juta. Nah dari modal awal itu kita bisa mulai melakukan usaha apa yang kita inginkan. Sekarang bagaimana pembayarannya? Nah disini letak seninya. Ketika jatuh tempo kartu kredit ke-1 sudah tiba, kita lakukan pembayaran total tagihan kartu kredit ke-1 yaitu sebesar Rp.5 juta dari hasil usaha kita atau dari dana cadangan dulu jika usaha kita belum menghasilkan. Dalam hukum perbankan menurut teman saya itu, apabila kita sudah melunasi tagihan kartu kredit, maka dalam waktu 24 jam kita sudah bisa melakukan penarikan kredit baru. Rumus itulah yang dipakai untuk menutupi tagihan kartu kredit ke-2 s/d ke-5.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Caranya bagaimana?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita lakukan penarikan dari kartu kredit ke-1 sebesar Rp 5juta kemudian uang tersebut digunakan untuk membayar total tagihan kartu kredit ke-2. Setelah 24 jam pembayaran total tagihan kartu kredit ke-2, kita lakukan lagi penarikan sebesar Rp 5 juta dari kartu kredit ke-2. Uang tersebut kemudian digunakan untuk pembayaran total tagihan untuk kartu kredit ke-3. Dan demikian seterusnya.&lt;br /&gt;Memang sepintas terlihat seperti gali lubang tutup lubang, tapi cara ini cukup masuk akal dan kelihatannya ampuh untuk memenuhi modal awal dalam waktu yang singkat.&lt;br /&gt;Tapi syarat yang harus dipenuhi adalah kita mempunyai manajemen waktu yang baik serta usaha yang akan kita jalankan cukup prospektif atau kita mempunyai cadangan modal sebesar 1/(jumlah kartu kredit) dari jumlah total pinjaman perbulannya. Misal seperti contoh di atas, jika total pinjaman kartu kredit sebesar Rp 25 juta dari 5 kartu kredit dan masing-masing pinjaman Rp 5 juta maka kita harus punya dana cadangan/keuntungan usaha perbulan sebesar = 1/5 x Rp 25 juta =Rp 5 juta. Itulah cara membuat kartu kredit kita lebih produktif. Luar biasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terus terang Saya sendiri belum pernah mencoba karena kartu kredit saya cuma satu. Mungkin lain waktu jika ada rencana pengembangan usaha. Jika ada teman pembaca yang pernah mencoba, atau ada tips lain bisa disharing disini. Terima kasih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Y&amp;amp;i- dari berbagai sumber)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/210183528859923961-878238273577101962?l=theyandi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://theyandi.blogspot.com/feeds/878238273577101962/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=210183528859923961&amp;postID=878238273577101962' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/210183528859923961/posts/default/878238273577101962'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/210183528859923961/posts/default/878238273577101962'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://theyandi.blogspot.com/2008/02/pinjamlah-uang-ketika-anda-mampu-bukan.html' title='Pinjamlah Uang Ketika Anda mampu, bukan ketika membutuhkannya.'/><author><name>Yandi Arif</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10245698902578291391</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_m2FutthEBx4/R8jWfagXU4I/AAAAAAAAAB4/QF2lFTwHBik/s72-c/debt.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-210183528859923961.post-7610862235707001045</id><published>2008-02-28T22:41:00.001-08:00</published><updated>2008-12-08T19:10:18.026-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Gawat Darurat'/><title type='text'>Pertolongan Pertama Pada Keracunan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_m2FutthEBx4/R8jXkqgXU5I/AAAAAAAAACA/9XHW6jFjqNw/s1600-h/minum+racun.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5172621196920312722" style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_m2FutthEBx4/R8jXkqgXU5I/AAAAAAAAACA/9XHW6jFjqNw/s200/minum+racun.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.wpclipart.com/medical/symbols/poison_sign.png"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:black;"  &gt;Mungkin kita sering mendengar berita di Koran, majalah, atau televisi bahwa sekelompok pekerja di pabrik tiba-tiba muntah dan pusing setelah melahap jatah makan siang yang disediakan oleh catering. Atau tamu undangan yang tiba-tiba mencret setelah menyantap hidangan dalam acara pesta pernikahan. Kira-kira apa yang ada di pikiran kita? Keracunan kah? &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:black;"  &gt;&lt;span style="font-size:0;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:black;"  &gt;Ya betul kita bisa mencurigai seseorang dicurigai menderita keracunan bila :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 35.45pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:black;"  &gt;&lt;span style="font-size:0;"&gt;1.&lt;span style="font-size:0;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:black;"  &gt;Seorang yang sehat &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:red;"  &gt;mendadak sakit&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:black;"  &gt;.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 35.45pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:black;"   lang="FI"&gt;&lt;span style="font-size:0;"&gt;2.&lt;span style="font-size:0;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:black;"  &gt;&lt;span lang="FI"&gt;Gejalanya tak sesuai dengan suatu kadaan patologik tertentu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 35.45pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:black;"   lang="FI"&gt;&lt;span style="font-size:0;"&gt;3.&lt;span style="font-size:0;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:black;"   lang="FI"&gt;&lt;span style="font-size:0;"&gt; &lt;/span&gt;Gejalanya menjadi cepat karena dosis yang besar.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 35.45pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:black;"   lang="FI"&gt;&lt;span style="font-size:0;"&gt;4.&lt;span style="font-size:0;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:black;"   lang="FI"&gt;Keracunan kronik diduga bila penggunaan obat dalam waktu yang lama atau lingkungan pekerjaan yang berhubungan dengan zat-zat kimia.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:black;"   lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Keracunan adalah &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:red;"   lang="FI"&gt;masuknya suatu zat&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:black;"   lang="FI"&gt; kedalam tubuh kita yang dapat &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:red;"   lang="FI"&gt;mengganggu kesehatan&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:black;"   lang="FI"&gt; bahkan dapat mengakibatkan kematian.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:black;"   lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;Zat yang dapat menimbulkan keracunan dapat berbentuk :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;ol style="margin-top: 0cm;" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal"  style="color:black;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Padat, misalnya obat-obatan, makanan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"  style="color:black;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Gas, misalnya CO&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"  style="color:black;"&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;Cair, misalnya alcohol, bensin, minyak tanah, zat kimia.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:black;"  &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Seseorang dapat mengalami keracunan dengan cara :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;ol style="margin-top: 0cm;" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal"  style="color:black;"&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;Tertelan melalui mulut, keracunan makanan, minuman.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"  style="color:black;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Terhisap melalui hidung, misalnya keracunan gas CO&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"  style="color:black;"&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;Terserap melalui kulit/mata, misalnya keracunan zat kimia&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:black;"   lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Berikut ini adalah Macam-Macam Keracunan yang sering terjadi di masyarakat&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:black;"   lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:black;"   lang="FI"&gt;1.Keracunan Alkohol&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:black;"   lang="FI"&gt;Gejala keracunan alkohol :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;ol style="margin-top: 0cm;" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal"  style="color:black;"&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;Kekacauan mental&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"  style="color:red;"&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;Pupil mata dilatasi (melebar)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"  style="color:black;"&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;Sering muntah-muntah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"  style="color:black;"&gt;&lt;span lang="FI"&gt;Bau alkohol&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:black;"   lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Apa yang dapat dilakukan sebagai pertolongan awal :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:black;"  &gt;&lt;span style="font-size:0;"&gt;1.&lt;span style="font-size:0;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:black;"  &gt;Upayakan &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:red;"  &gt;muntah&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:black;"  &gt; bila pasien sadar&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:red;"  &gt;&lt;span style="font-size:0;"&gt;2.&lt;span style="font-size:0;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:black;"  &gt;Pertahankan agar &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:red;"  &gt;pernapasan baik&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:red;"  &gt;&lt;span style="font-size:0;"&gt;3.&lt;span style="font-size:0;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:black;"  &gt;Bila sadar, beri minum &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:red;"  &gt;kopi hitam&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:black;"  &gt;&lt;span style="font-size:0;"&gt;4.&lt;span style="font-size:0;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:black;"  &gt;Bawa ke sarana kesehatan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:black;"  &gt;2. Keracunan asetosal/aspirin/naspro&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:black;"  &gt;Gejala keracunan&lt;span style="font-size:0;"&gt; &lt;/span&gt;asetosal/aspirin/naspro :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;ol style="margin-top: 0cm;" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal"  style="color:black;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Nafas dan nadi cepat&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"  style="color:black;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Gelisah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"  style="color:black;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Nyeri perut&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"  style="color:black;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Muntah (sering bercampur darah)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"  style="color:black;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Sakit kepala&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:black;"   lang="FI"&gt;Apa yang dapat dilakukan sebagai pertolongan pertama :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;ol style="margin-top: 0cm;" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal"  style="color:black;"&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;Upayakan pertolongan dengan membuat nyaman pasien&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"  style="color:red;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:black;"   lang="PT-BR"&gt;Bila sadar beri &lt;/span&gt;&lt;span  lang="PT-BR" style="font-family:Arial;"&gt;minum air atau susu&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"  style="color:black;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Bawa ke sarana kesehatan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:black;"  &gt;3. Keracunan luminal dan obat tidur sejenisnya &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:black;"  &gt;Gejala keracunan luminal dan obat tidur sejenisnya :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;ol style="margin-top: 0cm;" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal"  style="color:black;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Refleks berkurang&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"  style="color:red;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Depresi pernapasan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"  style="color:black;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Pupil kecil &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Wingdings;"&gt;à&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt; akhirnya dilatasi (me&lt;/span&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;lebar)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"  style="color:black;"&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;Shock &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Wingdings;"&gt;à&lt;/span&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt; bisa koma&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:black;"   lang="FI"&gt;Apa yang dapat dilakukan sebagai pertolongan Pertama :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;ol style="margin-top: 0cm;" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal"  style="color:black;"&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;Bila penderita &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:red;"   lang="FI"&gt;sadar&lt;/span&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;, berikan &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:red;"   lang="FI"&gt;minum hangat&lt;/span&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt; serta upayakan agar penderita muntah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"  style="color:red;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:black;"   lang="FI"&gt;Bila penderita &lt;/span&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;tidak sadar&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:black;"   lang="FI"&gt;, bersihkan &lt;/span&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;saluran pernapasan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"  style="color:black;"&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;Penderita dibawa ke sarana kesehatan terdekat&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:black;"   lang="FI"&gt;4.Keracunan arsen/racun tikus :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:black;"   lang="FI"&gt;Gejala keracunan arsen/racun tikus :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;ol style="margin-top: 0cm;" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal"  style="color:black;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Perut dan tenggorokan terasa terbakar&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"  style="color:black;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Muntah, mulut kering&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"  style="color:black;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:red;"  &gt;Buang air besar&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt; seperti air cucian beras.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"  style="color:red;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:black;"  &gt;Nafas dan kotoran &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;berbau bawang&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"  style="color:black;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Kejang &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Wingdings;"&gt;à&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt; syok&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:black;"  &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:black;"   lang="FI"&gt;Apa yang dapat dilakukan sebagai pertolongan pertama :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;ol style="margin-top: 0cm;" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal"  style="color:red;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:black;"   lang="FI"&gt;Usahakan agar &lt;/span&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;dimuntahkan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"  style="color:red;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:black;"   lang="FI"&gt;Beri minum hangat /susu atau larutan &lt;/span&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;norit&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"  style="color:black;"&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;Segera kirim ke puskesmas/rumah sakit&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:black;"  &gt;5.Keracunan bensin/minyak tanah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:black;"   lang="FI"&gt;Gejala keracunan bensin/minyak tanah :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;ol style="margin-top: 0cm;" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal"  style="color:black;"&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;Inhalasi : nyeri kepala, mual,lemah, sesak nafas&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"  style="color:black;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Ditelan&lt;span style="font-size:0;"&gt; &lt;/span&gt;: Muntah,diare, sangat berbahaya jika terjadi aspirasi (terhisap saluran pernafasan)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:black;"  &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:black;"   lang="FI"&gt;Apa yang dapat dilakukan sebagai pertolongan pertama :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;ol style="margin-top: 0cm;" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal"  style="color:red;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Jangan lakukan muntah buatan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"  style="color:red;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:black;"  &gt;Beri minum &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;air hangat&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"  style="color:black;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Segera kirim kepuskesmas/rumah sakit&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:black;"  &gt;6.Keracunan makanan laut&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:black;"   lang="FI"&gt;Beberapa jenis makanan laut seperti kepiting, rajungan dan ikan lautnya dapat menyebabkan keracunan ;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:black;"  &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Gejala :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;ol style="margin-top: 0cm;" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal"  style="color:black;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Masa laten 1/3 – 4 jam&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"  style="color:red;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:black;"  &gt;Rasa &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;panas disekitar mulut&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"  style="color:red;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:black;"  &gt;Rasa &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;baal pada ekstremitas&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"  style="color:black;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Lemah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"  style="color:black;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Mual, muntah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"  style="color:black;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Nyeri perut dan diare&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:black;"   lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Apa yang dapat dilakukan sebagai pertolongan pertama:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;ol style="margin-top: 0cm;" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal"  style="color:red;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:black;"  &gt;Netralisir dengan &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;cairan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"  style="color:red;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:black;"  &gt;Upayakan &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;muntah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:red;"  &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:black;"  &gt;7.Keracunan jengkol &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:black;"  &gt;Keracunan jengkol terjadi karena terbentuknya kristal asam jengkol dalam saluran kencing.&lt;span style="font-size:0;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Ada&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; beberapa hal yang diduga mempengaruhi timbulnya keracunan yaitu jumlah yang dimakan, cara penghidangan dan makanan penyerta lainnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:black;"  &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Gejala :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;ol style="margin-top: 0cm;" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal"  style="color:red;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:black;"  &gt;Nafas, mulut dan air kemih penderita &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;berbau jengkol&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"  style="color:black;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:red;"   lang="FI"&gt;Sakit pinggang&lt;/span&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt; yang diserta sakit perut&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"  style="color:red;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Nyer&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:black;"  &gt;i waktu &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;buang air kecil&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"  style="color:black;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Buang air kecil disertai darah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:black;"   lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Apa yang dapat dilakukan sebagai pertolongan pertama:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;ol style="margin-top: 0cm;" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal"  style="color:red;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:black;"  &gt;minum &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;air putih yang banyak&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"  style="color:black;"&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;Obat &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:red;"   lang="FI"&gt;penghilang rasa sakit&lt;/span&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt; dapat diberikan untuk menghilangkan rasa sakitnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"  style="color:black;"&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;Segera kirim ke puskesmas / rumah sakit&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:black;"   lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:black;"  &gt;8.Keracunan jamur&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:black;"   lang="PT-BR"&gt;Gejala alam yang muncul dalam jarakbeberapa menit sampai 2 jam.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:black;"  &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Gejala :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;ol style="margin-top: 0cm;" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal"  style="color:black;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Sakit perut&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"  style="color:black;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Muntah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"  style="color:black;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Diare&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"  style="color:black;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Berkeringat banyak&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:black;"   lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Apa yang dapat dilakukan sebagai pertolongan pertama:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;ol style="margin-top: 0cm;" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal"  style="color:red;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:black;"  &gt;Netralisasi dengan &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;cairan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"  style="color:red;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:black;"  &gt;Upayakan pasien &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;muntah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"  style="color:black;"&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;Segera kirim ke puskesmas/rumah sakit &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:black;"   lang="FI"&gt;9.Keracunan Makanan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:black;"   lang="FI"&gt;Penyebab adalah staphylococcus.&lt;span style="font-size:0;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:black;"  &gt;Seringkali menyebabkan keracunan dengan masa laten 2-8 jam.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:black;"  &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;Gejala :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;ol style="margin-top: 0cm;" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal"  style="color:black;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Mual, muntah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"  style="color:black;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Diare&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"  style="color:black;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Nyeri perut&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"  style="color:black;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Nyeri kepala, demam&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"  style="color:black;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Dehidrasi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"  style="color:black;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Dapat menyerupai disentri&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:black;"   lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;Apa yang dapat dilakukan sebagai pertolongan pertama :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;ol style="margin-top: 0cm;" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal"  style="color:black;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:red;"  &gt;Muntah&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt; buatan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"  style="color:red;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:black;"  &gt;Beri &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;minuman yang banyak&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"  style="color:black;"&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;Segera kirim ke puskesmas/rumah sakit&lt;span style="font-size:0;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:black;"   lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:black;"  &gt;Prinsip penatalaksanaan keracunan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:black;"  &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:black;"  &gt;Mungkin jika kita harus menghapalkan langkah-langkah yang harus dilakukan seperti tertera di atas, barangkali akan sulit, tapi prinsip utama penatalaksanaan keracunan adalah:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:black;"  &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;“ Mencegah /menghentikan penyerapan racun”.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:black;"  &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;A. Bila Racun ditelan, prinsipnya cuma dua:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;ol style="margin-top: 0cm;" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal"  style="color:black;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:red;"  &gt;Encerkan racun&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt; yang ada dalam lambung, sekaligus menghalangi penyerapannya dengan cara memberikan cairan dalam jumlah banyak.&lt;span style="font-size:0;"&gt; &lt;/span&gt;Cairan yang dipakai adalah air biasa atau susu&lt;b&gt;. Pengenceran dengan susu tidak boleh dilakukan pada penderita yang menelan kamper.&lt;/b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"  style="color:black;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Upayakan pasien &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:red;"  &gt;muntah (emesis)&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;, efektif bila dilakukan dalam 4 jam setelah racun ditelan.&lt;span style="font-size:0;"&gt; &lt;/span&gt;Dapat dilakukan dengan cara mekanik yaitu dengan merangsang dinding faring dengan jari atau suruh penderita untuk berbaring tengkurap, dengan kepala lebih rendah dari pada bagian dada.&lt;span style="font-size:0;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;b&gt;Emesis tidak boleh dilakukan pada keracunan zat korosif, keracunan zat kerosene, serta pada penderita tidak sadar&lt;/b&gt;.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:black;"  &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;Tindakan di atas tidak boleh dilakukan pada pasien yang tidak sadar. Segera bawa ke Rumah Sakit.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:black;"  &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;B. Bila racun melalui kulit/mata &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;ol style="margin-top: 0cm;" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal"  style="color:red;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:black;"  &gt;Pakaian yang terkontaminasi &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;dilepas&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"  style="color:black;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:red;"  &gt;Cuci/bilas&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt; bagian yang terkena dengan air&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"  style="color:black;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Perhatikan jangan sampai penolong ikut terkena.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;C. Segera bawa ke Rumah Sakit,. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;span style="font-size:0;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;Apabila kita membawa ke Rumah sakit &lt;&gt; jam, maka tindakan kuras lambung tidak bisa dilakukan. Dan pengobatan biasanya hanya penanganan simptomatiknya saja.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Demikian, semoga bermanfaat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span  lang="IT" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;(Y&amp;amp;i – dari berbagai sumber)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/210183528859923961-7610862235707001045?l=theyandi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://theyandi.blogspot.com/feeds/7610862235707001045/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=210183528859923961&amp;postID=7610862235707001045' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/210183528859923961/posts/default/7610862235707001045'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/210183528859923961/posts/default/7610862235707001045'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://theyandi.blogspot.com/2008/02/pertolongan-pertama-pada-keracunan.html' title='Pertolongan Pertama Pada Keracunan'/><author><name>Yandi Arif</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10245698902578291391</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_m2FutthEBx4/R8jXkqgXU5I/AAAAAAAAACA/9XHW6jFjqNw/s72-c/minum+racun.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-210183528859923961.post-2171604337844850542</id><published>2008-02-25T21:56:00.000-08:00</published><updated>2008-03-05T06:20:29.377-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bisnis'/><title type='text'>Memenangkan persaingan dengan Viral Marketing</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://img166.imageshack.us/img166/3827/virusbignl0.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 177px; height: 169px;" src="http://img166.imageshack.us/img166/3827/virusbignl0.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa itu viral marketing? kalo kita lihat etimologinya berasal dari kata virus dan marketing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam istilah kedokteran viral berasal dari kata virus.  Mudah dipahami oleh kalangan kedokteran bahwa perkembangbiakan dan penularan virus itu berlangsung cepat dan sulit diberantas. Demikian juga dengan system marketing ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Viral marketing adalah salah satu system marketing mutakhir yang diramalkan bisa meluluhlantakkan system marketing yang dijalankan secara konvensional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;System ini  menggunakan metode bagi hasil yang bisa memberikan keuntungan dan tambahan penghasilan bagi pelanggannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana cara kerjanya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekilas viral marketing ini mirip dengan MLM (Multi Level Marketing) atau MGM (member get member). Memang cara kerjanya dengan menggunakan sistem level jaringan. Tapi ada perbedaan tentang bagaimana dan darimana profit dibagikan ke anggotanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di MLM sering kita melihat harga suatu barang dinaikkan dengan tujuan menaikkan profit. Dan dari profit itu akan dibagikan sebagai reward ke jaringan-jaringan yang mengembangkannya. Biasanya barang yang dijual adalah barang-barang khusus yang tidak dijual bebas di pasaran. Misal suatu sabun X, biaya produksi  Rp.500,- dijual melalui sistem ini menjadi Rp.2000.- dengan pembagian profit Rp.1000 untuk produsen dan Rp.500,- untuk jaringan yang mengembangkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi di Viral marketing tidak ada kenaikkan biayakarena menggunakan sistem bagi hasil. Penjual/produsen mengambil untung sewajarnya sehingga harga barang di tingkat eceran (end consument) sama dengan harga di pasar2 atau toko yang lain. Kok bisa? bisa saja karena penjual/produsen mengurangi margin profitnya untuk dibagikan ke jaringannya   Barang yang dijual juga bisa barang-barang khusus atau barang yang umum ada di pasaran. Kita ambil contohnya sabun Y, dengan biaya produksi Rp.500,-  kemudian dijual di pasaran Rp1500,-. Produsen/penjual mengambil profit Rp.700,- sedangkan Rp 300,- sisanya dibagikan ke jaringan yang mengembangkan. Memang secara sekilas dengan pengurangan margin profif, penjual atau produsen berkurang keuntungannya, tapi apabila volume pembelian besar, profit juga  akan naik berlipat-lipat.  Kalo disuruh memilih, apakah kita berjualanl mobil BMW dengan margin profit Rp.20 juta tapi pembelian sebulan 2 buah atau menjual motor dengan margin profit 2 juta tapi pembelian 50 buah perbulan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barangkali contoh viral marketing bisa &lt;a style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);" href="http://plazakita.com/?id=yandizt"&gt;Klik di sini&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Y&amp;amp;i- dari berbagai sumber)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/210183528859923961-2171604337844850542?l=theyandi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://theyandi.blogspot.com/feeds/2171604337844850542/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=210183528859923961&amp;postID=2171604337844850542' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/210183528859923961/posts/default/2171604337844850542'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/210183528859923961/posts/default/2171604337844850542'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://theyandi.blogspot.com/2008/02/memenangkan-persaingan-dengan-viral.html' title='Memenangkan persaingan dengan Viral Marketing'/><author><name>Yandi Arif</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10245698902578291391</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-210183528859923961.post-6144323933289762897</id><published>2008-02-25T21:39:00.000-08:00</published><updated>2008-12-08T19:10:18.234-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Gawat Darurat'/><title type='text'>RJP: Antara Hidup dan Mati</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_m2FutthEBx4/R8OnQqKLmvI/AAAAAAAAABw/nmAs_bcAag0/s1600-h/RJP.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 219px; height: 190px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_m2FutthEBx4/R8OnQqKLmvI/AAAAAAAAABw/nmAs_bcAag0/s320/RJP.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5171160701788199666" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;Apakah RJP bisa menyelematkan kehidupan? Mungkin pernah kita melihat di film Baywatch, seorang penjaga pantai menyelamatkan seseorang yang tiba-tiba pingsan dan mengalami henti nafas atau henti jantung.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;Di kehidupan nyata, tepatnya di Iowa Amerika Serikat, sekelompok penjaga kolam renang telah membuktikan hal itu. Ketika sedang memberikan kursus berenang, tiba-tiba mereka melihat seorang anak sedang tenggelam di dasar koma. Sambil menghubungi 911, mereka melakukan RJP sebagai langkah pertolongan awal. Akhirnya tim penolong berhasil melakukan pertolongan dan sang anak bisa selamat setelah mengalami henti nafas dan jantung.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;Oleh karena itu, American Heart Association melatih ribuan orang untuk dilatih RJP setiap tahunnya. karena terbukti RJP dapat melipatgandakan angka harapan hidup orang-orang dengan henti nafas dan jantung.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;Penyakit Kardiovaskuler (jantung dan pembuluh darah) adalah pembunuh no 1 di Amerika. Angka kematian mencapai 220.000 per tahun yang terjadi mendadak tanpa peringatan terlebih dahulu oleh karena henti jantung mendadak. Korban akan meninggal dalam beberapa menit (&gt;9 menit) apabila RJP tidak segera dilakukan. RJP dapat memompa darah dan oksigen ke organ-organ vital misalnya jantung, otak dan paru-paru. Tanda-tanda henti jantung mendadap adalah pasien tiba-tiba tidak sadar, syok dan nafas normal berhenti. Sebagian besar henti jantung (70-80%) terjadi di rumah. Dan hanya 5 persen yang bisa survive.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;Alangkah baiknya dengan dukungan dana dan program dari pemerintah, program ini diajarkan kepada masyarakat misalnya Polisi, Satpam, Penjaga Pantai, Penjaga kolam renang, dan masyarakat lain yang berminat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;(Y&amp;amp;i- dari berbagai sumber)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/210183528859923961-6144323933289762897?l=theyandi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://theyandi.blogspot.com/feeds/6144323933289762897/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=210183528859923961&amp;postID=6144323933289762897' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/210183528859923961/posts/default/6144323933289762897'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/210183528859923961/posts/default/6144323933289762897'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://theyandi.blogspot.com/2008/02/rjp-antara-hidup-dan-mati.html' title='RJP: Antara Hidup dan Mati'/><author><name>Yandi Arif</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10245698902578291391</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_m2FutthEBx4/R8OnQqKLmvI/AAAAAAAAABw/nmAs_bcAag0/s72-c/RJP.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-210183528859923961.post-9174895264028285165</id><published>2008-02-23T18:14:00.000-08:00</published><updated>2008-03-05T06:50:33.611-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspirasi'/><title type='text'>Serahkan Pada Tuhan</title><content type='html'>Ini Adalah Artikel dari Blog Negara tetangga - Trims atas ijinnya Pak Ali&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di deretan ruko dekat rumah saya, ada satu warung makan manado – tapi halal, jo. Kadang-kadang saya makan di warung ini. Selain menu makanan yang disajikan yahuud dan reasonable price, warung ini juga punya satu ciri khas. Di dinding-dinding warung tersebut banyak digantung kata-kata inspirasional yang touchy.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu untaian kata yang digantung di dinding tersebut, bunyinya kurang lebih seperti ini :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Saya pernah mempunyai harta kekayaan yang melimpah ruah dalam hidup ini, namun hanya yang sempat saya serahkan kepada Tuhan, yang akan menjadi milik saya yang abadi”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Coba Anda baca lagi pelan-pelan kalimat tersebut, dan betapa benarnya makna yang terkandung di dalamnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya jadi teringat kampung halaman saya, nun di sebuah pulau kecil di utara pulau Kalimantan. Sewaktu saya kecil semua rumah-rumah yang berada di pinggir jalan, saya kenal semua pemiliknya (saya sering dapat tugas mengundang tetangga untuk acara “selametan”). 25 tahun kemudian, ketika saya pulang mudik (walaupun saya mudik hampir tiap tahun), sebagaian besar rumah-rumah di pinggir jalan tersebut telah berpindah kepemilikan, termasuk rumah kakek saya, yang tergolong cukup besar pada waktu itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bermacam-macam sebab rumah itu pindah menjadi milik orang lain. Ada yang terpaksa dijual karena pemiliknya menderita sakit dan butuh biaya besar untuk berobat. Ada yang disita dan kemudian dilelang negara, karena pemiliknya tidak mampu bayar utang. Ada yang dijual untuk biaya anak sekolah. Ada yang di jual, untuk dibagi-bagi uangnya oleh ahli waris, dan berbagai sebab serta alasan lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya juga jadi teringat dengan musibah Tsunami di Aceh yang menghancurkan harta kekayaan begitu banyak manusia, atau lumpur lapindo yang menenggelamkan begitu banyak kekayaan yang telah dengan susah payah dikumpulkan pemiliknya selama ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Benar, kita tidak pernah tahu apakah harta kekayaan kita yang kita miliki saat ini, selamanya akan menjadi milik kita. Apalah artinya 1 atau 2 rumah, plus mobil plus sawah, plus perusahaan, plus dll, dll yang saat ini kita miliki. Sedangkan Qarun saja, yang kunci gudang hartanya saja sampai diangkut beberapa ekor unta, saat ini musnah tak ada sedikit pun bekasnya, atau harta kekayaan kerajaan nabi Sulaiman, dimana semua harta itu saat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, kalau kita sempat menyerahkan harta kita itu kepada atau di jalan Tuhan – dengan ikhlas tentunya – maka Tuhan menjamin ia akan abadi menjadi milik kita selamanya. Inilah yang mungkin dikatakan orang bijak, sebagai perbedaan antara harta dan amal kebaikan. Harta membuat kita repot menjaganya, sementara amal kebaikan, ia yang akan menjaga kita selamanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, hanya yang sempat kita serahkan pada Tuhan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam,&lt;br /&gt;Muhammad Alidin&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/210183528859923961-9174895264028285165?l=theyandi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://theyandi.blogspot.com/feeds/9174895264028285165/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=210183528859923961&amp;postID=9174895264028285165' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/210183528859923961/posts/default/9174895264028285165'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/210183528859923961/posts/default/9174895264028285165'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://theyandi.blogspot.com/2008/02/serahkan-pada-tuhan_23.html' title='Serahkan Pada Tuhan'/><author><name>Yandi Arif</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10245698902578291391</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-210183528859923961.post-8514323944425301206</id><published>2008-02-21T01:56:00.001-08:00</published><updated>2008-03-05T06:22:51.556-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Investasi'/><title type='text'>Bijak finansial</title><content type='html'>Banyak orang bilang semakin tua kita menjadi semakin bijak. Yang benar, menurut saya, adalah growing older is natural but growing wiser is a choice. Menjadi tua pasti tetapi menjadi lebih bijak adalah pilihan. Buktinya banyak orang tua yang menjadi korban penipuan berkedok investasi. Dalam soal finansial, orang-orang yang bijak dapat dikenali dari keputusan keuangan/investasi yang diambilnya. Berikut adalah contoh keputusan, yang menurut saya, kurang bijak.&lt;br /&gt;Vila&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda baru saja selesai melunasi utang KPR dan iseng-iseng Anda menghitung aset likuid yang Anda miliki. Ternyata jumlah tabungan, deposito, reksa dana, dan emas milik Anda dan istri bernilai Rp150 juta. Anda berencana mencairkannya untuk membeli sebuah vila mungil di Puncak seharga Rp250 juta sebagai investasi. Keluarga Anda memang sangat suka berlibur ke Puncak, katakan sekali atau dua kali atau rata-rata dua malam dalam sebulan.&lt;br /&gt;Mumpung bunga KPR sedang rendah-rendahnya, Anda akan kembali berutang selisihnya yaitu Rp100 juta dari bank selama lima tahun. Dengan bunga 12% p.a. efektif, angsuran bulanan adalah Rp2,22 juta, terasa ringan karena Anda berdua kebetulan bekerja dan mempunyai total penghasilan bulanan sebesar Rp12 juta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika Anda menganggap rumah atau vila yang tidak disewakan, di mana pun lokasinya, adalah investasi, Anda salah. Yang benar, rumah atau vila itu adalah kewajiban atau aset konsumtif karena menyebabkan kas keluar sedangkan investasi atau aset produktif selalu mendatangkan kas masuk. Jangan lupa kalau rumah memerlukan perabot dan perlengkapan seperti kitchen set, tempat tidur, lemari, sofa, TV, dan kulkas. Biaya untuk ini bisa mencapai Rp50 juta sehingga KPR Rp100 juta menjadi tidak cukup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang juga harus dipertimbangkan adalah biaya-biaya seperti listrik, air, keamanan, dan telepon setiap bulannya serta PBB setiap tahunnya. Untuk kenyamanan, Anda juga memerlukan seorang pembantu rumah untuk membersihkan dan menjaga rumah sehari-hari. Jika tidak, setiap kali menginap di sana, Anda harus menyiapkan 1-2 jam tambahan plus tenaga untuk bersih-bersih. Semua biaya ini tidak kurang dari Rp500 ribu per bulannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karenanya, menganggap kewajiban bulanan Anda sebesar Rp2,22 juta adalah salah besar. Memperhitungkan perabotan vila dan pajak pembelian (BPHTB dan biaya notaris), kewajiban bulanan Anda akan menjadi sekitar Rp3,33 karena keperluan KPR menjadi Rp150 juta. Ditambah biaya bulanan untuk utilitas dan pemeliharaan, kewajiban Anda akan menjadi Rp3,83 juta. Tentu saja Anda akan memperoleh manfaat dari pengeluaran sebesar ini. Dengan memiliki vila, Anda tidak perlu keluar biaya menginap selama dua malam atau Rp800.000 setiap bulannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita sekarang dapat menyederhanakan kasus di atas menjadi: mengeluarkan Rp800.000 setiap bulan dengan aset likuid Anda sebesar Rp150 juta tetap utuh atau Rp3,83 juta selama 60 bulan tanpa aset likuid tetapi Anda memiliki vila. Setelah 60 bulan, pengeluaran bulanan untuk vila berkurang menjadi hanya Rp500.000.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika Anda tetap memutuskan membeli vila, Anda kurang bijak. Aset likuid Anda sebesar Rp150 juta mestinya bisa mendatangkan kas masuk. Bukannya membuat uang Anda 'bekerja' untuk Anda, Anda justru bekerja untuk uang dan tidak bijak menggunakannya. Tepatnya Anda bekerja untuk bank dan vila Anda yang tidak produktif itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Benar vila dapat disewakan tetapi berapa persen uang sewa yang bisa diperoleh? Umumnya hanya sekitar 2%-4%, jauh di bawah inflasi yang 6%-7%. Juga benar jika dikatakan vila membuat Anda diakui sebagai orang kaya. Namun, yang rasional tidak memerlukan pengakuan itu dan tetap akan bilang Anda tidak bijak. Saran saya, tunda pembelian vila itu hingga Anda mencapai kebebasan finansial yaitu saat penghasilan aset produktif Anda dapat memenuhi semua pengeluaran hidup Anda setiap bulannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Toko &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Contoh lain adalah keinginan membeli sebuah toko. Hampir pasti toko dibeli untuk investasi atau aset produktif (dapat dipergunakan untuk usaha sendiri atau disewakan). Pengembang sangat menyadari hal ini dan memanfaatkannya untuk keuntungannya sehingga harga toko jadinya sangat mahal. Sebuah toko berukuran 3x4 m2, misalnya, ditawarkan pada harga Rp800 juta atau lebih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika Anda ingin menggunakan sendiri toko itu untuk usaha, Anda memerlukan modal kerja, katakan Rp100 juta sehingga totalnya menjadi Rp900 juta. Dengan menggunakan patokan bunga bank yang 1% per bulan, selama toko itu memberikan untung bersih kurang dari Rp9 juta per bulan, toko itu tidak layak beli. Jika Anda harus menyediakan waktu dan pikiran untuk usaha toko itu, Anda perlu menambahkan lagi gaji wajar untuk Anda sehingga untung minimum toko menjadi di atas Rp9 juta. Kenyataannya, untung bersih sebagian besar toko kurang dari angka (persentase) itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda benar bahwa toko selalu dapat disewakan. Masalahnya, investasi toko menjadi layak jika uang sewa adalah sekitar 10% p.a. (Rp80 juta) atau minimum sebesar tingkat inflasi. Ingat, jika Anda lihai, mendapatkan return sebesar 10% p.a. untuk uang Anda tanpa Anda harus bekerja adalah relatif mudah. Kenyataannya, pembangunan mal, plasa, atau trade center baru terus berlangsung dan cenderung over supply. Jika sudah begini, harga sewa toko juga akan tertekan.&lt;br /&gt;Ada juga yang berdalih tidak mengharapkan return dalam bentuk uang sewa tetapi capital gain. Beberapa toko yang berlokasi di daerah yang berkembang pesat memang mengalami kenaikan harga yang signifikan setiap tahunnya, tetapi sebagian besar lainnya tidak. Walaupun bersedia rugi, cukup banyak pemilik toko mengeluh tidak bisa menjual tokonya, karena over supply. Sementara daya beli masyarakat relatif tetap. Tip dari saya, pikirkan baik-baik sebelum membeli toko. Yang paling penting, bijaklah dalam setiap keputusan investasi Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Budi Frensidy&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Staf Pengajar FEUI dan penulis buku Matematika Keuangan &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/210183528859923961-8514323944425301206?l=theyandi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://theyandi.blogspot.com/feeds/8514323944425301206/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=210183528859923961&amp;postID=8514323944425301206' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/210183528859923961/posts/default/8514323944425301206'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/210183528859923961/posts/default/8514323944425301206'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://theyandi.blogspot.com/2008/02/bijak-finansial.html' title='Bijak finansial'/><author><name>Yandi Arif</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10245698902578291391</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-210183528859923961.post-2994155477319035022</id><published>2008-02-16T18:35:00.000-08:00</published><updated>2008-12-08T19:10:19.025-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Gawat Darurat'/><title type='text'>Bagaimana Cara Melakukan RJP (Resusitasi Jantung Paru)</title><content type='html'>Beberapa bulan yang lalu,kita dikejutkan dengan kematian mendadak artis komedian ternama ketika sedang bermain futsal. Ketika datang ke rumah sakit, beliau dinyatakan sudah meninggal.  Diduga karena serangan jantung mendadak. Jantung yang harusnya berdenyut mengantarkan darah 6-7 liter/menit dan kaya akan kandungan oksigen dan nutrisi yang dibutuhkan oleh sel-sel tubuh kita, tiba tiba berhenti mendadak. Dan butuh waktu kurang dari 3 menit (optimal) untuk melakukan pertolongan awal untuk melakukan RJP. Barangkali jika teman-teman sang Artis tersebut bisa  melakukan pertolongan awal, mungkin ceritanya akan berakhir lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian juga sering kita mendengar ada atlit sedang berolah raga, politikus sedang berbicara,orang sedang bercanda dengan koleganya, tiba-tiba tersungkur karena henti jantung mendadak yang banyak sekali penyebabnya. Dan pertolongan pertama, seyogyanya harus segera dilakukan oleh orang-orang yang ada di sekitarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itulah, di Amerika Serikat, Pemerintah membuat program pelatihan Resusitasi Jantung dan Paru untuk orang awam misal Satpam , penjaga pantai, Polisi dan sebagainya. Saya teringat dengan kisah nyata di majalah anak-anak dulu ketika masih kecil. Dikatakan bahwa ada serombongan siswa sekolah dasar di SD yang sedang melakukan pertandingan sepakbola melawan SD lainnya. Ketika turun hujan, pertandingan terus dilanjutkan. Sampai kemudian turunlah petir yang menyambar salah seorang siswa yang harus menghentikan pertandingan tersebut. Beruntung bagi sang anak tersebut, karena sang ibu yang kebetulan hadir menonton pertandingan, mengetahui dasar-dasar RJP. Dengan bantuan ibu-ibu yang lain, mereka bahu membahu melakukan RJP sampai pertolongan medis datang. Nyawa sang anak dapat diselamatkan, walaupun dia mengalami gangguan kognisi yang hebat. Dan dengan kesabaran sang Ibu dalam mendampingi sang Anak dan ditunjang dengan pengobatan medis, dalam jangka waktu 2 tahun, Sang Anak dapat kembali pulih seperti semula dan dapat bermain bola kembali &lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;bersama teman-temannya.&lt;/span&gt;  &lt;span style="color: rgb(51, 0, 153); font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kapan kita melakukan Resusitasi Jantung dan Paru?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kita harus mengetahui terlebih dahulu tentang definis mati:&lt;br /&gt;Mati klinis&lt;br /&gt;Penderita dinyatakan mati secara klinis apabila berhenti bernapas dan jantung berhenti berdenyut.  Pada keadaan ini masih dapat diusahakan agar penderita hidup kembali apabila dilakukan RJP.&lt;br /&gt;Mati biologis&lt;br /&gt;Kerusakan sel otak dimulai 4-6 menit setelah berhentinya pernapasan dan sirkulasi darah.  Setelah 10 menit biasanya sudah terjadi kematian biologis.  Pada keadaan ini penderita tidak dapat ditolong lagi.&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 0, 153); font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;Apa yang d&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 0, 153); font-weight: bold;"&gt;imaksud dengan Pemijatan jantung?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Jantung dapat dibuat seolah-olah berdenyut dengan menekan dada dari luar.  Pada tindakan ini kita menekan dada sehingga tekanan dalam rongga dada menjadi sangat tinggi, dan saat melepaskan tekanan pada dinding dada, rongga dada akan kembali ke bentuk semula karena elastis, dan terjadi penurunan tekanan dalam rongga dada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;RJP harus dilakukan sedini mungkin dan dilakukan sampai :&lt;br /&gt;Penolong lelah dan tidak dapat melanjutkan.&lt;br /&gt;Penderita telah dialihkan pada petugas lain yang lebih ahli atau sudah diserahkan pada Rumah Sakit.&lt;br /&gt;Penderita sudah dinyatakan meninggal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 0, 153); font-weight: bold;"&gt;Langkah-langkah sebelum melakukan RJP:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Sebelum kita melakukan RJP pada penderita kita harus :&lt;br /&gt;Pastikan bahwa penderita tidak sadar&lt;br /&gt;Pastikan bahwa penderita tidak bernapas&lt;br /&gt;Pastikan bahwa nadi tidak teraba&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 0, 153); font-weight: bold;"&gt;Untuk penderita yang tidak sadar, cari denyutan nadi karotis :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Letakkan dua ja&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_m2FutthEBx4/R7ee9qKLmqI/AAAAAAAAAAw/CyoiwkFH0FE/s1600-h/nadi+karotis.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_m2FutthEBx4/R7ee9qKLmqI/AAAAAAAAAAw/CyoiwkFH0FE/s320/nadi+karotis.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5167773879557135010" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;ri di atas laring (jakun), jangan gunakan ibu jari.&lt;br /&gt;Geserkan jari penolong ke samping.  Hentikan di sela-sela antara laring dan otot leher.&lt;br /&gt;Rasakan nadi.  Tekan selama 5-10 detik, hindari penekanan yang terlalu keras pada arteri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 0, 153);"&gt;RJP untuk orang dewasa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;RJP dengan satu penolong pada orang dewasa.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Lakukan penekanan dada dengan perbandingan 2 x tiupan diikuti 30 x penekanan dada.&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_m2FutthEBx4/R7efi6KLmrI/AAAAAAAAAA4/GvRdoAUuqRI/s1600-h/urutan+RJP.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_m2FutthEBx4/R7efi6KLmrI/AAAAAAAAAA4/GvRdoAUuqRI/s320/urutan+RJP.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5167774519507262130" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Buka jalan nafas, kemudian berikan 2 tiupan yang masing2 waktunya 1,5 sampai 2 detik.  Pastikan kita menarik nafas yang dalam sebelum memberikan tiupan nafas.&lt;br /&gt;Lanjutkan sampai 4 kali putaran dari 15 tekanan dan 2 ventilasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;RJP dengan 2 penolong pada orang dewasa.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Penderita harus lurus dan terlentang, pada permukaan yang datar &amp;amp; padat.  Jika memakai baju buka bajunya sehingga kita dapat melihat tulang dadanya.&lt;br /&gt;Penolong pertama berlutut pada ujung kepala penderita.  Penolong kedua berlutut pada sisi kanan dada penderita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Lalu lakukan penekanan dada : &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Lokasi penekanan pada area, dua jari di atas proxesus xifoideus.&lt;br /&gt;Penekanan dilakukan dengan menggunakan pangkal telapak tangan.  Dengan posisi satu tangan diatas tangan yang lain.&lt;br /&gt;Cara melakukan penekanan dada :&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_m2FutthEBx4/R7efi6KLmsI/AAAAAAAAABA/xFfjMIsfyaY/s1600-h/posisi+chest+compresion.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_m2FutthEBx4/R7efi6KLmsI/AAAAAAAAABA/xFfjMIsfyaY/s320/posisi+chest+compresion.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5167774519507262146" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Tekanan pada tulang dada dilakukan sedemikian rupa sehingga masuk 3-4 cm (pada orang dewasa).&lt;br /&gt;b. Jaga lengan penolong agar tetap lurus, sehingga yang menekan adalah bahu (atau lebih tepat tubuh bagian atas) dan bukan tangan atau siku.&lt;br /&gt;c.  Pastikan tekanan lurus ke bawah pada tulang dada karena jika tidak, tubuh dapat tergelincir dan tekanan untuk mendorong akan hilang.&lt;br /&gt;Gunakan berat badan saat kita berikan tekanan.&lt;br /&gt;e.  Dorongan yang terlalu besar akan mematahkan tulang dada&lt;br /&gt;f.  Waktu untuk menekan dan waktu untuk melepas harus sama waktunya.&lt;br /&gt;g.  Jangan melepaskan tangan dari atas dada penderita.&lt;br /&gt;h.  Ingat bahwa tekanan yang efektif dilakukan hanya akan mencapai 25%-30% dari sirkulasi darah normal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hitungan saat melakukan penekanan sebanyak 15 kali dengan tidak terlalu cepat, karena satu kali penekanan harus menggunakan waktu kurang dari detik.  Setelah penekanan seperti diatas lakukan 2 kali tiupan masing-masing selama 1,5 sampai 2 detik. Untuk lebih jelasnya bisa klik link &lt;a style="font-weight: bold;" href="http://www.youtube.com/watch?v=BKpuDLpSgPM"&gt;video ini &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 0, 153);"&gt;Pemantauan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Pemantauan merupakan tanggungjawab penolong yang melakukan tiupan (ventilasi).  Setelah satu menit melakukan RJP, periksa nadi penderita.  Periksa 3 sampai 5 detik pada arteri karotis.&lt;br /&gt;a. Bila nadi tdk teraba dan pernapasan tidak ada teruskan RJP&lt;br /&gt;b. Bila nadi teraba,pernapasan tidak ada berikan pernapasan buatan.&lt;br /&gt;c. Bila nadi teraba dan penderita bernapas adekuat, hentikan RJP, pantau pernapasan dan nadi penderita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 0, 153);"&gt;Ringkasan RJP pada orang dewasa:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Dalamnya kompresi 3-5 m, laju penekanan dada 80-100 kali per menit.&lt;br /&gt;Lama ventilasi : 1,5-2 detik&lt;br /&gt;Lokasi mencari nadi : arteri karotis&lt;br /&gt;RJP sendiri : 30 penekanan– 2 tiupan&lt;br /&gt;RJP berdua : 30 penekanan-2 tiupan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 0, 153);"&gt;Tanda-tanda keberhasilan RJP:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Dada harus naik dan turun dengan setiap tiupan (ventilasi).&lt;br /&gt;Pupil bereaksi atau tampak berubah normal (pupil harus mengecil saat diberikan cahaya).&lt;br /&gt;Denyut jantung kembali terdengar&lt;br /&gt;Reflek pernapasan spontan dapat terlihat&lt;br /&gt;Kulit penderita pucat berkurang atau kembali normal.&lt;br /&gt;Penderita dapat menggerakkan tangan atau kakinya&lt;br /&gt;Penderita berusaha untuk menelan&lt;br /&gt;Penderita menggeliat atau memberontak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Y&amp;amp;i - dari berbagai sumber)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/210183528859923961-2994155477319035022?l=theyandi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://theyandi.blogspot.com/feeds/2994155477319035022/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=210183528859923961&amp;postID=2994155477319035022' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/210183528859923961/posts/default/2994155477319035022'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/210183528859923961/posts/default/2994155477319035022'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://theyandi.blogspot.com/2008/02/bagaimana-cara-melakukan-rjp-resusitasi.html' title='Bagaimana Cara Melakukan RJP (Resusitasi Jantung Paru)'/><author><name>Yandi Arif</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10245698902578291391</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_m2FutthEBx4/R7ee9qKLmqI/AAAAAAAAAAw/CyoiwkFH0FE/s72-c/nadi+karotis.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-210183528859923961.post-1117618936598693654</id><published>2008-02-12T20:42:00.000-08:00</published><updated>2008-12-08T19:10:19.244-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Gawat Darurat'/><title type='text'>MENGATASI SUMBATAN JALAN NAFAS</title><content type='html'>Sumbatan jalan nafas karena benda asing sangat berbahaya dan harus segera dibersihkan karena apabila tidak dapat bernafas, maka kita tak dapat memberikan pernafasan buatan.&lt;br /&gt;Sumbatan airway pada penderita yang sadar dapat menyebabkan henti jantung. Pada sumbatan total, pernafasan akan berhenti kare benda tersebut menyumbat airway sepenuhnya. Beberapa menit kemudian penderita yang sadar akan menjadi tidak sadar (karena otak kekurangan oksigen) dan kematian akan terjadi jika sumbatan tidak diatasi. Penyebab sumbatan yang banyak ditemukan adalah "makanan":&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sumbatan Parsial&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Tersedak terjadi bila benda asing masuk ke arah paru-paru dan menyumbat jalan nafas ke arah paru-paru.  Bila penderita bisa menghilangkan penyumabatan dengan cara batuk-batuk keras, maka tidak perlu dilakukan pertolongan lagi.  Tetapi bila penderita terus tersedak sehingga sesak nafas maka perlu segera dilakukan pertolongan pertama.&lt;br /&gt;Gejala :&lt;br /&gt;Tersedak, tetapi tetap bisa bernafas, batuk dan berbicara&lt;br /&gt;Sesak bicara&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Apa yang bisa dilakukan penolong (tindakan cara Heimlich) :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Buka mulut penderita, usahakan untuk menemukan dan membuang sumbatan dengan jari-jari.  Bila bena asing bisa terlihat tetapi tidak bisa dijangkau oleh jari anda, gunakan alat yang panjang dan sempit (missal sumpit/penjepit) untuk mengeluarkannya.  Hati-hati jangan sampai menekan benda asing lebih dalam.&lt;br /&gt;Bila benda asing tidak ditemukan/diambil tetapi penderita dalam keadaan stabil, katakan supaya tetap tenang             dan bernafas dan pelan-pelan, sehingga jalan nafas menjadi relax.&lt;br /&gt;Bila sumbatan menetap dan penderita tertelungkup di atas meja dengan tubuh bagian kepala dan bahu terjuntai dipinggir meja, pukul dengan keras bagian tubuh antara bahu dengan dasar telapak tangan anda beberapa  kali dan penderita dianjurkan untuk batuk-batuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sumbatan Total&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Perlu tindakan segera.  Anda hanya mempunyai waktu 3 menit untuk mengambil sumbatan, sebelum terjadi kerusakan otak karena kekurangan oksigen.&lt;br /&gt;Gejala :&lt;br /&gt;Tersedak dan tidak bisa bernafas, batuk atau bicara&lt;br /&gt;Muka menja&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_m2FutthEBx4/R7J5PaKLmpI/AAAAAAAAAAo/FuQA2AZhkEA/s1600-h/Himlich.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_m2FutthEBx4/R7J5PaKLmpI/AAAAAAAAAAo/FuQA2AZhkEA/s320/Himlich.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5166325028174404242" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;di biru.&lt;br /&gt;Apa yang bisa dilakukan ?&lt;br /&gt;Untuk dewasa :&lt;br /&gt;Pegang tubuh penderita dari belakang dengan posisi berdiri.&lt;br /&gt;Pegang kepala pada satu tangan, ibu jari mengarah ke perut penderita diantara &lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_m2FutthEBx4/R7J5PKKLmoI/AAAAAAAAAAg/FsuHGS36Cxo/s1600-h/heimlich+2.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_m2FutthEBx4/R7J5PKKLmoI/AAAAAAAAAAg/FsuHGS36Cxo/s320/heimlich+2.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5166325023879436930" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;tulang dada dan pusat.  Pegang dengan tangan sebelah.&lt;br /&gt;Tekan kepalan tangan anda ke arah dalam atas dibawah tulang iga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila benda asing tidak keluar, ulangi sampai tiga kali.&lt;br /&gt;Bila tetap tidak berhasil, baringkan penderita terlentang.  Tengadahkan kepala, buka mulut dan masukkan jari ke dalam mulut untuk membuang benda asing.&lt;br /&gt;Bila tetap tidak berhasil, ulangi tindakan cara Heimlich&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk anak kecil&lt;br /&gt;Pegang kepala anak dan telungkupkan diatas lengan (untuk bayi), atau diatas pangkuan (untuk anak umur 1-9 tahun)&lt;br /&gt;Pukul diantara bahu tiga kali dengan dasar pergelangan tangan.&lt;br /&gt;Bila tidak berhasil, pukul tiga kali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Y&amp;amp;i- dari berbagai sumber)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/210183528859923961-1117618936598693654?l=theyandi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://theyandi.blogspot.com/feeds/1117618936598693654/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=210183528859923961&amp;postID=1117618936598693654' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/210183528859923961/posts/default/1117618936598693654'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/210183528859923961/posts/default/1117618936598693654'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://theyandi.blogspot.com/2008/02/mengatasi-sumbatan-jalan-nafas.html' title='MENGATASI SUMBATAN JALAN NAFAS'/><author><name>Yandi Arif</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10245698902578291391</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_m2FutthEBx4/R7J5PaKLmpI/AAAAAAAAAAo/FuQA2AZhkEA/s72-c/Himlich.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-210183528859923961.post-1340724638877763881</id><published>2008-02-10T00:09:00.000-08:00</published><updated>2008-12-08T19:10:19.460-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Investasi'/><title type='text'>Bagaimana Mengelola Penghasilan?</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_m2FutthEBx4/R86vhjdGoFI/AAAAAAAAACo/CzDQSDVT3CM/s1600-h/p_fake_money.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_m2FutthEBx4/R86vhjdGoFI/AAAAAAAAACo/CzDQSDVT3CM/s200/p_fake_money.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5174266012883132498" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;Jika Kita berkunjung ke Mall atau pusat perbelanjaan pada awal bulan, dan kita perhatikan pengunjungnya, akan terasa beda dengan jumlah pengunjung di akhir bulan. Di masyarakat, kita kenal juga istilah tanggal muda dan tanggal tua. Di tanggal muda, kondisi keuangan sedang banyak-banyaknya, sedangkan tanggal tua, kantong sedang tipis-tipisnya. Sehingga wajar jika mall dan Pusat perbelanjaan ramai pengunjung pada awal bulan, karena masyarakat kita yang sebagian besar adalah orang gajian, menikmati hasil jerih payah mereka untuk memenuhi keinginan dan kebutuhan mereka di tempat-tempat perbelanjaan. &lt;span style="" lang="FI"&gt;Dan di akhir bulan, tidak jarang kita temui orang-orang yang sibuk kesana kemari mencari pinjaman untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Banyak yang mengeluh bahwasanya uang gaji mereka cuma sekedar numpang lewat saja. Mungkin kejadian ini bisa mengenai teman, tetangga atau saudara kita sendiri. Atau bahkan mungkin juga diri kita sendiri? &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Mungkin kita atau mereka beralasan bahwa gaji yang diperoleh terlalu kecil sehingga cepat habis. Tapi ternyata ketika gaji naik, ternyata pengeluaran juga bertambah. Kenapa bisa terjadi? Ternyata &lt;b style=""&gt;masalahnya bukan pada pemasukan, tapi pada pengeluaran.&lt;/b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Uang yang kita keluarkan sehari-hari secara garis besar digunakan untuk membiayai dua hal yaitu &lt;i style=""&gt;kebutuhan dan keinginan &lt;/i&gt;. Sebenarnya kebutuhan kita tidak terlalu besar dan relatif tetap jumlahnya perbulan. &lt;/span&gt;Misal untuk makan, minum, pakaian, membayar cicilan rumah, tagihan listrik, tagihan air dsb. Sedangkan keinginan jumlahnya bisa banyak sampai dengan tak terhingga. Dan celakanya, semakin besar penghasilan, semakin besar pula keinginan kita. &lt;span style="" lang="FI"&gt;Dan kutukan tanggal tua dan tanggal muda itu akan terus menimpa kita.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Menurut Ustadz Zaenuddin M.Z, intinya adalah pengendalian diri. Pendapat itu betul sekali. &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;Yang jadi pertanyaan, apakah pengendalian diri itu ada strateginya? Jawabannya ada. &lt;i style=""&gt;How&lt;/i&gt;?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;Tung Desem Waringin dalam bukunya “Financial Revolution” mengatakan bahwa kita harus belajar menyisihkan penghasilan kita semenjak awal.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Karena biasanya kita cenderung menyisihkan penghasilan kita di awal bulan. Setelah terpakai untuk beli ini dan itu, sisanya kita tabung atau disisihkan. Untuk segera mewujudkan itu sebainya kita mencoba menyisihkan penghasilan kita berapapun penghasilan kita. Tung Desem Menyarankan bahka kita sisihkan &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;-minimal 10% penghasilan untuk diinvestasikan &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;dalam investasi yang aman (misalnya tabungan jangka panjang yang tidak diambil-ambil), &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;- minimal 20% disisihkan untuk cadangan 5-6 bulan biaya hidup atau diinvestasikan dalam investasi yang bertumbuh, dan maksimal &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;-70% silahkan dihabiskan untuk memenuhi kebutuhan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;Saya mencoba memodifikasi rumus tadi untuk keperluan sendiri dengan cara menyisihkan 32,5% dari penghasilan. Perinciannya yaitu &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;-10% disimpan dalam tabungan/ investasi unit link dsb, &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;-10% digunakan untuk biaya melanjutkan pendidikan,  &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;-10% digunakan untuk bisnis/ pengembangan bisnis,  bisa diklik  di &lt;a href="http://internetmarketing.bisnis2121.com/?id=yandizt"&gt;sini&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;-2,5% untuk zakat penghasilan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Sedangkan sisanya 67,5% digunakan untuk kebutuhan sehari-hari dengan rumusan sbb: (kita jadikan 67,5% itu dalam 100%)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;- 50% untuk biaya hidup/rumah tangga misal: Makan, pakaian, &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;telepon, listrik, PAM, Transpot dsb&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;- 20% untuk biaya hutang atau cicilan. Misal rumah, kartu kredit, kendaraan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;-10% untuk dana sosial, misal undangan, infak dsb.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;- 20% untuk membeli barang-barang kebutuhan, misal furniture dsb.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Banyak orang yang menyepelekan alokasi asset, karena biarpun kecil, tapi apabila dilakukan dalam jangka waktu lama secara rutin maka hasilnya akan berlipat ganda dan sangat besar. Sebagai contoh misal kita menabung di bank secara rutin tiap bulan dan uang tersebut tidak kita ambil dalam jangka waktu panjang, misal 20 tahun. Dengan prinsip bunga berbunga maka akan didapatkan hasil kurva eksponensial, dimana pada awalnya kenaikan akan terasa sedikit, ternyata di penghujung waktu akan melonjak menjadi besar sekali. Sebagai contoh misal kita menabung di Bank X dengan bunga 10% pertahun (kebetulan Saya menggunakan bank syariah yang menerapkan bagi hasil), dan bunga itu masuk ke pokok sehingga tahun depan dibungakan lagi dan demikian seterusnya. Apalagi ditambah kita rutin menabung setiap bulan maka setelah mencapai masa 20 tahun, akan terasa pelonjakan nilai uang kita. Akan lebih cepat lagi bila kita menanam uang tersebut dalam bentuk investasi semisal Unit Link. Oleh karena itu tidak salah bila Albert Einstein mengatakan bahwa ”Bunga berbunga adalah keajaiban dunia yang ke-8”.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Sedangkan alokasi untuk usaha bisa kita gunakan untuk eksperimen usaha bagi pemula atau pengembangan usaha bagi yang sudah memulai usaha. Sehingga ketika usaha tersebut belum berjalan dengan semestinya, operasional sehari-hari tidak terganggu karena kita sudah terbiasa untuk hidup dengan 67,5% penghasilan kita.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;10% alokasi yang digunakan untuk pendidikan adalah investasi dalam bentuk ilmu. Karena ilmu apabila diamalkan akan semakin bertambah ilmu tersebut disamping kita mendapatkan pahala belajar dan mengamalkan ilmu. Selain itu ada kemungkinan penghasilan atau gaji kita meningkat dengan tambahan ilmu atau pendidikan yang kita miliki.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Dan sebagai ummat Muslim, Saya mencoba untuk berdisplin membayar 2,5% zakat penghasilan yang disisihkan tiap bulan untuk membersihkan harta yang Saya miliki. Silahkan dipilih lembaga zakat yang kita percaya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Pertanyaannya :Sudah siapkah anda merancang strategi kehidupan?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;(Y&amp;amp;i – disarikan dari berbagai sumber)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/210183528859923961-1340724638877763881?l=theyandi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://theyandi.blogspot.com/feeds/1340724638877763881/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=210183528859923961&amp;postID=1340724638877763881' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/210183528859923961/posts/default/1340724638877763881'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/210183528859923961/posts/default/1340724638877763881'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://theyandi.blogspot.com/2008/02/bagaimana-mengelola-penghasilan.html' title='Bagaimana Mengelola Penghasilan?'/><author><name>Yandi Arif</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10245698902578291391</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_m2FutthEBx4/R86vhjdGoFI/AAAAAAAAACo/CzDQSDVT3CM/s72-c/p_fake_money.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-210183528859923961.post-7132969545046176176</id><published>2008-02-10T00:08:00.000-08:00</published><updated>2008-03-05T06:31:11.223-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bisnis'/><title type='text'>Definisi Kaya</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Definisi kaya sangatlah relative. &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Ada&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; orang yang merasa kaya jika mendapatkan penghasilan 5 juta/ bulan, atau 10 juta/ bulan. &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Ada&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; juga yang belum&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;merasa kaya apabila belum mendapatkan penghasilan 1 juta dollar per tahun. Dan sebagainya.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Menurut Anthoni Robbins, ada enam tahap kaya:&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ol style="margin-top: 0cm;" start="1" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;Financial      Protection&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt;"&gt;Kondisi keuangan dimana kita mempunyai cukup uang untuk memenuhi pengeluaran minimum, untuk 2 bulan sampai 24 bulan tanpa harus bekerja&lt;/p&gt;  &lt;ol style="margin-top: 0cm;" start="2" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;Financial      Security&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt;"&gt;Suatu kondisi keuangan dimana kita mempunyai investasi cukup banyak yang relatif aman untuk membiayai kebutuhan rutin tanpa harus bekerja kecuali kita memilih untuk bekerja. Misal angsuran rumah, biaya makan, listrik, air, gas, transportasi, dan pajak&lt;/p&gt;  &lt;ol style="margin-top: 0cm;" start="3" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;Financial      Vitality&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt;"&gt;Suatu kondisi keuangan dimana kita mempunyai investasi cukup banyak yang relatif aman untuk membiayai tidak hanya kebutuhan rutin, tapi kebutuhan sekunder tanpa harus bekerja, kecuali kita memilih untuk bekerja. Misal kebutuhan pendidikan anak, hiburan, membeli baju baru atau satu-dua barang mewah&lt;/p&gt;  &lt;ol style="margin-top: 0cm;" start="4" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;Financial      &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Independence&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt;"&gt;Suatu kondisi keuangan dimana kita mempunyai investasi cukup banyak yang relatif aman untuk membiayai kebutuhan kita persis dengan &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;&lt;i style=""&gt;gaya&lt;/i&gt;&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;i style=""&gt; hidup kita sekarang&lt;/i&gt;, tanpa harus bekerja seumur hidup kita.&lt;/p&gt;  &lt;ol style="margin-top: 0cm;" start="5" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;Financial      Freedom&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt;"&gt;Suatu kondisi keuangan dimana kita mempunyai investasi cukup banyak yang relatif aman untuk membiayai kebutuhan kita persis dengan &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;&lt;i style=""&gt;gaya&lt;/i&gt;&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;i style=""&gt; hidup yang kita inginkan&lt;/i&gt;, tanpa harus bekerja seumur hidup kita.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ol style="margin-top: 0cm;" start="6" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;Absolut      Financial Freedom&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt;"&gt;Suatu kondisi keuangan dimana kita mempunyai investasi cukup banyak yang relatif aman sehingga kita melakukan secara nyata &lt;i style=""&gt;apapun yang kita inginkan, kapan pun yang kita inginkan, kemana pun kita inginkan, dengan siapa pun yang kita inginkan, sebanyak dan selama yang kita inginkan seumur hidup kita.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt;"&gt;(Y&amp;amp;i- dari berbagai sumber)&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/210183528859923961-7132969545046176176?l=theyandi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://theyandi.blogspot.com/feeds/7132969545046176176/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=210183528859923961&amp;postID=7132969545046176176' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/210183528859923961/posts/default/7132969545046176176'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/210183528859923961/posts/default/7132969545046176176'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://theyandi.blogspot.com/2008/02/definisi-kaya.html' title='Definisi Kaya'/><author><name>Yandi Arif</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10245698902578291391</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-210183528859923961.post-8580090635835944343</id><published>2008-02-09T23:45:00.000-08:00</published><updated>2008-03-05T06:41:22.793-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bisnis'/><title type='text'>Jangan dibaca Kecuali hidup Anda Ingin Berubah</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;"Satu hal yang saya jamin : Suatu saat Anda pasti kehilangan pekerjaan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Apakah karena "Pensiun?!¦..dipecat?!¦â€¦atau perusahaan tempat Anda bekerja bangkrut!?¦" Buku saya ini mengajak Anda untuk berfikir kemudian bertindak sebelum masa itu tiba."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Valentino Dinsi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Bosan bekerja di kantor?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Ingin tambah penghasilan ?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Pernah usaha tapi gagal ? atau&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Cari usaha yang cocok untuk Anda ?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Klik disini &lt;a href="http://internetmarketing.bisnis2121.com/?id=yandizt"&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 102, 204);"&gt;kiat sukses&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah Sukses LUAR BIASA DAHSYAT menghasilkan Ratusan Ribu Alumni Melalui Seminar ” JANGAN MAU SEUMUR HIDUP JADI ORANG GAJIAN ” banyak murid-murid saya telah sukses menjadi pengusaha. Tapi, tidak sedikit dari mereka yang bangkrut karena salah mengelola bisnis mereka. Untuk itu saya menerbitkan LET'S GO ENTREPRENEUR yang akan membantu mereka untuk dapat menemukan bisnis idaman mereka, memulai, menjalankan dan membesarkan bisnis yang diintisarikan dari tokoh-tokoh sukses dunia dan Indonesia seperti: Brad Sugars, Jay Abraham, Anthony Robbins, Tung Desem Waringin, Bob Sadino, Purdi Chandra dan masih banyak lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang  Anda dapatkan dari LET'S GO ENTREPRENEUR:&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;• Tahu bagaimana memilih jenis usaha yang cocok untuk Anda dengan kemungkinan berhasil 98%&lt;/li&gt;&lt;li&gt;• Mengetahui 8 cara Bisnis Tanpa Uang Tunai&lt;/li&gt;&lt;li&gt;• Mampu meningkatkan omset bisnis hingga 5300 % dalam 6 bulan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;• Dapat menyusun Strategi Marketing dan Promosi secara lebih efektif&lt;/li&gt;&lt;li&gt;• Dapat menyusun cara praktis Mengelola Keuangan Usaha agar terus berkembang&lt;/li&gt;&lt;li&gt;• Tahu bagaimana strategi memenangkan persaingan di bisnis yang kita lakukan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;• Bisa bangkit lagi dari kebangkrutan serta tidak mudah menyerah (karena sebagian besar para pemula bisnis, biasanya begitu gagal atau bangkrut, langsung kapok &amp;amp; menyerah)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;• Tahu bagaimana menyeleksi, mengelola dan mensinergikan tim agar bisa bekerja efisien dan efektif&lt;/li&gt;&lt;li&gt;• Serta tahu bagaimana membuat System agar bisnis bisa berjalan tanpa yang punya ikut campur setiap hari di dalamnya.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;Dalam 10 minggu saya jamin siapa saja yang mengikuti petunjuk modul yang saya buat akan jadi pengusaha (dengan syarat tidak boleh membaca dan mengerjakan modul berikutnya sebelum mempraktekan modul sebelumnya). Ingat, ini Modul Praktek, Bukan Teori ! Dan  yang paling penting Anda tidak perlu meninggalkan pekerjaan Anda saat ini, tidak perlu ikut kursus entrepreneur di hotel-hotel, bahkan tidak perlu meninggalkan kursi Anda.&lt;br /&gt;Tinggal klik &lt;a href="http://internetmarketing.bisnis2121.com/?id=yandizt"&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 204);"&gt;kiat sukses&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Anda juga bisa mendapatkan penghasilan tambahan hingga puluhan juta rupiah perbulan dengan hanya memberitahukan program LET'S GO ENTREPRENEUR kepada teman, saudara, relasi atau siapa saja yang Anda kenal.&lt;br /&gt;Klik disini &lt;a href="http://internetmarketing.bisnis2121.com/?id=yandizt"&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 204);"&gt;kiat sukses&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam Sukses Selalu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Valentino Dinsi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;•    Penulis Buku Mega Best Seller â€œJangan Mau Seumur Hidup Jadi Orang Gajian, Mengajari Anak Berbisnis &amp;amp; Ketika Pensiun Tiba&lt;br /&gt;•    President LET'S GO Indonesia&lt;br /&gt;•    Ketua  APWINDO  (Asosiasi Pengusaha Waralaba Indonesia )&lt;br /&gt;•    Wakil Ketua Departemen Promosi HIPPI (Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia )&lt;br /&gt;•    Berhasil Meningkatkan Pertumbuhan Toko Buku  Muslim hingga 5300% dalam waktu 6 Bulan&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/210183528859923961-8580090635835944343?l=theyandi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://theyandi.blogspot.com/feeds/8580090635835944343/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=210183528859923961&amp;postID=8580090635835944343' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/210183528859923961/posts/default/8580090635835944343'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/210183528859923961/posts/default/8580090635835944343'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://theyandi.blogspot.com/2008/02/jangan-dibaca-kecuali-hidup-anda-ingin.html' title='Jangan dibaca Kecuali hidup Anda Ingin Berubah'/><author><name>Yandi Arif</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10245698902578291391</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-210183528859923961.post-3009614706795503221</id><published>2008-02-07T05:48:00.000-08:00</published><updated>2008-03-05T06:38:56.488-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspirasi'/><title type='text'>HARTA KARUN untuk SEMUA</title><content type='html'>&lt;span class="gmail_quote"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Hari ini kiriman buku yang saya pesan dari &lt;a rel="nofollow" target="_blank" href="http://amazon.com/"&gt;&lt;span class="yshortcuts" id="lw_1202391386_0"&gt;Amazon.com&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; datang.&lt;br /&gt;Ada satu buku yang langsung saya sambar dan baca seketika.&lt;br /&gt;Judulnya: "Stuff – The Secret Lives of Everyday Things". Buku itu tipis,&lt;br /&gt;hanya 86 halaman,tapi informasi di dalamnya bercerita tentang perjalanan&lt;br /&gt;ribuan mil dari mana barang-barang kita berasal dan ke mana barang-barang kita berakhir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dimulai sejak SD, saat saya pertama kali tahu bahwa plastik memakan&lt;br /&gt;waktu ratusan tahun untuk musnah,saya sering merenung: orang gila mana yang&lt;br /&gt;mencipta sesuatu yang tak musnah ratusan tahun tapi masa penggunaannya hanya&lt;br /&gt;dalam skala jam-bahkan detik? Bungkus permen yang hanya bertahan sepuluh detik&lt;br /&gt;di tangan,lalu masuk tong sampah, ditimbun di tanah dan baru hancur setelah sipemakan&lt;br /&gt;permen menjadi fosil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sukar membayangkan apa jadinya hidup ini tanpa plastik, tanpa cat,tanpa deterjen,&lt;br /&gt;tanpa karet, tanpa mesin,tanpa bensin, tanpa fashion. Dan sebagai konsumen dalam&lt;br /&gt;sistem perdagangan modern,sejak kita lahir rantai pengetahuan tentang awal dan akhir&lt;br /&gt;dari segala sesuatu yang kita konsumsi telah diputus. Kita tidak tahu dan tidak dilatih untuk&lt;br /&gt;mau tahu ke mana kemasan styrofoam yang membungkus nasi rames kita pergi,berapa banyak&lt;br /&gt;pohon yang ditebang untuk koran yang kita baca setengah jam saja,beban polutan yang diemban baju-baju semusim yang kita beli membabi-buta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk aktivitas harian yang kita lewatkan tanpa berpikir, yang terasa&lt;br /&gt;wajar-wajar saja,pernahkah kita berhitung bahwa untuk hidup 24 jam kita bisa&lt;br /&gt;menghabiskan sumber daya Bumi ini berkali-kali lipat berat tubuh kita sendiri?&lt;br /&gt;Untuk menyiram 200 cc air kencing, kita memakai 3 liter air. Untuk mencuci&lt;br /&gt;secangkir kopi,kita butuh air sebaskom. Untuk memproduksi satu lapis daging&lt;br /&gt;burger yang mengenyangkan perut setengah hari dibutuhkan sekitar 2,400 liter air.&lt;br /&gt;Produksi satu set PC seberat 24 kg yang parkir di atas meja kerja kita menghasilkan 62 kg limbah,memakai 27,594 liter air, dan mengonsumsi listrik 2,300 kwh. Bagaimana dengan&lt;br /&gt;chip kecil yang bekerja di dalamnya?&lt;br /&gt;Limbah yang dihasilkan untuk memproduksinya 4,500 kali lipat lebih berat daripada berat&lt;br /&gt;chip itu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengetahui mata rantai tersembunyi ini bisa menimbulkan berbagai reaksi. Kita bisa frustrasi&lt;br /&gt;karena terjepit dalam ketergantungan gaya hidup yang tak bisa dikompromi,kita bisa juga&lt;br /&gt;semakin apatis karena tidak mau pusing. Yang jelas, sesungguhnya ini adalah pengetahuan yang sudah saatnya dibuka. Pelajaran Ilmu Alam, selain belajar penampang daun dan membedah&lt;br /&gt;jantung katak,dapat dibuat lebih empiris dengan mempelajari hulu dan hilir dari benda-benda&lt;br /&gt;yang kita konsumsi, sehingga tanggung jawab akan alam ini telah disosialisasikan sejak kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernahkah kita merenung, saat kita memasuki gedung FO empat lantai,Pasar Baru,&lt;br /&gt;atau berjalan-jalan ke Gasibu pada hari Minggu di mana ada lautan PKL :&lt;br /&gt;tidakkah semua baju dan barang-barang itu mampu memenuhi kecukupan&lt;br /&gt;penduduk satu kota?  Tapi kenapa barang-barang ini tidak ada habisnya diproduksi?&lt;br /&gt;Setiap hari selalu ada jubelan pakaian baru yang menggelontori pasar.&lt;br /&gt;Pernahkah kita merenung, saat kita memasuki hypermarket dan melihat&lt;br /&gt;ratusan macam biskuit, ratusan varian mie instan,dan ratusan merk sabun:&lt;br /&gt;haruskah kita memiliki pilihan sebanyak itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernahkah kita merenung, apa yang kita inginkan sesungguhnya jauh melebihi apa&lt;br /&gt;yang kita butuhkan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atas nama kecukupan, satu manusia bisa hidup dengan lima pasang baju dalam setahun,&lt;br /&gt;bahkan lebih.&lt;br /&gt;Atas nama fashion, jumlah itu menjadi tidak berbatas.&lt;br /&gt;Atas nama kebutuhan, satu manusia bisa hidup dengan beberapa pilihan&lt;br /&gt;panganan dalam sehari.&lt;br /&gt;Atas nama selera dan nafsu, seisi Bumi tidak akan sanggup memenuhi&lt;br /&gt;keinginan satu manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Permasalahan ini memang bisa dilihat dari berbagai kaca mata.&lt;br /&gt;Seorang ekonom mungkin akan menyalahkan sistem kapitalisme dan globalisasi.&lt;br /&gt;Seorang sosialis akan mengatakan ini masalah distribusi dan pemerataan.&lt;br /&gt;Tapi jika kita runut, satu demi satu, bahwa Bumi adalah kumpulan&lt;br /&gt;negara, negara adalah kumpulan kelompok,dan kelompok adalah kumpulan individu,&lt;br /&gt;permasalahan ini akan kembali ke pangkuan kita.&lt;br /&gt;Dan kesadaran serta kemauan kitalah yang pada akhirnya akan&lt;br /&gt;memungkinkan sebuah perubahan sejati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belum pernah dalam sejarah kemanusiaan keputusan harian kita menjadi&lt;br /&gt;sangat menentukan. Tidak perlu menunggu Amerika menyepakati protocol Kyoto,&lt;br /&gt;tidak perlu juga menunggu penjarah hutan tertangkap,&lt;br /&gt;setiap langkah kita-memilih merk, kuantitas, tempat, gaya&lt;br /&gt;hidup-adalah pilihan politis dan ekologis yang menentukan masa depan&lt;br /&gt;seisi Bumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya belum bisa mengorbankan komputer karena itulah instrumen saya&lt;br /&gt;bekerja, tapi saya bisa lebih awas dengan jam penggunaan dan mematikannya jika&lt;br /&gt;tidak perlu.&lt;br /&gt;Saya belum bisa mengorbankan kebutuhan akan informasi,&lt;br /&gt;tapi saya bisa memilih membaca berita lewat internet atau membaca&lt;br /&gt;koran di tempat publik ketimbang berlangganan langsung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana dengan fashion?&lt;br /&gt;Di dunia citra ini, dengan profesi yang mengharuskan banyak tampil di&lt;br /&gt;muka publik, saya pun belum bisa mengorbankan keperluan fashion (baca: membeli&lt;br /&gt;busana lebih sering dari yang dibutuhkan),&lt;br /&gt;tapi saya bisa membuat komitmen dengan lemari pakaian, yakni baju&lt;br /&gt;yang saya miliki tidak boleh melebihi kapasitas lemari saya.&lt;br /&gt;Jika lebih, maka harus ada yang keluar.&lt;br /&gt;Dan setiap beberapa bulan saya dihadapkan pada kenyataan bahwa ada&lt;br /&gt;baju yang tidak saya pakai setahun lebih&lt;br /&gt;atau baju yang cuma sekali dipakai dan tak pernah lagi.&lt;br /&gt;Bukan cuma baju, ada juga buku, pernik rumah, alat dapur, bahkan&lt;br /&gt;sabun dan sampo yang utuh tak disentuh.&lt;br /&gt;Alhasil, dalam rumah saya ada semacam peti-peti 'harta karun',&lt;br /&gt;yang berisikan barang-barang yang harus keluar dari peredaran, karena&lt;br /&gt;jika dipertahankan hanya menjadi kelebihan tanpa lagi unsur manfaat.&lt;br /&gt;Harta karun ini lantas harus dicarikan lagi outlet untuk penyaluran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada waktu perayaan 17 Agustus, di kompleks saya diselenggarakan&lt;br /&gt;bazaar. Para warga menyewa stand untuk berjualan.&lt;br /&gt;Saya ikut berpartisipasi, dan sayalah satu-satunya penjual barang&lt;br /&gt;bekas di antara penjual barang-baru baru.&lt;br /&gt;Karena bukan demi cari untung, barang-barang itu saya lepas dengan&lt;br /&gt;harga sangat murah.&lt;br /&gt;Yang membeli bukan cuma warga kompleks, tapi juga dari kampung&lt;br /&gt;sekitar.&lt;br /&gt;Hari pertama, saya sudah kehabisan dagangan.&lt;br /&gt;Terpaksa saya mengontak saudara-saudara saya yang barangkali juga&lt;br /&gt;punya barang bekas untuk disalurkan.&lt;br /&gt;Sama dengan saya, mereka pun punya timbunan harta karun yang entah&lt;br /&gt;harus diapakan.&lt;br /&gt;Stand saya menjadi salah satu stand paling laris selama bazaar&lt;br /&gt;berlangsung.&lt;br /&gt;Dan kakak saya terkaget-kaget dengan penghasilan yang ia dapat dari&lt;br /&gt;tumpukan barang yang sudah dianggap sampah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berjualan di bazaar tentu bukan satu-satunya jalan, ada aneka cara&lt;br /&gt;kreatif lain untuk memanfaatkan harta karun kita,termasuk juga disumbangkan.&lt;br /&gt;Namun yang lebih sukar adalah memulai membuat komitmen-komitmen&lt;br /&gt;pembatasan diri. Berkomitmen dengan rak buku, dengan lemari pakaian, dengan rak kamar&lt;br /&gt;mandi, dengan laci dapur, dan pada intinya... dengan diri sendiri.&lt;br /&gt;Siapkah kita menentukan batasan dan berjalan dalam koridor itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan, yang lebih susah lagi, adalah pengendalian diri dari awal bersua&lt;br /&gt;aneka pilihan yang membombardir kita setiap hari,&lt;br /&gt;lalu sadar dan mawas akan rantai sebab-akibat yang menyertai pilihan&lt;br /&gt;kita. Membuka diri untuk info dan pengetahuan ekologi adalah salah satu&lt;br /&gt;cara pembekalan yang baik. Walaupun sekilas tampak merepotkan dan bikin frustrasi,&lt;br /&gt;tapi kantong kresek yang kita buang tadi pagi tidak akan hilang oleh sihir,&lt;br /&gt;dan hamburger yang kita makan tidak dipetik dari pohon. Rantai yang&lt;br /&gt;menyertai barang-barang itu tidak akan hilang hanya karena kita&lt;br /&gt;menolak tahu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak orang yang berkomentar pada saya, "Aduh, Wi. Kamu bikin hidup&lt;br /&gt;tambah susah saja." Dan mereka benar. Hidup ini tak mudah.&lt;br /&gt;Untuk itu kita justru harus belajar menghargai setiap jengkalnya.&lt;br /&gt;Memilih hidup yang lebih sederhana, hidup dengan tempo yang lebih&lt;br /&gt;pelan, hidup dengan pengasahan kesadaran,&lt;br /&gt;tak hanya membantu kita lebih eling dan terkendali, tapi juga&lt;br /&gt;membantu Bumi ini dan jutaan manusia yang dijadikan alas kaki&lt;br /&gt;oleh industri demi pemenuhan nafsu konsumsi kita sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lingkaran setan?&lt;br /&gt;Ya. Tapi tidak berarti kita tak sanggup berubah.Selama ini kita&lt;br /&gt;adalah pembeli yang berlari.&lt;br /&gt;Dalam kecepatan tinggi kita bertransaksi, sabet sana sabet sini,&lt;br /&gt;tanpa tahu lagi apa yang sesungguhnya kita cari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berhentilah sejenak. Marilah kita berjalan. ***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh : &lt;i&gt;Dewi Lestari (Dee),penulis buku &lt;span style="border-bottom: 1px dashed rgb(0, 102, 204); background: transparent none repeat scroll 0% 50%; cursor: pointer; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;" class="yshortcuts" id="lw_1202391386_1"&gt;Supernova&lt;/span&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/210183528859923961-3009614706795503221?l=theyandi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://theyandi.blogspot.com/feeds/3009614706795503221/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=210183528859923961&amp;postID=3009614706795503221' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/210183528859923961/posts/default/3009614706795503221'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/210183528859923961/posts/default/3009614706795503221'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://theyandi.blogspot.com/2008/02/harta-karun-untuk-semua.html' title='HARTA KARUN untuk SEMUA'/><author><name>Yandi Arif</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10245698902578291391</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-210183528859923961.post-5517047703586277382</id><published>2008-01-30T07:04:00.000-08:00</published><updated>2008-03-05T06:45:18.389-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Medis UGD'/><title type='text'>Keamanan Helm</title><content type='html'>&lt;div align="left"&gt;&lt;strong&gt;OXFORD&lt;/strong&gt; - Sebuah penelitian di Inggris dan Australia mengungkap, pengguaan helm oleh pengendara sepeda motor, dapat mengurangi potensi kematian sebesar 70 persen saat kecelakaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Penggunaan helm melindungi pengendara dari luka serius pada kepala. Hasil tersebut juga menyimpulkan bahwa helm mengurangi potensi kematian," ujar Betty Liu, ilmuwan yang juga ahli episdemiologist Universitas Oxford, Inggris seperti dikutip &lt;em&gt;United Press International&lt;/em&gt;, Selasa (29/1/2008).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasil penelitian yang dilakukan Liu dan tim, merupakan kelanjutan penelitian yang pernah dilakukan pada 2004. Saat itu hasil menunjukkan helm mengurangi resiko luka pada kepala sebesar 69 persen dan mengurangi potensi kematian sebesar 42 persen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasil penelitian yang dipublikasikan The Cochrane Library tersebut, menjadi perhatian bagi negara-negara maju di mana jumlah pengguna sepeda motorÃÂ  tidak banyak. Kondisi ini yang menjadikan kurangnya perhatian pemerintah dalam mewajibkan penggunaan helm.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dr. Rebecca Ivers, head of the Injury Prevention Program pada George Institute for International Health, Sydney, menyatakan, saat ini di Amerika Serikat, kurang dari setengah negara bagian yang menyaratkan penggunaan helm bagi pengendara dan penumpang. Sebagian tidak menekankan, bahkan ada 4 negara bagian yang tidak mewajibkan penggunaan helm.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;    &lt;b&gt; (ton)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/210183528859923961-5517047703586277382?l=theyandi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://theyandi.blogspot.com/feeds/5517047703586277382/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=210183528859923961&amp;postID=5517047703586277382' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/210183528859923961/posts/default/5517047703586277382'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/210183528859923961/posts/default/5517047703586277382'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://theyandi.blogspot.com/2008/01/keamanan-helm.html' title='Keamanan Helm'/><author><name>Yandi Arif</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10245698902578291391</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry></feed>
